DUKUNGAN KELUARGA DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN ANAK DISABILITAS MENTAL DI ACEH

Mauliza Mauliza, fithria fithria

Abstract


Keluarga adalah lingkungan terdekat dan utama dalam kehidupan anak khususnya anak disabilitas.  Dalam kenyataannya, anak disabilitas yang memperoleh dukungan keluarga dan lingkungan yang baik mampu menunjukkan prestasi yang tidak kalah gemilang baik dalam bidang pendidikan formal maupun keterampilan sehingga anak tersebut mampu mandiri dalam kehidupannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan keluarga dalam peningkatan keterampilan anak disabilitas mental di Sekolah Dasar Luar Biasa Negeri (SDLBN) Labui Banda Aceh. Jenis penelitian deskriptif  dengan populasi seluruh keluarga yang memiliki anak mental di SDLBN Labui Banda Aceh dan pengumpulan data dilakukan pada tanggal 27 Mei sampai 4 Juni 2016. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling, sebanyak 42 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian didapatkan dari 42 responden, sebanyak 54,8% mendapatkan dukungan keluarga yang kurang, sehingga dapat disimpulkan dukungan keluarga dalam peningkatan keterampilan anak disabilitas mental berada pada kategori kurang. Perawat puskesmas diharapkan dapat memberikan informasi atau cara kepada keluarga untuk meningkatkan dukungan keluarga khususnya dukungan emosional keluarga dan dukungan instrumental keluarga sehingga keluarga dapat membantu dan membimbing anak agar dapat meningkatkan keterampilan yang dimilikinya.


Full Text:

PDF

References


Effendi, M (2006). Pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan. Jakarta : PT Bumi Aksara

Friedman, M. M.. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga. Jakarta: EGC

Hendriani, W & Hendarianti, R &Sakti, T. M. (2006). Penerimaan keluarga terhadap individu yang mengalami keterbelakangan mental. INSAN Vol 8 No.2. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Di kutip pada tanggal 25 September 2015, dari http://journal.unair.ac.id

Heward, W.L. (2003). Exceptional children, an introduction to special education. New Jersey: Merrill, Prentice Hall.

Mayasari, D (2013). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Prestasi Belajar Anak Retardasi Mental Ringal di Sekolah Luar Biasa C Yayasan Sosial Setya Darma Surajarta. Diunggah pada 11 Juni 2016, dari situs http://publikasiilmiah.ums.ac.id

Nani, D (2013). Pengaruh dukungan sosial terhadap kemampuan sosialisasi anak berkebutuhan khusus. Di kutip pada tanggal 27 November 2015, dari situs http://ejournal.stikesmuhgombong.ac.id/index.php/JIKK/article/

view/83

Purnaningtyias, A (2013). Penerimaan diri pada lelaki dewasa penyandang disabilitas fisik karena kecelakaan. Di kutip pada tanggal 27 September 2015,dari http://www.jogjapress.com/index.php/EMPHATY/article/view/ 1519

Sarinem (2010). Pelayanan rehabilitasi sosial penyandang cacat tubuh di upt rehabilitasi sosial cacat tubuh pasuruan jawa timur. Meida Info Letkos. Di kutip pada tanggal 27 September 2015, dari http://ejournal.unesa.ac.id


Refbacks

  • There are currently no refbacks.