Pengaruh Media Tanam dan Penggunaan Mol Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan Tanaman kakao (Theobroma cacao L)

Datul Fadillah, Trisda Kurniawan, Erida Nurahmi

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan media tanam dan beberapa konsentrasi mikroorganisme lokal terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakaan di Kebun Percobaan 2 dan Labaratorium Hortikultura, Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh dari bulan Juli sampai Oktober 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 4 x 4 dan 3 ulangan, sehingga terdapat 48 satuan percobaan dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata  Jujur taraf 5% pada hasil uji F yang signifikan. Faktor pertama adalah perbandingan media tanam dengan 4 taraf yaitu: kontrol-2 tanah : 1 pupuk kandang (M0), 2 tanah : pupuk kandang : 1 sekam bakar (M1), 1 tanah : 2 pupuk kandang : 1 sekam bakar (M2), 1 tanah : 1 pupuk kandang : 2 sekam bakar (M3). Faktor kedua adalah konsentrasi mol bonggol pisang dengan 4 taraf yaitu 0, 10%, 20% dan 30% L-1 air. Parameter yang diamati adalah tinggi bibit, diameter pangkal batang, jumlah daun, berat berangkasan basah dan berat berangkasan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perlakuan perbandingan media tanam berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter. Pemberian beberapa konsentrasi mikroorganisme lokal berpengaruh nyata terhadap jumlah daun bibit kakao umur 8 MST dan berpengaruh sangat nyata pada jumlah daun bibit kakao umur 12 MST. Terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan media tanam M0 dan konsentrasi mol 20% (M2).

The Effect of Plant Medium and Local Microorganism Banana Tuber on the Growth of Cocoa Seedling (Theobroma cacao L)

Abstract. The purposes of this research were to know the effect of comparison media planting and several concentrations of local microorganism on the growth of cocoa seedlings. This research was conducted at Experimental Garden 2 and Horticulture Laboratory, Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture Syiah Kuala University, Banda Aceh from July to October 2018. This study used a Randomize Block Design of 4 x 4 factorial pattern with 3 replication, so that were 48 experimental units and continued with a Honestly Significance Difference 5% level on significant F test result. The first factor is the comparison medium planting of 4 levels : control- 2 soil : 1 manure (M0), 2 soil : 1 manure : 1 hueks fuel (M1), 1 soil : 2 manure : 1 hueks fuel (M2) and 1 soil : 1 manure : 2 hueks fuel (M3). The second factor is the concentration of local microorganism of 4 levels: 0 (P0), 10% (P1), 20% (P2) and 30% (P3) L-1 water. Parameters observed were plant height, stem base diameter, number of leaves, wet weight and dry weight. The result showed that the treatment of comparison planting medium had unsignificantly effect on all parameters. Consentrations of local microorganinism has a significant effect on the number of leaves of cocoa seedlings aged 8 WAP and has a very significantly effect on the number of leaves cocoa seedlings aged 12 WAP. There is significantly effect between the treatment of comparison planting medium control-2 tanah : 1 pupuk kandang (M0), and local microorganism concentrations 20% (P2).



Keywords


Bibit kaka ;Media tanam:Mol;Media planting;Local microorganism; Cocoa seeds

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Agustina, L. 1990. Dasar Nutrisi Tanaman. Rineka Cipta. Jakarta.

Aminah, S. I., M. Nora dan N. Amir. 2015. Pengaruh komposisi media tanam terhadap pembibitan tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di polybag. Klorofil. 20: 90-92.

Geovani. R. B. 2016. Pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) dengan pemberian abu janjang kelapa sawit dan pupuk NPK pada medium gambut. Jom Faperta. 2(3): 1-12.

Hakim, N., Y. Nyakpa, A.M. Lubis, S.G. Nugroho, M.R. Saul, M.A. Diha, G.B. Hong dan H.H. Bayley. 2005. Dasar-dasar Ilmu Tanah Lampung : Universitas Lampung.

Gale, N. V., Sackett, T. E., Thomas, S. C. (2016). Thermal treatment and leaching of biochar alleviates plant growth inhibition from mobile organic compounds. PeerJ. 4:e2385. http://dx.doi.org/10.7717/peerj.2385

Kurnia. D. S., I. Anas., S. Anwar dan S. Yahya. 2017. Pengaruh pupuk organik dan arang hayati terhadap kualitas media pembibitan dan pertumbuhan bibit kakao. Jurnak Industrial and Bevarage Crops. 2(4): 107-120.

Lindawati, N., Izhar dan H. Syafria. 2000. Pengaruh pemupukan nitrogen dan intervalnya. JPPTP 2(2): 130-133.

Maria, C. W. 2018. Pengaruh pupuk organik cair bonggol pisang kepok pada tanaman hortikultura. 2018. Jurnal Agrotek. 1 (2): 189-184.

