KARAKTERISTIK LINGKUNGAN DENGAN PERILAKU PENOLAKAN TERHADAP MAKANAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH

syarifah muhira, Fithria Fithria

Abstract


Pada usia prasekolah kesukaan anak terhadap rasa makanan akan berkembang dan menyebabkan anak melakukan penolakan terhadap makanan. Penolakan terhadap adalah kondisi di mana anak menolak mengkonsumsi semua atau kebanyakan jenis makanan yang disediakan. Orangtua memiliki peran penting dalam pembentukan dan pengembangan pola makan yang sehat pada anak. Perilaku penolakan terhadap makanan dapat menyebabkan anak tidak mendapatkan kalori atau kebutuhan nutrisi sesuai kebutuhan tubuh sehingga pertumbuhan anak akan terganggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik lingkungan dengan perilaku penolakan terhadap makanan pada anak usia prasekolah di Desa Blang Krueng Aceh Besar tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasi dengan teknik pengambilan sampel mengunakan total sampling yang berjumlah 68 responden. Penelitian ini dilakukan tanggal 23 Juni-27 Juni 2016 dengan alat ukur berupa kuesioner. Data yang sudah didapatkan kemudian dianalisis dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pendidikan ibu (p- value 0,024), pendapatan keluarga (p-value 0,028), aktivitas orangtua (p-value 0,005), pola asuh makan orangtua terhadap anak (p-value 0,031), pola makan orangtua (p-value 0,004) dengan perilaku penolakan terhadap makanan pada anak usia prasekolah di Desa Blang Krueng, Aceh Besar. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis berharap adanya kerjasama antara perawat komunitas dan ahli gizi untuk memberikan informasi kepada para ibu tentang perilaku penolakan terhadap makanan yang sering terjadi pada anak usia prasekolah dan pelatihan mengolah berbagai bahan makanan bergizi agar menarik dan disukai oleh anak-anak.

Full Text:

PDF

References


Blake, C.E., Devine, C.M., Wethington, E., Jastran, M., Farrel, T.J., & Bisogni, C.A. (2009). Employed parents’ satisfaction with food choice coping strategies: influence of gender and structure. Appetite, 52(3): 711-719. doi:10.1016/j.appet.2009.03.011

Candrawati, E., Wiarsih, W., Sukihananto. (2014). Ketersediaan buah dan sayur dalam keluarga sebagai strategi intervensi peningkatan konsumsi buah dan sayur anak usia prasekolah. Jurnal Care, 2, 31-40.

Junaidi. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi anak usia prasekolah di taman kanak-kanak nurul huda kecamatan indra jaya kabupaten pidie tahun 2012. Sains Riset, vol.3, 1-11.

Larsen, J.K, et al. (2015). How parental detary behavior and food parenting practices affect children’s dietary behavior. Inetracting sources of influence. Appetite, 1-12. Retrieved from http://www.elsevier.com/locate/appet

Luby, J.L. (2006). Handbook of preschool mental health: development, disorder and treatment. New York: The Guilford Press.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. (2008). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperatawan: pedoman skripsi, tesis, dan instrumen penelitian keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Patrick, H., Nicklas, T.A. (2005). A review of family and social determinant of children’s eating patterns and diet quality. Journal of the American College of Nutrition, 24(2), 82-92

Purwani E. & Mariyam. (2013). Pola pemberian makan dengan status gizi anak usia 1 sampai 5 tahun di kabunan taman pamalang. Jurnal Keperawatan Anak, vol.1, 30-36.

Scaglioni, S., Salvioni, M., & Galimberti, C. (2008). Influence of parental attitudes in develompment of children eating behavior. British Journal of Nutrition, S22-S25. doi: 10.1017/S0007114508892471

Xue, Y., Zhao, A., Cai, L., Yang, B., Szeto, I.M.Y., Ma, D., et al. (2015) Growth and Development in Chinese Pre-Schoolers with Picky Eating Behaviour: A Cross-Sectional Study. PLoS ONE 10(4): e0123664. doi:10.1371/journal.pone.0123664


Refbacks

  • There are currently no refbacks.