Perubahan Sifat Kimia Tanah Vertik KambisolAkibat Pemberian Jenis Pupuk dan Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Di Muara Tiga Di Kabupaten Pidie

Wardia Rahmi, Zainabun Zainabun, Teuku Alvisyahrin

Abstract


Abstrak. Tujuan penelitin yaitu untuk mengetahui perubahan sifat kimia tanah akibat pemberian jenis pupuk dan penggunaan varietas kacang tanah serta interaksi antara perlakuan jenis pupuk dan varietas kacang tanah pada tanah Vertik Kambisol.. Penelitian ini telah dilaksanakan di Muara Tiga dan di Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Waktu pelaksanaan dimulai dari bulan juli 2016-oktober 2016. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 5 dengan 3 ulangan. Adapun faktor yang diteliti yaitu jenis pupuk (j) varietas kacang tanah (V). Peubah yang diamati meliputi pH H2O, C-organik, N-total. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi jenis pupuk berpengaruh nyata terhadap % C-organik tanah umur 45 hari setelah tanah (HST) kacang tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis pupuk berpengaruh untuk meningkatkan kesuburan tanah Vertik Kambisol. Nilai tertinggi untuk C-organik adalah 1,74% (pupuk kandang 4,68 kg plot-1+ NPK 0,117 kg plot-1 + kompos 4,68 kg plot-1) pada umur 45 HST kacang tanah. Hasil analisis perlakuan beberapa varietas kacang tanah tidak berpengaruh nyata terhadap pemberian perlakuan jenis pupuk serta tidak terdapat interaksi antara perlakuan jenis pupuk dan varietas kacang tanah terhadap pH H2O,    C-organik,  N total, pada tanah Vertik Kambisol.

Changes in Soil Vertical Chemistry of Cambisol Due to the Provision of Peanut Fertilizers and Varieties (Arachis hypogaea L.) in Muara Tiga in District Pidie

Abstrack. The aim of the research was to determine changes in soil chemical properties due to the application of fertilizer types and the use of peanut varieties as well as interactions between fertilizer type treatment and peanut varieties on Vertical Cambisol soil. This research has been carried out in the Laweung area of Pidie Regency and at the Soil and Plant Research Laboratory of the Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University. The implementation time starts from July 2016 to October 2016. The experimental design used in this study was a Randomized Block Design (RBD) 4 x 5 factorial pattern with 3 replications. The factors studied were the type of fertilizer (j) variety of peanut (V). The variables observed included pH H2O, C-organic, N-total. The results showed that the application of fertilizer types significantly affected% C soil organic age 45 days after soil (HST) peanuts. The results showed that several types of fertilizers had an effect on increasing Vertical soil fertility of cambisol. The highest value for C-organic is 1.74% (manure 4.68 kg plot-1 + NPK 0.117 kg plot-1 + compost 4.68 kg plot-1) at 45 HST of peanut. The results of the treatment analysis of several peanut varieties did not significantly affect the administration of fertilizer type and there was no interaction between the treatment of fertilizer types and peanut varieties on pH H2O, organic C, total N, on cambisol Vertical soil


Keywords


Tanah Vertik Kambisol; Kacang Tanah; Jenis Pupuk; Vertic Cambisol Soil; Peanuts; Type Of Fertilizer

Full Text:

PDF

References


Abdurachman, A., A. Dariah dan A. Mulyani. 2008. Strategi dan teknologi pengelolaan lahan kering mendukung pengadaan pangan nasional. Jurnal Litbang Pertanian

V 27:2.

Afandi, F.N., B. Siswanto dan Y. Nuraini, 2015. Pengaruh Pemberian Berbagai Bahan Organik Terhadap Sifat Kimia pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Ubi Jalar di Entisol Ngangkah Pawon Kediri. Jurnal Tanah dan Sumber Daya Lahan. V 2:2.

Akhtar, M.E., K. Bashir, M.Z. Khan, dan K.M. Khokhar. 2003. Effect of Potash Application on Yield of Different Varieties of Onion (Allium cepa L.). Asian Journal of Plant Sciences. V 1:4.

Alibasyah, M.R. 2016. Perubahan Beberapa Sifat Fisika & Kimia Ultisol Akibat Pemberian Pupuk Kompos & Kapur Dolomit Pada Lahan Berteras. Jurnal Foratek V 11:1..

