Uji Kecepatan Maju Pada Alat Kepras Tipe Mata Pisau Rotari Vertikal Bergerigi Pada Traktor Roda Dua Untuk Memotong Tunggul Tebu

Muhammad Fajar, Ramayanty Bulan, Syafriandi Syafriandi

Abstract


Abstrak. Tanaman tebu (Saccharum offcinarum) merupakan tanaman penghasil gula, selain itu daun-daunya juga dapat gunakan untuk pakan ternak. Meningkatnya kebutuhan gula ini harus diimbangi dengan peningkatan produksi gula yaitu harus meningkatkan produksi tebu. Sebagai alternatif untuk meningkatkan produksi tebu adalah meningkatkan bahan baku gula. Usaha yang dapat dilakukan untuk mencukupi kebutuhan gula nasional maka dapat dilakukan dengan budidaya tebu kepras, dimana pengeprasan dapat dilakukan dengan cara manual dan juga dapat dilakukan dengan cara mekanis. Pengeprasan tebu merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam budidaya tebu ratoon. Penanganan pengeprasan tebu tentunya memerlukan penerapan teknologi mekasinasi yang tepat guna demi memperoleh hasil yang terbaik. Pengunaan alat kepras pada traktor roda dua diharapkan mampu meningkatakan hasil pertumbuhan tanaman tebu dari proses pengeprasan mengunakan traktor roda dua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hasil keprasan Tunggul tebu yang terbaik dari beberapa kombinasi perlakuan antara kecepatan maju 0,4 m/s, 0,5 m/s dan 0,6 m/s dengan menggunakan tenaga traktor roda dua. Pengamatan dilakukan  yaitu profil guudan, tunggul hasil keprasan dan pertumbuhan tunas selama 28 hari. Alat pengepras ini menggunakan mata pisau rotari vertikal bergerigi dengan diameter mata pisau 40 cm. Pengeprasan dilakukan dengan tiga kali pengulangan di setiap kecepatanya. Hasil tertinggi pertumbuhan tunas dari perlakuan adalah dengan kecepatan maju traktor 0,5 m/s menghasilkan kedalaman keprasan 10,01 cm dan lebar keprasan 40 cm, pertumbuhan tunas 85 tunas. 

Forward Speed Test on Serrated Vertical Rotary Blade  Tools with  Two Wheel Tractors to cut sugar cane stumps

Abstract. Sugarcane (Saccharum offcinarum) is a plant that can produce sugar, besides the leaves can also be used for animal feed. The increasing need for sugar must be balanced with an increase in sugar production which must increase the production of sugar cane. As an alternative to increase sugarcane production is to increase the raw material of sugar. Efforts that can be made to meet the needs of national sugar can be done with the cultivation of ratoon cane, where cutting the stumps can be done manually and can also be done by mechanical. Cutting sugar cane stumps is one of the keys to success in ratoon sugarcane cultivation. The handling of sugarcane shredding certainly requires the application of appropriate mechanization technology in order to obtain the best results. The use of a cutting sugarcane tools with two-wheeled tractor is expected to be able to increase the results of the growth of sugarcane from the cutting stumps process. This study aims to determine the best results of sugarcane stumps from a number of combinations of treatments between forward speed 0.4 m/s, 0.5 m/s and 0.6 m/s using two-wheeled tractor power. Observations were carried out, namely mound profile, stump results and growth of shoots for 28 days. This tool uses a vertical serrated rotary blade with a blade diameter of 40 cm. Cutting the sugar cane stump is done with three repetitions in each speed. The highest yield of shoot growth from the treatment was a tractor forward speed of 0.5 m/s resulting in a depth of 10.01 cm and a cutting width of 40 cm with 85 shoots growing.


 

Keywords


Kecepatan maju traktor; Alat kepras tebu; Pertumbuhan Tunas; Forward speed test; Cutting sugarcane stumps machine; Shoot growth;

Full Text:

PDF

References


Bili, A. 2016. Pengaruh Kedalaman Keprasan Tebu Dengan Mengunakan Mesin Kepras Traktor Roda Dua Terhadap Kualitas Keprasan Dan Pertumbuhan Tunas. Skripsi. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Butar-Butar, A. 2016. Modifikasi dan Pengujian Mesin Kepras Tunggul Tebu Dengan Sumber Tenaga Trator Roda Dua. Skripsi. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Feri. 2008. Pengujian Prototipe Alat Kepras Tebu Tipe Piringan Berputar.. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB, Bogor.

Lisyanto. 2007. Evaluasi Parameter Desain Bajak Piring yang Diputar Untuk Pengeprasan Tebu Lahan Kering [Disertasi]. Departemen Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian. IPB, Bogor.

Mingga, B.S. 2015. Desain dan uji Peformansi Mesin Kepras Tunggul Tebu dengan Sumber Tenaga Traktor Roda Dua. Skripsi. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Notojoewono. 1967. Berkebun Tebu Lengkap. Yogyakarta.

Ramadhan, S. 2016. Pengujian Beberapa Bentuk Mata Pisau Pengepras Tungghl Tebu Terhadap Kualitas Keprasan dan Pertumbuhan Tunas. Skripsi. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Syafriandi. 2012. Analisis Kecepatan Maju Traktor dan Putaran Pisau Pemotong Pada Pengeprasan Tebu Ratoon. Jurnal Rona Teknik Pertanian. 5; 2. 373-378.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i1.13735

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id