FAKTOR-FAKTOR EKSTRINSIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT DI ACEH

ria herida, muhammad yusuf

Abstract


Perawat yang profesional harus memiliki kinerja yang dapat melayani kebutuhan pasien dengan baik.Hal tersebut sangat ditentukan oleh ada atau tidaknya motivasi perawat, termasuk faktor-faktor ekstrinsik yang mempengaruhi.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuihubungan faktor-faktor ekstrinsik dengan motivasi kerja perawat di Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Meuraxa BandaAceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasidengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana yang bekerja di ruang rawat inap.Teknik pengambilan sampel dengan menggunakanproporsional sampling, sebanyak 53 responden.Alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam bentuk skala likert.Metode analisis dengan menggunakan chi-square.Hasil penelitian menyatakan bahwa adanya hubungan faktor-faktor ekstrinsik ditinjau dari pengawasan (p-value=0,000), Keamanan kerja (p-value=0,007), kebijakan (p-value=0,000) dengan motivasi kerja perawat. Sedangkanfaktor-faktor ekstrinsiklainnya, terdapat tidak adanya hubungan ditinjau darigaji (p-value=1,000),  kondisi kerja (p-value=0,561), kehidupan pribadi (p-value=0,946), hubungan interpersonal (p-value=0,768), status kepegawaian (p-value=0,907) dengan motivasi kerja perawat. Dapat disimpulkan bahwa tidak semua faktor-faktor ekstrinsik mempengaruhi dari motivasi kerj aperawat.Berdasarkan hasil penelitian maka diharapkan bagi perawat dapat meningkatkan motivasi dalam bekerja.

 

Kata kunci                           :  Motivasi, Perawat pelaksana.


Full Text:

PDF

References


Achmad, S.S., Budi, A.K., Rr. Tutik, S.H. (2013). Manajemen Keperawatan: Aplikasi MPKP Di Rumah Sakit. Jakarta: EGC.

Arikunto, S. (2013).Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakrta: Rineka Cipta.

Dharma, Kelana, K. (2011).Metodologi Penelitian Keperawatan, Panduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta: Trans Info Media

Hamzah, U.B. (2013).Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Kemenkes.Ri. (2009).Undang-Undang RI No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta.

Kusuma, K.D (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan;Panduan melaksanakan dan Menerapkan hasil Penelitian. CetakanPertama.J:CV. Trans info Media.

Lolongan, N (2013). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Perawat Di Rumah Sakit Umum Daerah Lakipadada Kabupaten Tana Toraja.file:///D:/SIDANG%20SKRIPSI%20RII/jurnal/NENIASTRIYEMA%20L.%20%28K%20111%2009%20329%29.pdf

M Jusuf Hanafiah & Amri, A. (2009).Etika Kedokteran & Hukum Kesehatan.Edisi 4. Jakarta: EGC.

Mahyar, S., Ermawati, D., Een, R., Rusmiyati.(2013). Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: TIM.

Makta, L.O (2013). Jurnal Pengaruh Motivasi Kerja Dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Unit Rawat Inap Rs.Stella Maris Makassar.file:///D:/SIDANG%20SKRIPSI%20RII/jurnal/jrnal.pdf

Mardiono, S (2016).Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Perawat Dalam Pelayanan Keperawatandi Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.file:///D:/SIDANG%20SKRIPSI%20RII/jurnal/TEMPLATE%20JURNAL%20Sasono%20STIK%20BINA%20HUSADA.pdf

Marquis, B.L. (2010). Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan: Teori & Aplikasi. Edisi 4. Jakarta: EGC.

Mathis, R.L dan Jackson J.H ( 2006) Human Resource Management, alih bahasa. Salemba Empat. Jakarta.

Notoatmodjo S. (2007). Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Safitri, W (2013). Hubungan Motivasi Intrinsik Dan Ekstrinsik perawat Dengan Pelaksanaan Asuhan Keperawatan.file:///D:/SIDANG%20SKRIPSI%20RII/jurnal/Wahyuningsih.pdf

Siagian, Sondang, P (2012). Teori Motivasi Dan Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.