PASIEN FRAKTUR DAN HARIRAWATAN KASUS KECELAKAAN LALU LINTAS BANDA ACEH

putri walidatul sahridani, Halimuddin halimuddin

Abstract


Fraktur  adalah terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya, penyebab  terbanyaknya adalah insiden kecelakaan. Di Indonesia kecenderungan prevelensifraktur  menunjukkan kenaikan  yang pada tahun 2007 sebanyak 4,5% menjadi 5,8 % pada tahun 2013.  Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui distribusi jenis fraktur, letak fraktur, dan hari rawatan pasien fraktur kasus kecelakaan lalu lintas di Banda Aceh yang dilakukan pada tanggal 25 Juli sampai 05 Agustus 2016 di RSUDMeuraxa dan RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain retrospective study, teknik pengambilan sampel simple random sampling, sebanyak 174 pasien. Sumber data berupa data dokumentasi  status pasien. Hasil penelitian didapatkan  jenis fraktur terbanyak adalah fraktur tertutup (51,7%), letak fraktur terbanyak adalah fraktur ekstermitas bawah (52,3%) dan rata rata hari rawatan pasien fraktur adalah 7,02 hari dengan standar deviasi 2,435 hari. Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat melalui promosi kesehatan tentang gambaran pasien fraktur pada kasus kecelakaan lalu lintas.


Full Text:

PDF

References


Helmi, Z. N. (2012). Buku Saku Kedaruratan di Bidang Ortopedi. Jakarta: SelembaMedika

Kairupan, C., Monoarfa.A.,&Ngantung, J. (2014). Angka Kejadian Penderita Fraktur Tulang Fasial di SMF Bedah BLU RSU Prof. R. A. Kondou Periode Januari 2012 Sampai Desember 2012. 2(2)

Lestari, Y. E. D. (2014). Pengaruh ROM Exercise Dini pada Pasien Post Operasi Fraktur Ekstemitas Bawah (Fraktur Femur dan Fraktur Cruris) Terhadap Lama Hari Rawat di Ruang Bedah RSUD Gambiran Kota Kediri. Jurnal Ilmu Kesehatan Vol.3 No.1

Namirah, N. (2014). Prevalensi Fraktur Maksilofasial pada Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di RSUD Andi Makkasau Kota Pare-pare Tahun 2012. Makkasar Universitas Hasanuddin

Profil Kesehatan Provinsi Aceh. (2012). Aceh

Riset Kesehatan Dasar. (2007). Jakarta

Riset Kesehatan Dasar. (2013). Jakarta

Riyadina, W., Suhardi& Permana, M. (2009). Pola dan Determinan Sosiodemografi

Cedera Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia. Majelis Kedokteran Indonesia. Vol 59 No 10

Sari, C. C. (2011). Prevalensi Pasien Fraktur Mandibula yang Dirawat di RSUD Dr. Siful Anwar Malang pada Tahun 2005 – 2010. Malang Universtas Jember

Smeltzer, Suzanne C. & Brenda G Bare. (1996). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner &Suddarth (8th Ed). Jakarta: EGC

Sutrisno, J &Widodo, S. (2011). Analisis Lama Perawatan dan Pembiayaan dengan Kepuasan Pasien Close Fraktur Cruris di Ruang Flamboyan Rumah Sakit Umum Unit SwadanaGambira. Kediri Surya Mitra Husada

Utama, S. U., Magestsari, R. & Pribadi, V. (2008). Estimasi Prevalensi Kecelakaan Lalu Lintas dengan Metode Capture-Recapture. Berita Kedokteran Masyarakat. 24 (1)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.