Oktiningtyas, L. Y. 2015. Efektifitas mikroorganisme lokal (mol) kulit pisang dan bonggol pisang terhadap pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.) pada media hidroponik. Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Peraturan Menteri Pertanian. 2011. Pembenah Tanah Untuk Pemulihan Tanah Sakit. http://litbang.pertanian.go.id/artikel/one/165/pdf/Bahan%20Pembenah%20Tanah%20:%20Prospek%20dan%20Kendala%20Pemanfaatannya.pdf. Diakses tanggal: 13 November 2018.

Pinem, A. 2011. Pengaruh media tanam dan pemberian kapur terhadap pertumbuhan kakao (Theobroma cacao L.) di pembibitan. Jurnal Agroland. 17(2): 138-143.

Purwasasmita, M. 2009. Mikroorganisme Lokal sebagai Pemicu Siklus Kehidupan dalam Bioreaktor Tanaman. Seminar Nasional Teknik Kimia. Bandung 19-20 Oktober 2009. Indonesia. Jakarta.

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. 2004. Panduan Lengkap Budidaya Kakao. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Rosmarkam, A. dan N. W. Yuwono. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius. Yogyakarta.

Roro, K. 2015. Penggunaan mol bonggol pisang (Musa paradisiaca) sebagai dekomposer untuk pengomposan tandan kosong kelapa sawit. Jurnal Ziraah. 40(1): 40-45.

Ruhnayat. 2007. Penentuan kebutuhan pokok unsur hara N, P dan K untuk pertumbuhan tanaman vanili (Vanilla planiofolia). Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 18 (1).45-59.

Satyawibawa, I dan Y. E. Widyastuti. 1992. Kelapa Sawit Usaha Budidaya, Pemanfaatan Hasil dan Aspek Pemasaran. Penebar Swadaya. Jakarta.

Setyaningsih, I. N. Lailiati dan L. Panggabean. 2009. Pola pertumbuhan Chaetoceros gracilis dalam medium NPSI dan produksi antibakteri. Jurnal Kelautan Nasional. 13(2):25-29.

Sidabutar, S. V. B. Siagian dan Meiriani. 2013. Respon pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) terhadap pemberian abu janjang kelapa sawit dan pupuk urea pada media pembibitan. Jurnal Online Agroteknologi. 1(4) : 1343-1351.

Siregar, T. H., S. Riadi dan L. Nuraeni. 2004. Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran Coklat. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sisworo, W. H. 2006. Swasembada pangan dan pertanian berkelanjutan tantangan abad dua satu: Pendekatan ilmu tanah tanaman dan pemanfaatan iptek nuklir. Jurnal Ilmiah. 11: 43-4.

Suryani, D dan Zulfebriansyah. 2007. Komoditas Kakao : Potret dan Peluang Pembiayaan. Ekonomi.http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/292. Diakses pada tanggal 06 Maret 2018.

Suryani, M. Hatta dan H. Har. 2006. Pengujian media tanam dan pupuk M-17 pada pertumbuhan bibit kakao. Floratek. 2: 19-27.

Sutedjo, M. M. 2002. Pupuk dan Cara Penggunaan. Rineka Cipta. Jakarta.

Tarigan, L., S. E. Ferry dan L. R. Ratna. 2014. Respon pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) terhadap pemberian pupuk kandang dan pupuk organik cair. Jurnal Online Agroteknologi. 2(4): 1614-1626.

Wahyudi, T. dan P. Rahardjo. 2009. Sejarah dan Prospek dalam Kakao: Manajemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir. Penebar Swadaya. Jakarta.

Widyati, E. 2013. Pentingnya keragaman fungsional organisme tanah terhadap produktivitas lahan. Jurnal Penelitian. Bogor.

Winaldy, J. S., Irsal dan J. Ginting. 2016. Respons pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) terhadap beberapa komposisi media tanam dan frekuensi penyiraman. Jurnal Agroekoteknologi. 4(4): 2324-2330.

Zulfahri, G., M. H. Nasution dan I. A. Mahbub. 2017. Respon pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) terhadap pemberian biochar sekam padi dan kompos kulit kopi pada tanah sub soil di polybag. Repository Universitas Jambi. Jambi.1-8.




DOI: https://doi.org/10.17969/jimfp.v4i1.10416

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


JIM Agribisnis|JIM Agroteknologi|JIM Peternakan|JIM Teknologi Hasil Pertanian|JIM Teknik Pertanian|
JIM Ilmu Tanah|JIM Proteksi Tanaman|JIM Kehutanan


E-ISSN: 2614-6053 2615-2878 Statistic Indexing | Citation


Alamat Tim Redaksi:
Fakultas Pertanian,Universitas Syiah Kuala
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee No. 3, Kopelma Darussalam,
Banda Aceh, 23111, Indonesia.
Email:jimfp@unsyiah.ac.id