PENDEKATAN SPIRITUAL DENGAN MEKANISME KOPING MAHASISWA YANG MENGIKUTI MENTORING DI BANDA ACEH

alfi syahrial, Rachmalia Rachmalia

Abstract


Kejenuhan dengan sistem pembelajaran dapat menimbulkan perasaan stress, untuk menghilangkan perasaan stress tersebut mahasiswa melakukan berbagai aktivitas yang dapat mengurangi perasaan tersebut diantaranya mengikuti kegiatan spiritual yaitu mentoring. Tujuan penelitian adalah untuk melihat hubungan pendekatan spiritual dengan mekanisme koping diantaranya hubungan dengan Tuhan, hubungan dengan orang lain, hubungan dengan alam semesta, dan hubungan dengan diri sendiri pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala.Jenis penelitian deskriptif korelatif dengan menggunakan kuesioner dan menggunakan teknik angket. Responden penelitian seluruh mahasiswa yang mengikuti kegiatan mentoring berjumlah 94 orang dengan teknik total sampling yang diteliti dari 15 Juli hingga 9 Agustus 2016. Hasil uji Chi-square didapatkan mekanisme koping mahasiswa yang adaptif berjumlah 51 0rang ( 54,3%), hubungan pendekatan spiritual terhadap mekanisme koping p-value= 0,828 ,hubungan dengan diri sendiri p-value= 0,707, hubungan dengan orang lain p-value= 0,223, hubungan dengan alam semesta p-value= 0,430, hubungan dengan Tuhan p-value= 0,268, sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pendekatan spiritual dengan mekanisme koping. Rekomendasi untuk pihak Fakultas Keperawatan agar mekanisme koping adaptif dapat dipertahankan dan menyarankan berbagai aktivitas lain yang dapat meningkatkan mekanisme koping bagi mahasiswa selain mentoring.

 


Full Text:

PDF

References


Amitya, K (2013). Hubungan Sistem Kepercayaan Dan Strategi Menyelesaikan Masalah Pada Korban Bencana Gempa Bumi. Diakses pada 2 Agustus 2016 dari http://ejournal.ugm.ac.id/index.php/paud/article/viewFile/1597/1378.

Arikunto.(2013). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik.Jakarta: Rineka Cipta

Kaswan. (2012). Coaching Dan Mentoring. Bandung: Alfabeta.

Liliweri, A. (2007). Dasar-Dasar Komunikasi Kesehatan. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Made, N (2014). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Coping Stres Dengan Kualitas Hidup Pasien Tb Paru Di Puskesmas Perak Timur Surabaya Tahun 2014. Diakses pada 2 Agustus 2016 dari http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-jppp6f4abbecebfull.pdf.

Mulyasa, E. (2005). Kurikulum berbasis kompetensi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mundakir .(2006).Komunikasi Keperawatan aplikasi Dalam Pelayanan.

Edisi 1. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Nasir. A & Muhith. A. (2011). Dasar-dasar keperawatan jiwa: pengantar dan teori. Jakarta : Salemba Medika.

Nursalam. (2008). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta: Salemba Medika

Notoatmodjo, S. (2010).Metodologi penelitiank Kesehatan.Jakarta: Tiga Serangkai.

Potter & Perry. (2010). Fundamental Keperawatan edisi 7 jilid 2. Jakarta: EGC.

Prasetyono D. (2005).Kiat Menngatasi Cemas Dan Depresi. Jogjakarta: Tugu Publisher.

Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Univesitas Syiah Kuala. (2012). Buku Panduan Akademik. Banda Aceh:Author.

Reni, D (2014). Hubungan Tingkat Kecerdasan Spiritual Dengan Mekanisme Koping Pada Remaja Di Sman 2 Purwokerto.Diakses pada 2 Agustus 2016. Dari http://jurnal.harbang.edu/file/19-Asep_Reni_D-edit.pdf.

.

Sanjaya, W. (2011). Pembelajaran dalam implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Cetakan 5. Jakarta: Kencana.

Setiawan,I . (2013). Pengaruh Mentoring Agama Islam Terhadap Perubahan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.