MORBIDITAS DAN PENYEBAB PADA SANTRI DI KABUPATEN ACEH BESAR

Farkhan Farkhan, Teuku samsul Alam

Abstract


Morbiditas merupakan suatu penyimpangan dari status kesehatan atau keberadaan pada suatu kondisi sakit. Data dari badan pusat statistik Indonesia tahun 2015, Aceh menduduki urutan ke-10 dari semua provinsi yang ada di Indonesia. Persentase penduduk Aceh Besar yang mengalami masalah kesehatan selama satu bulan yang lalu pada tahun 2014 sebesar 11,28 persen, menurun dibandingkan tahun 2013 sebesar 30,51 persen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran morbiditas dan faktor penyebab khususnya jenis masalah kesehatan, klasifikasi masalah kesehatan, faktor penyebab yang ditinjau dari faktor lingkungan dan faktor perilaku pada remaja santri di Pesantren  Ruhul Islam Anak Bangsa Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 sampai dengan 30 Mei 2016. Jenis penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja santri yang berjumlah 291 remaja santri dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, alat ukur kuesioner dengan metode penelitian observasi dan wawancara. Hasil penelitian diketahui bahwa jenis masalah kesehatan yang sering diderita remaja santri yaitu ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) (30,1%), ditinjau klasifikasi, penyakit tidak menular (50,8%), ditinjau dari faktor lingkungan berada pada kategori kurang baik (58,7%), dan ditinjau dari faktor perilaku berada pada kategori baik (57,1%). Diharapkan kepada pihak pesantren untuk memeriksa kembali kondisi kesehatan remaja santri setiap bulan dan bekerjasama dengan puskesmas terdekat untuk memberikan pendidikan kesehatan.


References


Adriansyah, A. A. (2014). Pengaruh Sanitasi Pondok Pesantren, Higiene Perorangan dan Kejadian Penyakit Terhadap Prestasi Belajar Santri. Jurnal Kesehatan, Vol. 6, No. 2, September 2014.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Ariyanti, M (2014). Pengaruh PHBS Dengan Pengetahuan PHBS Pada Remaja Di Pondok Pesantren Ulil Albaab Desa Prian Kabupaten Lombok Timur. http://stikesyarsimataram.ac.id/syscontent/uploads/file/naskah%20jurnal%20pen%20phbs%20agst2014-jan%202015.pdf. Di akases pada 15 Juni 2016.

BPS RI. (2015). Statistik Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2015. Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.

Badri, M. (2007). Hygiene Perseorangan Santri Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo. Media Litbang Kesehatan Volume XVII Nomor 2 Diakses pada Tanggal 04 Desember 2015 dari http://ejournal.litbang.depkes.go. id/index.php/MPK/article/viewFile/810/1665

Bustan, M. (2012). Pengantar Epidemiologi.

Jakarta: Rineka Cipta.

Effendi, F. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas. Jakarta: Salemba Medika.

Hanum & Purhadi. (2013). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Morbiditas Penduduk Jawa Timur. Surabaya: ITS

Notoatmodjo, S. (2007). Kesehatan Masyarakat; Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmadjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Riwidikdo, H. (2010). Statisktik Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Offset

Setiadi. (2007). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Rosanti, C. (2010). Gambaran Perilaku Berisiko Sebagai Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (studi pada remaja di 4 sekolah menengah tingkat atas kota semarang).Semarang: UNDIP

Setiadi. (2007). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Sulistiyani. (2005). Hubungan Kepadatan Hunian Kamar dan Luas Ventilasi Dengan Kejadian ISPA di Pondok Pesantren Sabilal Muhtadin Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kalimantan Tengah. Semarang: UNIMUS. Vol. 2, No 2

Timmreck, T. C. (2004). Epidemiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: EGC.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.