Penerimaan Konsumen terhadap Teh Celup Herbal Ruku-Ruku (Ocimum tenuiflorum L.) dengan Penambahan Bunga Kenanga (Cananga odorata) dan Daun Stevia (Stevia rebaudiana)

Ayu Sahfitri, Ryan Moulana, Heru Prono Widayat

Abstract


Teh herbal biasanya dibuat dari bagian tumbuhan seperti daun, bunga, biji, akar dan kulit kayu yang diseduh dengan air mendidih. Teh celup merupakan teh yang dibungkus dengan kertas yang memiliki pori-pori halus yang tahan panas. Pengolahan teh herbal celup yaitu dengan dilakukan penyotiran bahan baku, pengeringan dengan dijemur dibawah sinar matahari hingga kering, penghalusan bahan, pengayakan, pembungkusan atau pengemasan bahan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari komposisi dari pembuatan teh celup herbal daun ruku-ruku dengan penambahan bunga kenanga dan stevia serta  untuk mengetahui  tingkat penerimaan  konsumen terhadap teh celup herbal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor 1 adalah yaitu Formulasi ruku-ruku dan Kenanga (K) dan faktor 2 adalah penambahan stevia (S). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi daun ruku-ruku dengan penambahan bunga kenanga (K) dan daun stevia (S)  tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar air dan nilai organoleptik pada uji hedonik yaitu warna, rasa. Penambahan stevia (S) berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar abu, sedangkan perbandingan percampuran ruku-ruku dan bunga kenanga (K) berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap uji organoleptik (hedonik) aroma. Hasil dari penerimaan konsumen yang paling bagus pada perlakuan K3S3 (ruku-ruku =2g:kenanga =0,4g: Stevia=0,7g) yaitu 6,85%. 


Keywords


Teh Herbal, Ruku-ruku, Bunga Kenanga, Stevia, Uji Hedonik.

Full Text:

PDF

References


(AOAC) Association of Official Analytical Chemist. 2007. Official Methods of Analysis of Official Analytical of Chemist. Airlington: The Assosiation of Official Analytica Chemists. 18 th edn. Washington DC.

Agustina, W. 2015. Kandungan Vitamin C Dan Uji Organoleptik Fruithgurt Kulit Buah Semangka Dengan Penambahan Gula Aren dan Kayu Secang. Naskah Publikasi. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

Chiang, C.E.W., Ying, E.S., Tan, Y.P., Wong, Z.C., Lye, P.Y., and Tan, L.N. 2012. Antioxidant and sensory properties of Thai herbal teas with emphasis on Thunbergia laurifolia Lindl. Chiang Mai J. Sci . 39 (4): 599-609.

Depkes R.I. 1996. Medical Hern Index Indonesia. PT. EsaiIndonesia, Jakarta.

Dewitayani. 2018. Studi Pembuatan Teh Celup Daun Ruku-Ruku (Ocimum tenuiflorum L.) Dengan Penambahan Bubuk Jahe Sebagai Minuman Penyegar. Skripsi. Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Geuns, J. M. 2003. Stevioside. Phytochemistry 64, 913-21.

Gunawan, D dan Mulyani. 2004. Ilmu Obat Alam. Penebar Swadaya, Jakarta.

Isdianti, F. 2007. Penjernihan Ekstrak Daun Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) dengan Ultrafiltrasi Aliran Silang.Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Kumar S., Jha Y. K, dan Singh, P. 2007. Stevia: A natural potential source of sugar replacer. Beverage and Food World 34(7):70–71.

Kusuma, W. 2010. Efek Ekstrak Daun Kemangi Terhadap Kerusakan Hepatosit mencit Akibat Minyak Sawit dengan Pemanasan Berulang. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Prakash, I. 2011. The Aroma, Taste, Color, and Bioactive Constituents of tea. Journal of Medicinal Plants Research 5(11).2110222124.

Pujiarti, R., Widowati, T.B., Kasmudjo dan Sunarta, S. 2016. Kualitas, komposisi kimia, dan aktivitas antioksidan minyak kenanga (Cananga odorata). J. Ilmu Kehutanan. 9: 3–11.

Savita, S. M, Sheela, K., Sunanda, S., Shankar, A. G dan Ramakrishna, P. 2004. Stevia rebaudiana – A Functional Component for Food Industry. Journal of Human Ecology 15(4): 261-264 .

Sari, D. Y. 2003. Teh Celup Pemicu Kanker. Kanisius, Yogyakarta.

Sethi, J., Sood, S., Seth, S and A. Talar. 2004. Evaluation of Hypoglicemic and Antioxidant Effect of Ocimum Sactum. Indian Journal of Scintific Research. 13. No. 2: 236-240.

SNI 2346-2006. Petunjuk Pengujian Organoleptik dan Atau Sensori. Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

Wahyuningsih, M. S. H. 2015. Deskriptif Penelitian Dasar Herbal Medicine. Bagian Farmasi Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v4i4.12515

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id