Pengaruh Konsentrasi Minyak Serai Wangi (Cymbopogon nardus L.) dan Sari Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia, Swingle) terhadap Sifat Kimia dan Sensori Permen Keras (Hard Candy)

Maya Maulida Zamda, Anshar Patria, Ismail Sulaiman

Abstract


Abstrak. Hard Candy adalah permen yang memiliki tekstur keras dan penampakan bening serta berkilau (glossy) yang digunakan sebagai penyegar mulut dimana bahan bakunya terdiri dari minyak atsri atau buah. Pada pembuatan ini, kombinasi serai wangi-jeruk nipis dipilih karena serai wangi termasuk salah satu minyak atsiri yang mengandung sumber sitronelol. Sedangkan jeruk nipis mengandung sumber asam sitrat dan vitamin C. Penambahan sari jeruk nipis untuk mengurangi rasa sepat dan kelat pada serai wangi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri atas dua faktor. Faktor pertama serai wangi terdiri dari 3 taraf, yaitu S1 = 0,75 ml, S2 = 1,5 ml, S3 = 2,25 ml. Faktor kedua jeruk nipis terdiri dari 3 taraf, yaitu J1 = 7,5 ml, J2 = 15 ml, J3 = 22,5 ml. Analisis yang dilakukan terhadap hard candy meliputi kadar air, gula reduksi, dextrose equivalent, organoleptik (hedonik). Pada setiap perlakuan berpengaruh sangat nyata dan nyata sehingga perlu dilakukan uji lanjut (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kadar air jeruk nipis yaitu semakin tinggi dengan nilai 16,42 – 24,84, sedangkan kadar air serai wangi semakin tinggi akan semakin rendah dengan nilai 17,19 – 25,36. Pada gula reduksi dan dextrose equivalent saling berkaitan yaitu semakin tinggi konsentrasi serai wangi dan jeruk nipis maka semakin tinggi nilai yang dihasilkan. Pada uji organoleptik aroma dan rasa dengan konsentrasi serai wangi semakin tinggi maka nilai yang yang dihasilkan semakin rendah, sedangkan aroma dan rasa dengan konsentrasi jeruk nipis semakin tinggi makan nilai yang dihasilkan semakin tinggi

Abstract. Hard Candy is a candy that have a hard texture clear appearance and glossis that is used as a mouth freshener where the raw material consists of essential oils or fruit. This manufacture is combination of lemon grass lime was chosen because lemongrass fragrant is one of the essential oils that containing citronellol. While lime contains a source of citric acid and vitamin C. Adding lemon juice to reduce the feeling of sour and chelation on citronella scented. This study was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with a factorial pattern consisting of two factors. The first factor of lemongrass fragrant consisted of 3 levels, namely S1 = 0.75 ml, S2 = 1.5 ml, S3 = 2.25 ml. The second factor of lime consists of 3 levels, namely J1 = 7.5 ml, J2 = 15 ml, J3 = 22.5 ml. Analysis of hard candy includes water content, reducing sugars, dextrose equivalent, organoleptic (hedonic). Each treatment has a very real and real effect so further testing (DMRT) is needed. The results showed that the water content of lime was higher with a value of 16.42 - 24.84, while the water content of lemongrass fragrant was higher, the lower the value of 17.19 - 25.36. In reducing sugars and dextrose equivalent are interrelated, the higher the concentration of citronella and lemon, the higher the value produced. In the organoleptic test of aroma and taste with the concentration of citronella scent, the higher the value produced was lower, while the aroma and taste with the concentration of lime increased the higher the value produced.


Keywords


Serai wangi, Hard candy, Jeruk nipis (Sukrosa, sirup glukosa dan air), Fragrant lemongrass, Hard candy, Lime (Sucrose, glucose syrup and water)

Full Text:

PDF

References


Andarwulan, N, Kusnandar, F, Herawati, D. 2011. Analisis Pangan. Dian Rakyat, Jakarta.

Astuti, Erna. 2012. Pemisahan Sitral Dari Minyak Atsiri Serai Dapur (Cymbopogon citrates) Sebagai Pelangsing Aromaterapi. Jurnal Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

BSN (Badan Standarisasi Nasional). 2010. SNI 3140.3:2010. Gula Kristal. Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

BSN (Badan Standarisasi Nasional). 1994. SNI 01-3544-1994. Tentang Sirup Glukosa. Badan Starisasi Nasional, Jakarta.

BSN (Badan Standarisasi Nasional). 1994. SNI 01-3553-1994. Tentang Air. Badan Starisasi Nasional, Jakarta.

Buckle, K. A., Edwards, R. A., Fleet, G. H., and otton, M. 1987. Ilmu pangan. Penerjemah Hari Purnomo dan Adiono. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Dedi, I, dan Alamsyah. 2017. Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Petani Serai Wangi (Cymbopogon Nardus. L). Studi Di Gampong Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala. Volume 2, Nomor 2: 944-965.

Faridah A, Pada KS, Yulastri A, dan Yusuf L. 2008. Patiseri Jilid 3. Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

Haryati, A. 2004. Produksi Maltodekstrin Dari Pati Umbi Minor Secara Enzimatis. Skripsi Teknologi Industri Pertanian. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Kurniawati, N. 2010. Sehat Dan Cantik Alami Berkat Khasiat Bumbu Dapur. Mizan Pustaka, Bandung.

Sarwono B. 2001. Khasiat Dan Manfaat Jeruk Nipis. Agromedia Pustaka, Jakarta.

United States Departement Of Agriculture 2001. http://www.nutritiondata.com/facts/fruits- and-fruit-juices/1936/2. Diakses 17 Agustus 2018.

Zulkarnain. 2014. Dasar-Dasar hotikultura. Bumi Aksar, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v4i4.12823

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id