Frobel, G.D., J.J.M.R. Londok, R.A.V. Tuturoong dan W.B. Kaunang. 2013. Pengaruh Pemupukan Anorganik dan Organik terhadap Produksi Tanaman Jagung sebagai Sumber Pakan. Jurnal Zootek. V 32:5.

Gomez, K.A. dan A.A. Gomez 1995. Prosedur Statistik Untuk Penelitian Pertanian, Alih Bahasa: E. Syamsuddin& J. S. Baharsya, Universitas Indonesia, Jakarta.

Hardjowigeno, S.1995. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Hardjowigeno, S. 2007. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Hasibuan, B. E. 2006. Pupuk dan Pemupukan. USU-Press.Medan.

Irawan, A., Y. Jufri dan Zuraida, 2016. Pengaruh Pemberian Bahan Organik Terhadap Perubahan Kimia Andisol Pertumbuhan dan Produksi Gandum (Triticum Eastivum L). Jurnal Kawista. V 1:1

Karo, A.K., A. Lubis dan Fauzi. 2017. Perubahan Beberapa Sifat kimia Tanah Ultisol Akibat Pemberian Beberapa Pupuk Organik & Waktu Inkubasi. Jurnal Agroekoteknologi FP USU. V 5:2

Kaya, E. 2012. Pengaruh Pemberian Kompos Ela Sagu dan Pupuk ABG Bunga-Buah Terhadap P-Tersedia, Serapan-P, Serta Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea Mays L.) Pada Inceptisol. Jurnal Buana Sains, V 12:1.

Ketaren, J.N. 2008. Perubahan Beberapa Sifat Kimia Tanah Andisol pada Sistem Pertanian Organik Akibat Pengolahan Tanah & Pemberian Pupuk Organik. Departemen Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. Medan.

Nuryani, S., H. Utami dan S. Handayani. 2003. Sifat Kimia Entisol pada Sistem Pertanian Organik. Jurnal Ilmu Pertanian .Vol 10:2.

Purnawati, I. 2013. Analisis Rawan Kekeringan Lahan Pertanian Tanaman Pangan dengan Memanfaatkan Citra Quickbird dan Sistem Informasi Geografis Kabupaten Bantul. Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah. Surakarta.

Putinella, A.P. 2014. Perbaikan Fisik Tanah Kambisol Akibat Pemberian Bokashi Ela Sagu Dan Pupuk ABG (Amazing Bio Growth) Bunga-Buah. Jurnal Budidaya Pertanian, V 10:1.

Rachman, I.A., S. Djuniwati dan K. Indris, 2008. Perubahan Bahan Organik dan Pupuk NPK Terhadap Serapan Hara dan Produksi Jagung Di Inceptisol Ternate. Jurnal Tanah dan Lingkungan. V:10:1.

Samadi, B. dan C. Bambang. 2005. Bawang Merah, Intensifikasi dan Budidaya. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Sihite, E.A., U.M.B Damanik, M. Sembiring 2016. Perubahan Beberapa Sifat Kimia Tanah, Serapa P dan Pertumbuhan Tanaman Jagung pada Tanah Inceptisol kwala Bekala Akibat Perberian Pupuk Kandang Ayam & beberapa Sumber P. Jurnal Agroekoteknologi Vol 4:3.

Singh, S. P. and Verma, A. B. 2001. Response of Onion (Allium cepa) to Potassium Application. Indian Journal of Agronomy. V 46.

Soepardi, G. 1983. Sifat Dan Ciri Tanah. Jurusan Tanah. Fakultas Pertanian IPB. Bogor.

Sukarwati, S. 2011. Jerapan P Pada Tanah Andisol yang Berkembang dari Tuff Vulkam Gunung Api di Jawa Tengah dengan Pemberian Asam Humat & Asam Sililikat. Media Limbang Sunteng.

Tufaila, M. dan S. Alam. 2014. Karakteristik Tanah dan Evaluasi Lahan Untuk Pengembangan Tanaman Padi Sawah Dikecamatan Oheo Kabupaten Kanowe Utara. Jurnal Agriplus. V.24.

Utami, S.M.H. 2004. Sifat Kimia Andisol pada Pertanian Organik. Jurnal Insitut Pertanian Bogor..




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v4i2.11103

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id