Evaluasi Produksi dan Persentase Karkas Itik Peking dengan Pemberian Pakan Fermentasi Probiotik

Sukirman Syah, Muhammad Daud, Herawati Latif

Abstract


Abstrak: Penelitian tentang produksi dan persentase karkasitik Peking dengan pemberian pakan fermentasi probiotik dalam ransum itik Peking telah dilaksanakan di peternakan masyarakat Gampong Mireuk Lamreuduep, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar selama 2 bulan yang berlansung dari tanggal 1 Juli sampai 31 Agustus 2015. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan fermentasi probiotik terhadap produksi dan persentase karkas itik Peking. Penelitian ini menggunakan 80 ekor itik peking umur 1 hari (DOD). Rancangan penelitian yang digunakanadalahrancanganacaklengkap (RAL) yang terdiridari 4 perlakuandan 4 ulangan. Setiap ulangan merupakan unit percobaan yang terdiri dari 5 ekor itik peking. Perlakuan pakan fermentasi probiotik yang diberikan adalah R1 (kontrol); R2 (10%); R3 (12,5%); R4 (15%). Parameter  yang  diamati adalah: berat hidup, berat karkas, persentase karkas, bobot potongan karkas  (dada, sayap, paha, dan punggung) dan persentase potongan karkas (dada, sayap, paha, dan punggung). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan fermentasi probiotik dalam ransum itik Peking berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap potongan karkas sayap, dan persentase potongan karkas paha, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat hidup, berat karkas, persentase karkas, persentase potongan karkas dada, potongan karkas sayap, potongan karkas punggung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan fermentasi probiotik dalam ransum itik Peking dengan level berbeda menunjukkan pengaruh positif terhadapberat hidup, berat karkas, berat potongan karkas (dada, paha, punggung) dan persentase potongan karkas (dada, danpunggung).

 

Evaluation Production and Percentage of Peking Duck Carcass of Feed Fermentation Probiotic 

Abstract - The research on production and percentage of peking ducks carcass by fermented probiotic feeding in rations of peking duck has been conducted at the community farm in Gampong Mireuk Lamreuduep, Baitussalam, Aceh Besar for two months. The purpose of this study is to determine the effect of feeding fermented probiotic on the production and percentage of peking duck carcass. The study used 80 peking ducklings (DOD). The design of this study is a completely randomized design (RAL), which consists of 4 treatments and four replications. Each replications is an experimental unit which is consisting of 5 peking ducks. Given fermented probiotic treatment is R1 (control); R2 (10%); R3 (12.5%); R4 (15%). The measured parameters were: live weight, carcass weight, carcass percentage, carcass weight in pieces (breast, wing, thigh, and back) and the percentage of carcass pieces (breast, wing, thigh, and back). The results of the study showed that fermented prabiotics feeding in peking duck ration significantly effect (P <0.05) toward carcass pieces of wings, and the percentage of carcass thigh pieces, but it did not significantly affect live weight, carcass weight, carcass percentage, percentage of carcass chest pieces, pieces of carcass wing, pieces of carcass back. Based on the results of this study, it can be concluded that fermented probiotics feeding in ration of peking duck in different levels showed a positive effect on live weight, carcass weight, carcass weight pieces (breasts, thighs, back) and percentage carcass pieces (chest and back)

Keywords


fermentasi; probiotik; itik peking; karkas; persentase karkas; probiotics; peking duck; carcass

Full Text:

PDF

References


Anggorodi, R. 1985. Kemajuan Mutakhir dalam Ilmu Makanan Ternak Unggas.Universitas IndonesiaPress. Jakarta.

Anggraeni. 1999. Pertumbuhan alometri dan tinjauan morfologi serabut otot dada (Muscullus pectoralis dan Muscullus supracorarideus) pada itik dan entok lokal. Tesis. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Basoeki, B. D. A. 1983. Pengaruh Tingkat Pemberian Ampas Tahu dalam Ransum terhadap Potongan Karkas Komersial Ayam Broiler Betina Strain Hybro Umur 6 Minggu.Skripsi.Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Daryanti, Baihaqi A dan R. Herman.1982. Perbandingan Produksi Daging AntaraAyam Jantan Petelur dan Ayam Jantan Pedaging.Media Peternakan. FakultasPeternakan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Ensminger, M. A. 1992. Poultry Science (Animal Agiculture Series). 3th Edition.Interstate Publisher, Inc. Danville, Illionis.

