TINGKAT KEPUASAN IBU POST PARTUM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH

Nazariah Nazariah, Dewi Marianthi

Abstract


Kepuasan merupakan suatu perasaan puas, rasa senang dan kelegaan seseorang dikarenakan mendapatkan jasa pelayanan kesehatan sesuai dengan yang di inginkan. Pasien mengatakan bahwa petugas kesehatan kurang berkomunikasi dengan mereka. Apa keluhan mereka, terkadang tidak langsung di respon oleh petugas kesehatan yang berdinas. Masalah administrasi juga, terkadang membuat pasien merasa bingung dengan pengurusan surat-surat yang diperlukan. Petugas kesehatan kurang menjelaskan secara rinci, surat apa saja yang diperlukan oleh pasien saat akan melakukan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pada ibu post partum di Ruang Rawat Ibu Kota Banda Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 58 pasien post partum dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 4 s/d 15 Agustus 2016 menggunakan kuesioner dalam bentuk likert scalese banyak 22 pertanyaaan harapan dan 22 pernyataan kenyataan. Hasil penelitian tentang tingkat kepuasan pada ibu post partum berada dalam kategori tidak puas sebanyak 38 responden (65,5%), tingkat kepuasan tangible sebanyak 44,8%. Tingkat kepuasan reliability sebanyak 53,4%. Tingkat Kepuasan responsivenes sebanyak 56,9%. Tingkat Kepuasan Assurancese banyak 58,6%, Tingkat Kepuasan Emphaty sebanyak 55,2%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kepuasanĀ  pada ibu post partum berada dalam kategori tidak puas. Bagi rumah sakit Agar meningkatkan pelayanan kesehatan bagi ibu post partum.


Full Text:

PDF

References


Depkes RI. (2012).Pedoman Pemantauan Kepuasan Pengguna Jasa Puskesmas. Jakarta: Depkes RI.

Departemen Pendidikan Nasional, Pusat Bahasa (Indonesia). (2008). Kamus besar bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Depkes RI. (2013). Profil Data Kesehatan Indonesia. Jakarta : Depkes Republik Indonesia.

Dinkes Kota Banda Aceh. (2014). Profil Kesehatan Kota Banda Aceh Tahun 2014. Banda Aceh :Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh

Ero, FN. (2005). Tingkat Kepuasan Ibu Bersalin Pada Pertolongan Persalinan Normal oleh Bidan dengan Standar Asuhan Persalinan Norma; (APN) di RS Ende. Yogyakarta: Program DIVBidan Pendidikan Fakultas Kedokteran UGM.

Kotler, P., & Keller, K.L.(2009). M. 14th ed. New Jersey: Pearson EducationPublishing Inc.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Sosialisasi Jampersal. Buku Saku Jampersal.Jakarta.

Krisna Dewi, L.P. (2010). Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Skripsi. Semarang. UNDIP diunduh pada tanggal14 juni 2016 dari http:/eprints.undip.ac.id

Landrum,H., Prybutok, V., Kappelman & Zhang, X. (2008). Measuring IS systemservice quality with SERVQUAL:users perception of relative importance of the five servperf dimension. Vo;. 12, page 19-35.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Petunjuk Teknis Jampersal. 2011. Jakarta

Nugraheni, Angesti. Tingkat Kepuasan Ibu Bersalin Pengguna Jampersal DalamAsuhan Persalinan Normal Di RSUD Kota Surakarta. 2012

Pohan, Imbalo S. (2004).Dasar-Dasar Pengertian Dan Penerapan Jaminan Mutu Layanan Kesehatan.Jakarta: EGC.

Prasuraman, A., Zeithmal, V.A., & Berry, L.L. (1998). SERVQUAL : A multipleitem scale for measuring customer perception of service quality. Journal ofRetailing; Vol. 64 : 12-35.

Prawirohardjo, Sarwono. (2010). Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina PustakaSarwono Prawirohardjo

Pribadi, Teguh. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan PesertaJaminan Persalinan (Jampersal) Di Wilayah Kerja Puskesmas Batu Brak Kabupaten Lampung Barat. 2012.

Wira, I.A.D. (2004). Hubungan antara persepsi mutu pelayanan asuhankeperawatan dengan kepuasan pasien rawat inap kelas III di Runah Sakit Umum Daerah Wangaya Kota Denpasar.Tesis. Denpasar: UNUDdiunduh pada tanggal 13 Juni 2016 dari ojs.unud.ac.id/.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.