KEPERCAYAAN DIRI DENGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK MAHASISWA PROGRAM PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Sendy Thasya Utami, Putri Mayasari

Abstract


Kepercayaan diri sangat dibutuhkan dalam berkomunikasi. Pengakuan dan penghargaan dalam berkomunikasi akan kita miliki jika kita memiliki kepercayaan diri. Sama halnya dengan komunikasi yang dilakukan oleh perawat secara profesional juga membutuhkan konsep diri yang baik. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan komunikasi terapeutik pada mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh mahasiswa profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala, dengan jumlah 303 mahasiswa dan sampel penelitian menggunakan random sampling berjumlah 75 mahasiswa. Data yang dikumpulkan, diolah dengan menggunakan program SPSS (Statistical Program For Social Science) versi 20 menggunakan uji chi-square pada tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian ini didapat nilai P = 0,005 sama dengan nilai α = 0,05 (p ≤ 0,05). Ada hubungan antara kepercayaan diri dengan komunikasi terapeutik Mahasiswa profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Saran bagi mahasiswa agar meningkatkan kepercayaan diri dan menciptakan komunikasi terapeutik yang baik.


References


Afiatin, T., Andayani, B. (1996). Konsep Diri, Harga Diri, Dan Kepercayaan Diri Remaja. Jurnal Psikologi Universitas Gadjahmada No. 223-30.

Bandura, Albert. (1997). Social Learning Theory. New Jersey : Prentice-Hall Inc.

Diah N. (2010). Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Kecemasan Komunikasi Interpersonal Pada Siswa Kelas VII & VIII Di SLTPN I Lumbang Pasuruan. Retrieved from http://lib.uinmalang.ac.id/files/thesis/fullchapter/ 06410014.pdf.

Ellis, Gates, Ken.Wothy. (2000). Komunikasi Interpersonal Dalam Keperawatan. Jakarta : EGC.

Ghufron., Risnawati. (2010). Teori-teori psikologi. Yogjakarta : Ar-Ruzz Media.

Lindenfield. (1997). Mendidik Anak Agar Percaya Diri. Jakarta: Arcan.

Meadow, M. (2006). Memahami orang lain, meningkatkan komunikasi dan hubungan baik dengan orang lain. Yogyakarta : Kanisius.

Nurjannah, I. (2005). Komunikasi Terapeutik (Dasar-dasar Komunikasi Bagi Perawat). Yogyakarta : Mocomedia.

Perry A. G, Potter P. A. 2005. Fundamental Keperawatan (Konseo, Proses, dan Praktik). Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Rosdahl, B.C. & Kowalski, M.T. (2008). Textbook of basic nursing 9th ed. Philadelphia: Wolter Kluwer Health I Lippincott Williams & Wilkins, pp 482-495.

Rossenberg, S. & Gallo-silver, L. (2011). Therapeutic communication skills and students nurses in the clinical setting. Teaching and learning in nursing. 6, pp. 2-8.

Suryani. (2005). Komunikasi terapeutik : Teori dan praktik. Jakarta : EGC.

Yahya, I.F. (2004). Faktor-faktor yang berhubungan dengan efektifitas komunikasi terapeutik perawat pelaksana di ruang rawat inap RS. Sumber Waras Jakarta. Retrieved from http://www.lib.ui.ac.id/go.php?id=jkptuipp-gdl-S2-2004-idafarida-29k-2484.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.