Tumbuhan Obat dan Pemanfaatannya oleh Masyarakat Sekitar Hutan HujanTropis Kedah Kabupaten Gayo Lues

Kasrin Kasrin, Ryan Moulana, Iqbar Iqbar

Abstract


Abstrak Tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Penosan dan Desa Peosan Sepakat terdapat 72 tumbuhan terdiri 42 suku/familia. Intensitas penggunaan jenis-jenis  tumbuhan yang dikelompokkan berdasarkan suku adalah Zingiberaceae (8,5%), Asteraceae (7,0%), Fabaceae (7,0%), Malvaceae (5,6%), Moraceae (5,6%), Poaceae (4,2%), dan Arecaceae (4,2%). Suku tumbuhan lainnya yaitu Verbenaceae, Araceae, Fhyllanthaceae, Rubiaceae, Rutaceae, Solanaceae, Apocynaceae, Verbenaceae dan Annonaceae masing-masing digunakan dengan intensitas rendah (2,8%). Sisanya sebanyak  26 suku digunakan dengan intensitas sangat rendah yaitu masing-masing (1,4%). Bila dilihat pemanfaatan tumbuhan obat ini berdasarkan habitus maka tumbuhan habitus pohon dimanfaatkan dengan intensitas paling tinggi (33,3%), diukuti oleh perdu (30,6%), herba (29,2%) dan yang paling rendah adalah liana (6,9%). Namun pemanfaatan tumbuhan untuk obat berdasarkan organ tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah organ daun (39,3%), diikuti oleh seluruh bagian tumbuhan (13,8%), buah (12,4%) dan umbi (11,0%), sedangkan yang paling sedikit digunakan dari organ akar (7,6%), kulit (7,6%), batang (2,8%), biji (2,1%), bunga (2,8%), dan seludang (0,7%).

Medicinal Plants and its Utilization by the Communities Around the Tropical Rain Forest Kedah Gayo Lues District

Abstract There are 72 plants utilized by the Penosan and Peosan Sepakat Villages consisting of 42 tribes / families. The intensity of the use of plant species grouped by ethnicity is Zingiberaceae (8.5%), Asteraceae (7.0%), Fabaceae (7.0%), Malvaceae (5.6%), Moraceae (5.6%) , Poaceae (4.2%), and Arecaceae (4.2%). Other plant tribes namely Verbenaceae, Araceae, Fhyllanthaceae, Rubiaceae, Rutaceae, Solanaceae, Apocynaceae, Verbenaceae and Annonaceae are each used with low intensity (2.8%). The remaining 26 terms are used with very low intensity, each (1.4%). When observing the use of medicinal plants based on habitus, tree habitus plants are used with the highest intensity (33.3%), followed by shrubs (30.6%), herbs (29.2%) and the lowest is liana (6, 9%). However, the use of plants for medicine based on the most widely used plant organs is the leaf organ (39.3%), followed by all parts of the plant (13.8%), fruit (12.4%) and tubers (11.0%), while the least used were root organs (7.6%), bark (7.6%), stems (2.8%), seeds (2.1%), flowers (2.8%), and sheath ( 0.7%).


Keywords


Tumbuhan obat; pemanfaatannya; medical plant; utilization.

Full Text:

PDF

References


Atmojo, E.A. 2015. Pengenalan Etnobotani Pemanfaatan Tanaman Sebagai Obat Kepada Masyarakat Desa Cabak Jiken Kabupaten Blora. Universitas Negeri Yogyakarta.

Handayani S. 2003. Chemical Properties In Organic And Conventional Farming System. Fakultas Pertanian. UGM.

Jansen, P.C.M., Lemmens, R.H.M.J, Oyen, L.P.A, Siemonsma, J.S, Stavast, F.M dan Van Valkembur, J.L.C.H (Editor). 1993. Basic List Of Species and Commodity Grouping Final Version. PROSEA. 12.

Kalayu. 2013. Ethnobotanical Study of Traditional Medicinal Plants Usedby Indigenous People of Gemad District, Northern Ethiopia. Journal of Medicinal Plants Studies.

Kartasapoetra G. 1992. Budidaya Tumbuhan Berkhasit Obat. Rineka Cipta. Jakarta.

Putri, N., S.K. dan A. Tjitraresmi. 2017. Aktivitas Gynura procumbens Untuk Terapi Farmakologi: Sebuah Reviw. Jurnal Farmaka. Vol: 15-1.

Sastrapradja. D.S., adisoemarto S, Kartawinata, Sastrapradja S, dan Rifai, M.A. (1989). Keanekaragaman Hayati Untuk Kelangsungan Hidup Bangsa. Puslitbang Bioteknologi-LIPI. Bogor.

Suryanto S. dan Setiawan K. 2013. Struktur Data Datawarehouse Tanaman Obat Indonesia Dan Hasil Penelitian Obat Tradisional. Universitas Kristen Maranatha. Bandung.

Whitmore, T.C. dan Tantra, I.G.M. (1986). Tree Flora of Indonesia.Chekck List For Sumatra. FRDC. Bogor.

Zuhud, E.A.M dan Haryanto. 1994. Pelestarian Pemanfaatan Keanekaragaman Tumbuhan Obat Hutan Tropika Indonesia, Kerjasama Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan, Fakultas Kehutanan IPB dengan Lembaga Alam Tropika. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i1.13651

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id