PENGETAHUAN TENTANG RUMAH SEHAT DENGAN PENCEGAHAN MALARIA

hadini athhari, Budi Satria

Abstract


Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, anak balita dan ibu hamil. Rumah yang tidak sehat akan berisiko menjadi sumber penularan penyakit seperti malaria, oleh sebab itu diperlukan pengetahuan yang baik untuk mencegah terjadinya malaria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang rumah sehat dengan pencegahan malaria di Desa Lam Gapang Kecamatan Krueng Barona Jaya Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sebanyak 95 responden dengan populasi 2029 orang. Pengumpulan data dilakukan tanggal 22-26 Juli 2016, menggunakan kuesioner pengetahuan tentang rumah sehat yang terdiri dari 16 item pernyataan dan kuesioner pencegahan malaria yang terdiri dari 14 item pernyataan dalam bentuk dichotomus. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square dengan confidance interval 95% dan α = 0,05. Hasil analisis data didapatkan ada hubungan yang signifikan antarapengetahuan tentang rumah sehat dengan pencegahan malaria dengan p-value = 0,023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik akan mempengaruhi pola pikir seseorang dalam menurunkan resiko terjadinya malaria. Diharapkan kepada masyarakat untuk mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan khususnya pencegahan malaria untuk mengurangi angka kejadian malaria.


References


Arikunto, S. (2009). Prosedur Penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Budiarto, E. (2002). Biostatistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC.

Hidayat, (2003). Riset Keperawatan dan teknik penulisan ilmiah. Edisi 1. Jakarta: Salemba Medika

Jeppry, K. Analisis Faktor Risiko Lingkungan dan Perilaku Penduduk TerhadapKejadian Malaria Di Kabupaten Asmat Tahun 2008. Thesis. UNDIP : Program Magister Lingkungan

Kemenkes RI. (2010). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta

Kemenkes RI. (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT RinekaCipta

Pratamawati, D. A. & Widiarti. (2012). Gambaran Lingkungan dan Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Pada Peningkatan Kasus Malaria Di Desa Kalirejo Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo. Diakses pada tanggal 5 September 2016

Rauf, R. R. (2013). Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Pencegahan Malaria Dengan Kejadian Gejala Malaria. Diakses pada tanggal 2 Agustus 2016

Suharjo, S. Sukowati. & Manalu, H. (2014). Pengetahuan Dan Persepsi Masyarakat Tentang Malaria Kaitanya Dengan Kondisi Lingkungan Di Kabupaten Banjarnegara. Diakses pada tanggal 2 Agustus 2016

Thaharuddin., Soeyoko. & Sutomo, A. H. (2014). Lingkungan Perumahan, Kondisi Fisik, Tingkat Pengetahuan, Perilaku Masyarakat Dan Angka Kejadian Malaria. Diakses pada tanggal 5 Agustus 2016.

Waris, L., Suryatinah, Y., & Sulasmi, S. (2012). Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Masyarakat Terhadap Malaria Di Desa Kekayap Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Timur. Diakses pada tanggal 2 Agustus 2016

Wolrd Health Organization. Fact Sheet: World Malaria Report 2016. Diakses pada tanggal 15 Januari 2016

Wolrd Health Organization. (2016). Global Technical Strategy for Malaria 2016– 2030. Diakses pada tanggal 15 Januari 2016

Yatim, F. (2007). Macam-macam Penyakit Menular dan Cara Pencegahan, jilid 2. Jakarta: Pustaka Obor Populer

Yulian, T., Milana, S., & Aprioza, Y. (2008). Perilaku Penggunaan Kelambudan Rumah Sehat Terhadap Kejadian Penyakit Tular Vektor (Malaria, Filariasis, DBD) pada Masyarakat di Provinsi Jambi. Baturaja:Loka Litbang Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang


Refbacks

  • There are currently no refbacks.