KEPUASAN KELUARGA TENTANG PELAYANAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI ACEH

muhammad juanda, Sri Intan Rahayuningsih

Abstract


Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) digunakan untuk menyiapkan petugas kesehatan untuk melakukan penilaian, membuat klasifikasi serta memberikan tindakan kepada anak terhadap penyakit-penyakit yang umumnya mengancam jiwa seperti diare, malaria, pneumonia, campak, dan gizi buruk. Sesuai studi pendahuluan didapatkan keluhan masyarakat terhadap pelayanan yang berikan yaitu kurang jelasnya informasi tentang penyakit yang di derita anak dan kecepatan pelayanan oleh perawat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif eksploratif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan keluarga tentang pelayanan Manajemen Terpadu Balita Sakit di Puskesmas Banda Raya Kotamadya Banda Aceh. Pengumpulan data dilaksanakan selama 6 hari dari tanggal 29 Juni sampai dengan 12 Juli 2016. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh orangtua yang mempunyai anak balita yang berkunjung ke Puskesmas Banda Raya Kotamadya Banda Aceh pada bulan Januari sampai Maret tahun 2016 sebanyak 420 orang balita. Pengambilan sampel secara sampling purposive yang berjumlah 81 responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara terpimpin dengan analisis univariat. Hasil penelitian yaitu kepuasan keluarga tentang pelayanan Manajemen Terpadu Balita Sakit mayoritas pada kategori jaminan pada kategori puas (64.2%), kepedulian pada kategori puas (65.4%), dan bukti langsung pada kategori puas puas sebanyak 54 responden (66.7%), keandalan pada kategori puas (67.9%), daya tanggap pada kategori puas (72.8%), (55.6%). Diharapkan petugas MTBS dalam melakukan pelayanan dapat meningkatkan mutu pelayanan serta mengevaluasi secara berkala.


Full Text:

PDF

References


Waluyo. (2010). Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Vol 1. Airlangga University Press. Surabaya.

Kemenkes RI. (2011). Pneumonia Balita. Pusat Data & Surveilans Epidemiologi. Volume 3.

Kemenkes RI. (2013). MTBS dan ICATT. Direktorat Bina Kesehatan Anak dikutip dari http://www.gizikia.depkes.go.id/mtbs-dan-icatt/ pada tanggal 24 Februari 2016.

Mubarak, W.I. (2009). Ilmu Keperawatan Komunitas; Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Medika.

Profil Kesehatan Aceh. (2012). Angka Kematian Bayi dan Balita. Diunduh dari http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KES_PROVINSI_2012/01_Profil_Kes_Prov.Aceh_2012.pdf pada tanggal 23 Desember 2015.

Rachmawati. (2010), Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen di Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Magister Manajemen. Program Pasca Sarjana. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta.

. (2010).

Pemasaran Industri Jasa Supriyanto, S., & Ernawaty Kesehatan. Ed isi 1. Yogyakarta: CV Andi Offset

Tjiptono, F., & Diana, A. (2003). Total Quality Management, edisi revisi. Yogyakarta: Andi

UNICEF. (2013). Sekitar 35 juta balita masih beresiko jika target angka kematian anak tidak tercapai diunduh dari http://www.unicef.org/indonesia/id/ media_21393.html pada tanggal 23 Desember 2015.

Wahyono. (2011). Pelayanan Puskesmas Berbasis Manajemen Terpadu Balita Sakit Dengan Kejadian Pneumonia Balita. Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat. KEMAS, 7 (1), 35-40.

WHO. (2008). Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit. Jakarta: WHO Indonesia. p. 193, 197, 217-219.

Hafizurrachman. (2004). Pengukuran Kepuasan Suatu Institusi Kesehatan. Majalah Kedokteran Indonesia. 54 (7), 283-288.

Pohan, I.S. (2006). Jaminan Mutu Layanan Kesehatan. Jakarta: EGC

Zahruli. (2006). Pendekatan Mutu dan Kepuasan dalam Pelayanan Kesehatan. Medan :UNHAS


Refbacks

  • There are currently no refbacks.