Analisis Ekonomi Pemeliharaan Ayam Broiler dengan Pemberian Tepung Kulit Pisang Kepok Fermentasi + Feed Supplement

Muhammad Syairazi, Cut Aida Fitri, Zulfan Zulfan

Abstract


Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi sebagian ransum komersil periode finisher dengan tepung kulit pisang fermentasi + bungkil kelapa + feed supplement  terhadap efisiensi ekonomis pemeliharaan  ayam broiler.  Penelitian dilakukan  di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP),  Program Studi Perternakan,  Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala,  tanggal 1 April‒5 Mei 2016.  Penelitian menggunakan 100 ekor anak ayam broiler (DOC) strain lohmann.  Perlakuan yang  dicobakan adalah pemberian tepung kulit pisang kepok fermentasi + bungkil kelapa + feed supplement, sebanyak 0% (P1), 2,5%+1,5%+1% (P2), 5%+3%+1% (P3). 7,5%+4,5%+1% (P4), dan 10%+6%+1% (P5)   Parameter yang diamati meliputi aspek teknis (berat badan akhir dan  total konsumsi ransum) dan aspek ekonomis (penerimaan,  biaya, Income over Feed Cost, dan total income).   Hasil penelitian memperlihatkan bahwa substitusi ransum komersil dengan sebanyak-banyaknya 10% tepung kulit pisang kepok fermentasi + 6% bungkil kelapa + 1% feed supplement selama periode finisher tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap berat badan akhir dan total konsumsi ransum ayam broiler.   Substitusi ransum komersil dengan tepung kulit pisang kepok fermentasi + bungkil kelapa + feed supplement  selama periode finisher menurunkan biaya ransum dan menaikkan IOFC dan total income.   Ransum komersil paling layak dan menguntungkan jika disubstitusi dengan 7,5% tepung kulit pisang kepok fermentasi + 4,5% bungkil kelapa + 1%  feed supplement  selama periode finisher.    

 

Economic Analysis of Administration of Fermented Banana Peel and Feed Supplement  as Partial Substitution of Commercial Broiler Diet

Abstract:  The aim of present study was to analysis the efficiency of partial substitution of commercial broiler diet with fermented banana peel + coconut meal + feed supplement during finisher period.  The study was conducted in Field Laboratory of Animal Husbandy Department,  Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University,  April 1 until Mei 5, 2016.   As many as 100 chicks,  strain lohmann.   The treatment was the provision of  fermented banana peel  + coconut meal +  feed supplement, with the level of  0% (P1), 2,5%+1,5%+1% (P2), 5%+3%+1% (P3). 7,5%+4,5%+1% (P4), and 10%+6%+1% (P5), respectively.   The parameters observed involved both production technical aspects (final body weight and total  feed consumption) and economic aspects  (revenue, cost, Income over Feed Cost, and total income) of raising broilers fed the commercial diets substituted partially by fermented banana peel + coconut meal + feed supplement.   The results of study showed that administration of  fermented banana peel up to 10% + coconut meal  6% + feed supplement 1%  as partial substitution of  commercial broiler finisher diet during finisher periode was not significant effect (P>0.05) on  final body weight and feed consumption.   Substituting commercial diet with fermented banana peel up to 10% + coconut meal 6% + feed supplement 1%  reduced cost and increased IOFC as well as total income.  It was suggested that the best level of substitution of  finisher commercial  diet was 7,5% fermented banana peel + 4,5% coconut meal + 1% feed supplement

Keywords


broiler; income; fermentation; banana peel

Full Text:

PDF

References


Chuzaemi, S., Hermanto, Soebarinoto, dan H. Sudarwati. 1997. Evaluasi Protein Pakan Ruminansia Melalui Pendekatan Sintesis Protein Mikrobial di dalam Rumen. Evaluasi Kandungan RDP dan UDP pada Beberapa Jenis Hijauan Segar, Limbah Pertanian dan Konsentrat. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Hayati (Life Science) 9: 77‒89.

Hanafie, R. 2010. Pengantar Ekonomi Pertanian. Ed. ke-1. CV. Andi Offset, Yogyakarta.

Hartadi, H., S. Reksohadiprodjo, S. Lebdosukojo, dan A. D. Tillman. 1980. Tabel-Tabel dari Komposisi Bahan Makanan Ternak untuk Indonesia (Tables of Feed Composition for Indonesia). The International Feedstuff Institute. Utah Agricultural Experiment Station. Utah State University, Logan, Utah.

Hermanto, F. 1995. Usahatani. PT. Penebar Swadaya, Jakarta.

Koni, T. N. I., A. Paga, dan T.A. Foenay. 2006. Substitusi Jagung dengan Campuran Kulit Pisang dan Ampas Kelapa dalam Ransum Ayam pedaging. Kupang. Laporan Hasil Penelitian Politani.

Koni, T.N.I. 2009. Pemanfaatan Tepung Kulit Pisang Hasil Fermentasi dengan Jamur Tempe (Rhyzopus oligosporus) dalam Ransum terhadap Pertumbuhan Broiler. Thesis S2 Universitas Nusa Cendana, Kupang.

___________ 2013. Pengaruh pemanfaatan kulit pisang yang difermentasi terhadap karkas broiler. JITV 18 (2): 153‒157.

Koni, T. N. I., J. B. Therik, dan P. R. Kale. 2013. Pemanfaatan kulit pisang hasil fermentasi Ryzopus oligosporus dalam ransum terhadap pertumbuhan ayam pedaging. Jurnal Veteriner Vol. 14 No. 3: 365‒370.

Kumalaningsih, S. 1993. Sistem Penanganan dan Pengolahan Pisang Segar Modern. Sekolah Tinggi Pertanian Tribhuana, Malang.

Sjahrial, D. 2008. Kumpulan Pembahasan Soal-Soal Manajemen Keuangan. Ed. ke-1. Mitra Wacana Media, Jakarta.

Soekartawi, 2002. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Steel, R. G. D. dan J. H. Torrie. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika. Terjemahan oleh B. Sumantri. Cet. ke-2. PT. Gramedia, Jakarta.

Sudaryani, T. dan H. Santosa, 2003. Pembibitan Ayam Ras. Cet. ke-7. Penebar Swadaya, Jakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id