Kerentanan Sosial Ekonomi Petambak Udang Sistem Tradisional Di Pantai Timur Aceh Pasca Tsunami Tahun 2004

Ayulia Yunara, Agus Nugroho, Elly Susanti

Abstract


Wilayah pesisir merupakan wilayah yang rentan terhadap ancaman perubahan iklim dan bencana alam.Aceh merupakan salah satu wilayah pesisir di Indonesia yang memiliki tingkat kerentanan terhadap perubahan lingkungan yang disebabkan oleh perubahan iklim global sekaligus dampak bencana alam seperti kekeringan, kenaikan muka air laut, banjir bandang, gempa bumi dan tsunami.Pada tahun 2004, tsunami yang terjadi di Aceh telah mengakibatkan ekosistem kawasan pesisir rusak dan berkurangnya lahan tambak di Aceh.Hal tersebut mengakibatkan masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai petambak udang di Aceh kehilangan mata pencahariannya sehingga mempengaruhi status ekonomi sosial mereka.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat kerentanan sosial ekonomi petambak udang sistemtradisionaldi pantaiTimur Aceh pasca tsunami 2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai LVI atau nilai indeks kerentanan pada rumah tangga petambak udang dengan sistem budidaya tradisional di pantai timur Aceh yang didapat dari hasil penelitian pada setiap kabupaten adalah 0,4. Keempat kabupaten tersebut memiliki nilai kerentanan yang sama walaupun memiliki selisih yang sedikit. Nilai LVI yang paling rentan adalah 0,46 pada Kabupaten Pidie Jaya, diikuti dengan Kabupaten Pidie dengan nilai LVI sebesar 0,45, selanjutnya Kabupaten Aceh Utara dengan Nilai LVI sebesar 0,44 dan yang terakhir adalah pada Kabupaten Bireuen dengan nilai LVI sebesar 0,43.


Keywords


Budidaya Udang, Kerentanan Sosial Ekonomi;

Full Text:

PDF

References


Asrul. 2015. Identifikasi kerentanan lingkungan dan kerentanan ekonomi wilayah dari resiko bencana banjir ROB.

Atjo, H. (2013). Inovasi budidaya udang.Lebih efisien dengan supraintensif.Sistem supraintensif mampu mengatrol produksi udang. Surat kabar Agrina (Inspirasi Agribisnis Indonesia) ”Bisnis Udang Inovasi Baru Pemicu Produksi. Jakarta.

Babu, D., Ravuru, J. N., & Mude. (2014). Effect of Density on Growth and Production of Litopenaeus vannamei of Brackish Water Culture System in Summer Season with Artificial Diet in Prakasam District, India. American International Journal of Research in Formal, Applied, & Natural Sciences.

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2018). Statistik Indonesia Tahun 2018. Jakarta Pusat.

De Silva, S., & Doris. 2009. Climate change and aquaculture: potential impacts, adaptation and mitigation.

Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Aceh. 2016. Statistik Budidaya Tambak Provinsi Aceh.

FAO. (2005). An assessment of the impacts of the 26th December 2004 earthquake and tsunami on aquaculture in the Provinces of Aceh and North Sumatra, Indonesia.

FAO. 2008. The State of World Fisheries and Aquakultur. Rome.

Hahn, M. B., Riederer, A. M., &Foster, S. O. 2009. The Livelihood Vulnerability Index: A pragmatic approach to assessing risks from climate variability and change-A case study in Mozambique. Global Environmental Change. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2008.11.002

Koirala, S. 2015. Livelihood Vulnerability Assesment to the Impacts of Socio-Envirinmental Stressor in Raksirang VDC of Makwanpur District Nepal.

Masaru, A. 2006. Measuring vulnerability: the ADRC perspective for the theoritical basis and principles of indicator development.

Rotty, A. N. 2018. Peran World Wide Fund for Nature (WWF) dalam Rekontruksi dan Rehabilitasi Aceh Pasca Tunami. 6, 902–922.

Sakuntaladewi, N., & Sylviani. 2014. Kerentanan dan Upaya Adaptasi Masyarakat Pesisir terhadap Perubahan Iklim (Vulnerability and Adaptation of Community at the Coastal Area to Climate Change ). Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan.

Shah, K. U., Dulal, H. B., Johnson, C., & Baptiste, A. 2013. Understanding livelihood vulnerability to climate change: Applying the livelihood vulnerability index in Trinidad and Tobago. Geoforum. https://doi.org/10.1016/j.geoforum.2013.04.004.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id