Klasifikasi Kesesuaian Lahan Tanaman Kedelai di Kabupaten Aceh Tengah Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG)

Anna Sabila, Fachruddin Fachruddin, Muhammad Yasar

Abstract


Abstrak. Ketersediaan kedelai sangat penting sebagai bahan pangan dan non pangan di Indonesia, sehingga menyebabkan kebutuhan akan kedelai semakin meningkat. Namun produksi kedelai nasional tidak mampu memenuhi kebutuhan kedelai itu sendiri. Akibatnya pemerintah mulai mencari solusi untuk menanggulangi hal tersebut, salah satunya yaitu pengembangan lahan alternatif. Pengembangan lahan alternatif dapat diwujudkan melalui kesesuian lahan. Penelitian klasifikasi kesesuaian lahan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan mengklasifikasikan kesesuaian lahan tanaman kedelai di Kabupaten Aceh Tengah menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi dan uji laboratorium. Analisis kesesuaian lahan pada penelitian ini menggunakan metode overlay dan metode matching. Metode overlay yaitu penanganan data secara digital dengan menggabungan beberapa peta seperti peta penggunaan lahan, peta kemiringan lereng dan peta jenis tanah. Dari hasil overlay diperoleh 13 (tiga belas) Satuan Peta Lahan (SPL) dengan nilai karakteristik yang berbeda setiap satuan lahan. Sedangkan Metode matching digunakan untuk membandingkan karakteristik lahan SPL dengan kriteria kelas kesesuaian lahan tanaman kedelai. Hasil matching menunjukkan bahwa Kabupaten Aceh Tengah tergolong dalam kelas kesesuaian lahan S3 (Sesuai Marginal) dengan luas total 182,78 ha atau 61,78%, dan kelas kesesuaian lahan N (tidak sesuai) dengan luas total 89,29 ha atau 32,82%. 

Classification of Soybean Land Suitability at Central Aceh Regency Based on Geographic Information System (GIS)

Abstract. Soybean availability is very important as food and non-food ingredients in Indonesia, thus causing the needs of soybeans to grow more and more. But the production of national soybeans was unable to fulfil the needs of soybeans itself. As a result, the government began searching for solutions to cope with such thing, one of them is alternative land development. Alternative land development can be realized through land suitability. The aims of this land suitability classification research were to know the characteristics and classify the soybean land suitability at Central Aceh Regency using Geographic Information System (GIS). The methods of data collection that used were documentation, observation, and laboratory tests. Analysis land suitability in this research using overlay and matching method. Overlay method is digital data processes by combining some maps such as land use map, land slope map, and land type map. From the overlay results obtained 13 (thirteen) Land Map Unit (LMU) with different characteristic values for each land unit. While the matching method is used to compare the characteristics of land LMU with the criteria of soybean land suitability class. The matching results showed that Central Aceh Regency is classified as the land suitability class S3 (marginally suitable) for planting soybean with total area of 182.78 ha or 61.78%, and land suitability class N (not suitable) with a total area of 89.29 ha or 32, 82%.

 


Keywords


Kedelai; SPL; Karakteristik Lahan; Overlay; Matching; Soybean; LMU; Land Characteristic

Full Text:

PDF

References


Arsyad, S. 1989. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press, Bandung.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2017. Aceh Tengah Dalam Angka 2017. BPS Kabupaten Tengah. Takengon.

Auliansyah G., Fachruddin, Yuswar Y. 2019. Evaluasi Kesesuaian Lahan pada Tanaman Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Organik Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol. 4 No. 2. http://www.jim.unsyiah.ac.id/JFP/article/view/10911.

Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah. 2016. Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2016. Dinkes Aceh Tengah, Takengon.

Fachruddin, B.I., Setiawan, Mustafril, and Prastowo. 2015. Pemanenan Air Hujan Mengunakan Konsep Zero Runoff System (ZROS) Dalam Pengelolaan Lahan Pala Berkelanjutan. Jurnal Teknik Sipil. 22 No 2: 127–36. http://journals.itb.ac.id/index.php/jts/article/view/2902/1486.

Hanafiah, K.A. 2010. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Rajawali Press, Jakarta.

Kurniasari, A. 2012. Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Budidaya Tanaman Nilam (Pogostemon Cablin Benth) Di Desa Girikerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman. Skripsi. Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.

Kustiari, R., P. Simatupang., D.K. Sadra., Wahida., A. Purwoto., H.J. Purba., dan T. Nurrasa. 2009. Model Proyeksi Jangka Pendek Permintaan dan Penawaran Komoditas Pertanian Utama. Laporan Akhir Penelitian TA. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor.

Ritung, S., K. Nugroho., A. Mulyani., dan E. Suryani. 2011. Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Bogor.

Rukmana, R dan Y. Yuniarsih. 1996. Kedelai dan Pasca Panen. Kanisius, Yogyakarta.

Yustisia, Zakia, dan E. Canto. 2005. Hasil Beberapa Varietas Kedelai di Lahan Bukaan Baru dan Pengaruh Takaran Pupuk, N, P, dan K Terhadap Produksi di Lahan Kering. Jurnal Agronomi. 9 (2) : 67-71.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v4i2.10941

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id