Analisis Pendapatan Usaha Pengolahan Kopi Bubuk Di Kota Banda Aceh (Studi Kasus Pada Usaha Kopi Bubuk Solong Kopi)

Mohd. Rizki Noviansah, Agustina Arida, Teuku Fauzi

Abstract


Provinsi Aceh istilah “jep kupi” merupakan kearifan lokal yang sudah diwariskan turun temurun sejak zaman dahulu. Salah satu kopi yang dikonsumsi masyarakat di Aceh untuk kopi robusta adalah kopi ulee kareng. Biji kopi Ulee Kareng dihasilkan dari biji kopi pilihan berkualitas yang berasal dari Lamno, Kabupaten Aceh Jaya. Biji-biji kopi tersebut diproduksi oleh usaha-usaha kecil menengah. Oleh penduduk setempat, bubuk kopi yang berkualitas tinggi ini kemudian diproses secara unik, sejak dari penggilingan hingga disaring menjadi secangkir minuman dengan cara yang tersendiri. Inilah sebabnya kopi Aceh, terutama kopi Ulee Kareng ini kemudian menjelma menjadi ikon Aceh itu sendiri. Kedahsyatan aroma kopi Aceh ini sudah sejak lama melegenda di Indonesia, dan saat ini sudah pula mendunia berkat banyaknya penikmat kopi dari kalangan pekerja internasional yang dating dan tinggal di Aceh selama bertahun-tahun untuk merekonstruksi Aceh pasca tsunami.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus (case study). Penelitian studi kasus memusatkan diri secara intensive terhadap suatu objek tertentu, dengan cara mempelajarinya sebagai suatu kasus. Penelitian studi kasus adalah penelitian tentang status subjek penelitian yang berkenaan dengan suatu fase spesifik atau khas dari keseluruhan personalitas. Hasil penelitian menunjukkan Usaha kopi bubuk Solong Kopi di Kota Banda Aceh menguntungkan. Hal ini dapat dilihat dari perolehan R/C ratio sebesar 1,59 yaitu lebih besar dari 1. Pendapatan yang diperoleh pengusaha kopi pada waktu penelitian sebesar Rp. 86.051.250/bulan.


Keywords


Income, Processing Business, Coffee Powder.

Full Text:

PDF

References


Ace Partadiredja. 2002. Pengantar Ekonomika. BPFE. Yogyakarta.

Hariyati, L. 2014. Agroindustri Kopi Arabika: Analisis Nilai Tambah, Saluran Pemasaran, dan Sistem Manajemen Rantai Pasok. Jurnal SEPA, Vol. 02 no. 02 Februari 2014. Universitas Jember. Jember.

Haryanto, Budiman. 2012. Prospek Tinggi Bertanam Kopi. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.

Nazir, M. 1985. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Reswita. 2016. Pendapatan dan Nilai Tambah Usaha Kopi Bubuk Robusta di Kabupaten Lebong (Studi Kasus Pada Usaha Kopi Bubuk Cap Padi). Jurnal Agrisep, Vol. 15 no. 02 September 2016. Universitas Bengkulu. Bengkulu.

Soekartawi. 1995. Analisis Usaha Tani. UI Press. Jakarta.

Soekartawi. 1999. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. UI Press. Jakarta.

Sitorus, U.M. 2014. Analisis Nilai Tambah dan Strategi Pengembangan Produk Olahan Kopi Bubuk Kopi Arabika (Coffea arabica) di Desa Sait Buttu Saribu Kabupaten Simalungun. Jurnal On Social Economic Of Agriculture And Agribusiness, Vol. 03 no. 9 2014. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Wirakartakusumah, M. A. 1997. Telaah Perkembangan Industri Pangan di Indonesia. Jurnal Pangan, Vol. VIII No. I. Penerbit Bulog. Jakarta.

Zakaria, W.A. 2007. Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Financial Agroindustri Tahu dan tempe di Kota Metro. Jurnal Sosio Ekonomika, Vol. 13 no. 1 Juni 2007. Bandar Lampung.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id