Lestari, 1992.Menentukan Bibit Broiler Peternakan Indonesia. Pt Gramedia,Jakarta.

Lestari, F. E. P. 2011. Persentase Karkas, Dada, Paha dan Lemak Abdomen Itik Alabio Jantan Umur 10 Minggu yang Diberi Tepung Daun Beluntas, Vitamin C dan E dalam Pakan. Skripsi. Jurusan Ilmu Produksi Dan Teknologi Peternakan. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Manin, F. 1997. Penggunaan Tepung Enceng Gondok (Eichorama crassipies mart) dan Azola (Azolla pinnata brown) dalam Ransum Itik Periode Pertumbuhan.Jurnal Peternakan dan Lingkungan. 3(2) : 13-20

Moran, E.T. 1999. Live Production Factors Influencing Yield and Quality of Poultry MeatScience. CAB International. England.

Murtidjo, B.A. 1987. Pedoman Beternak Ayam Broiler.Kanisius.Yogyakarta.

Murtidjo, B.A. 1998. MengelolaItik. Kanisius.Yogyakarta.

Natasasmita, A. 1990.Tumbuh Kembang pada Ternak.Buletin Penelitian Universitas Djuanda Bogor. 1 (1) : 45-50.

NRC. 1994. Nutrient Requirements of Poultry. National Academy Press. Washington, DC.

Randa, S. Y., I. Wahtuni, G. Joseph, H. Triely Uhy, Rukmiasih, H. Hafid dan A. Parakkasi. 2002. Efek Pembeian Serat Tinggi dan Vitamin-E Terhadap Produksi Karkas dan Non Karkas Itik Madalung. Jurnal Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2002. Laboratorium Nutrisi Ternak Daging dan Kerja. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Rasyaf,M.1990. Bahan Makanan Unggas Di Indonesia Kanisius Yogyakarta

Rasyaf, M. 1994. Seputar Makanan Ayam Kampung. Kanisus.Yogyakarta.

Rasyaf,M 2004. Bahan Makanan Unggas Di Indonesia Kanisius Yogyakarta

Setioko, A.R., P. Situmorang, E. Triwulaningsih, T. Sugiartidan D.A. Kusumaningrum. 2002. Pengaruhkrioprotektandanwaktuekuilibrasiterhadapkualitasdanfertilitas spermatozoa itikdanentok. JITV: 237-243.

Soeparno. 1994. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Soeparno.1998.Ilmu Dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta

Soeparno,2005.Ilmu Dan Teknologi Daging .Edisi 4.Gajah Mada University Press Yogyakarta.

Standar Nasional Indonesia.2009. Mutu Karkas dan Daging Ayam. SNI 3924:2009. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Suharto dan Winantuningsih. 1995. Pemanfaatan Probiotik Dalam Pakan Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Ternak di Pedesaan. Prosiding Pertemuan Ilmiah Komunikasi dan Penyaluran Hasil Penelitian Buku I. Badan Penelitian Pengembangan Pertanian, Bandungan Semarang.

Steel. R.G.D. and J.H. torrie.1993. Prinsip Dan Prosedur Statistka: Suatu Pendekatan Biometrik. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta.

Tillman, A. D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo, S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. UGM Press, Yogyakarta.

Tillman, A. D., H. Hartadi, S. Reksohadiprojo, S. Prawirokusumo dan S.Lebdosoekojo. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Untung K, A. A. M, K. Haetami dan Y. Mulyani. 2007. Penggunaan Limbah Kiambang Jenis Duckweeds dan Azola Dalam Pakan dan Implikasinya Pada Ikan Nilem. Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran. Bandung.

wahidayatun, 1993. Kajian Tingkat Kenyamanan Itik yang Dipelihara Secara Gembala dan Terkurung. Laporan Hasil Penelitian. Fakultas Peternakan. Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Phone:+62-
Email:jimfp@unsyiah.ac.id