Analisis Pendapatan Dan Efisiensi Pemasaran Industri Tahu (Studi Kasus: Industri Tahu Mandiri di Desa Punge Jurong Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh)

Cut Intan Maulina, Widyawati Widyawati, Lukman Hakim

Abstract


Dewasa ini, mulai banyaknya industri tahu bermunculan khususnya di dearah Banda Aceh. Sebagian besar penggunaan bahan baku pembuatan kedelai menggunakan jenis kedelai impor.Penggunaan kedelai impor sebagai  bahan baku pembuatan tahu, karena tingginya harga kacang kedelai lokal. Namun sayangnya harga kedelai impor  tidak stabil dan cenderung mahal dipasaran. Pada bulan April tahun 2019, harga kedelai impor mencapai 7.200/Kg padahal sebelumnya harga kedelai impor dapat diperoleh dengan harga 6.800/Kg.. Salah satu industri tahu yang ada di kota Banda Aceh adalah industri tahu Mandiri, industri tahu Mandiri ini menilai harga kedelai impor yang masih tidak stabil di pasaran, mempengaruhi pendapatan, mengingat industri tahu ini masih berskala tradisional, dengan modal sedikit dan pasar yang belum terlalu luas. Selain itu, produk tahu yang tinggi akan kandungan air membuat tahu mudah terserang mikroba. Pemilihan saluran pemasaran merupakan suatu hal yang sangat penting bagi suatu industri tahu agar produk sampai ke tangga konsumen dengan kualitas yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan dan efisiensi pemasaran industri tahu Mandiri. Metode penelitian ini adalah metode studi kasus dengan penentuan lokasi secara sengaja (Puposive) Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan industri tahu Mandiri adalah sebesar Rp. 26.886.000/Bulan.  Berdasarkan hasil analisis kelayakan menunjukan nilai B/C Ratio sebesar 0,31, R/C Ratio 1,31 dan nilai BEP produksi sebesar 2.471 papan dan nilai BEP Harga 26.000/Papan. Saluran pemasaran industri tahu Mandiri terdiri dari dua jenis saluran pemasaran yaitu Saluran Pemasaran I dan saluran pemasaran II, dengan nilai efisiensi sebesar 0 % dan 4,61%, yang artinya dua jenis saluran pemasaran industri tahu Mandiri yang sudah terbentuk termasuk dalam katagori sudah efisien.


Keywords


Pendapatan; Efisiensi Pemasaran; Industri tahu; Revenue; Marketing Efficiency; Tofu Industry

Full Text:

PDF

References


Herman, A. S. 1985. Prinsip Dasar Pembuatan Dan Pengawasan Mutu Tahu. Bogor: BPPIHP.

Mubyanto. 1989. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ES.

Rahardi dan Hartono. 1993. Agribisnis Perternakan. Jakarta: Penebar Swadaya.

Soekarwati. 1995. Teori Ekonomi Produkis. Jakarta: Rajawali Press.

Soekarwati. 2006. Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil-Hasil Pertanian. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Hubbies. 1997. Manajemen Industri Kecil Profesional di Era Globalisasi Melalui Pemberdayaan Manajemen Industri. Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Hidayati, Nur. 2007. Analisis Pendapatan Home industri (Pengolahan Tahu dan Tempe) di desa Beji Batu Malang. PhD Thesis. University of Muhammadiyah Malang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id