PENGETAHUAN PENATALAKSANAAN GIGITAN HEWAN MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Dedi Purwanda, Ahyana Ahyana

Abstract


Penatalaksanaan gigitan hewan yang tepat dapat mengurangi komplikasi akibat gigitan hewan seperti infeksi, penyakit rabies, penyakit tetanus, perdarahan hebat, syok hingga kematian. Penatalaksanaan tersebut terntunya harus didukung dengan pengetahuan yang dimiliki seseorang. Sehingga penatalaksanaan yang tepat dapat menurunkan angka kematian dan angka kesakitan akibat gigitan hewan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pengetahuan mahasiswa tentang penatalaksanaan gigitan hewan. Jenis penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan cross sectional study dan teknik pengambilan data Total Sampling. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Unsyiah angkatan 2012 Reguler A yang berjumlah 89 orang. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner
dalam bentuk angket yang terdiri dari 13 item pertanyaan multiple choice. Analisa data dalam penelitian ini
menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan 58 orang (65,2%) memiliki pengetahuan yang
baik mengenai penatalaksanaan gigitan hewan. Direkomendasikan kepada mahasiswa untuk lebih
menerapkan pengetahuan penatalaksanaan gigitan hewan dalam bentuk skill (keterampilan) serta mengakses
evidence bace practice terbaru.


Full Text:

PDF

References


Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit

dan Penyehatan Lingkungan

Kemenkes RI. (2013). Penularan

Rabies di Indonesia Sudah Mencapai

Hingga 16.258 kasus

pppl.depkes.go.id/berita diakses pada

tanggal 6 Maret 2016

Eliss, R,. Eliss, C. (2014). Dog and Cat Bites.

American Academy Of Family

Pshycians Volume 90 Number 4

www.aafp.org/afp diunduh pada

tanggal 20 April 2016

Fung, H.T., Lam, S.K., Lam, K.K., Kam,

C.W., Simpson, I. D. (2009). A

survey of snake bite management

knowledge amongst select physicians

in Hongkong and the implications for

snakebite training. Wilderness

Environ Med. doi;10/1580/1080-

-020.004.0364

Kumar, S., Trivedi, R., Saxena, M., Niranjan,

A., Kumar, M. (2016). A Study On

Knowledge of animal bite victims

regarding animal bite and rabies

attending tertiary care hospital of

Rewa City, Madhya Pradesh India.

International Journal of Medical

Science and Public Health, 5(5),

-1009.

doi:10.5455/ijmsph.2016.180220163

Notoadmodjo, S. (2010). Metodologi

penelitian kesehatan. Jakarta :

Rineka Cipta.

Panesar, S. K. B. (2016). Knowledge,

Attitude And Practices Related To

Animal Bites Among The Residents

Of An Urbanized In South Delhi.

Departement of community

medicine, VMMC and Safdarjung

Hospital India International Journal

of Reasearch and Development in

Pharmacy and Life Science

http//www.ijrdpl.com diakses pada

tanggal 31 Juli 2016

Rothe, K., Tsokos, M., Handrick, W. (2015).

Animal and Human Bite Wounds

Dtsch Arztebl Int 2015; 112: 433–43.

DOI: 10.3238/arztebl.2015.0433

diunduh pada tanggal 25 November

Stemmett, Joubert & Van Vuuren. (2004).

Knowledge and Management of

Snakebite by General Practitioners in

Rural Free State and Nourthern Cape

Student Hamdard College of Medicine and

Dentistry Hamdard University

Karachi Pakistan. (2009). Knowledge

And Practices Among The General

Practioners Of Karachi Regarding

Dog Bite Management Vol.59 No.12

December 2009. Students’ Corner

The UK’s Leading First Aid Provides.

(2002). First Aid Manual (Eighted

edition). Great Britain: Dorling

Kindersley Limited

Tim Bantuan Medis Panacea. (2013). Basic

Life Support : Buku Panduan Edisi

Jakarta: EGC

WHO. (2013). Animal Bites

http://www.who.int/mediacentre/

diakses pada tanggal 20 April 2016


Refbacks

  • There are currently no refbacks.