PERAN KADER DALAM KEGIATAN POSYANDU

Pathul Barri, Rachmalia Rachmalia

Abstract


Pelaksanaan posyandu merupakan layanan kesehatan berbasis masyarakat, namun masih belum maksimal dalam menyelenggarakan lima kegiatan utama antara lain Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), Peningkatan Gizi, Imunisasi dan Penanggulangan Diare. Hal ini ditandai dengan cakupan lima kegiatan tersebut pada tahun 2015 masih jauh dari target nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kader dalam kegiatan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11-16 Juli 2016 dengan cara membagikan kuesioner. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif naratif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 29 orang. Data yang sudah didapatkan kemudian dianalisis dengan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kader dalam kegiatan posyandu berada pada kategori kurang baik (62,1%), peran kader dalam memberikan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) berada pada kategori baik (58,6%), peran kader dalam memberikan pelayanan Keluarga Berencana (KB) berada pada kategori baik (62,1%), peran kader dalam memberikan pelayanan Imunisasi berada pada kategori baik (62,1%), peran kader terhadap peningkatan gizi berada pada kategori kurang baik (51,7%), peran kader terhadap penanggulangan diare berada pada kategori kurang baik (62,1%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, rekomendasi penulis kepada Puskesmas Darussalam untuk melakukan pemberdayaan kader posyandu melalui pelatihan-pelatihan guna menambah pengetahuan dan keterampilan kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu.

References


Adisasmito, Wiku. (2008). Sistem Kesehatan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Departemen Kesehatan RI. (2012). Sistem Pencatatan dan Pelaporan Pelayanan Keluarga Berencana Upaya menuju Pelayanan KB Berkualitas. Jakarta. Ditjen Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak.

Dinkes kabupaten Aceh Besar. (2015). Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Besar. Aceh Besar: Dinkes Aceh Besar.

Ditjen Bina Gizi Masyarakat (2009) Panduan Manajemen Suplementasi Vitamin A. Jakarta. Depkes RI.

Efendy, N. (2009). Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Jakarta. EGC

Isaura, Vinella. (2011). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja kader posyandu. Skripsi Sarjana. Fakultas Kedokteran. Universitas Andalas.

Ismarawanti, D. N. (2010). Kader Posyandu Peranan Dan Tantangan Pemberdayaannya Dalam Usaha Peningkatan Gizi Anak Di Indonesia. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan Volume 13 Nomor 04 Tahun 2010, 169-173.

Kemenkes RI. (2006). Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu. Jakarta: Depkes RI. Diakses dari http://dp2m.umm.ac.id/files/file/buku-pedoman-umum-pengelolaan-posyandu-1.pdf.

Kemenkes RI. (2012). Buku Pegangan Kader Posyandu. Jakarta: Kemenkes RI. Diakses dari http://www.depkes.go.id/resources/download/promosi-kesehatan/buku-saku-posyandu.pdf.

Kemenkes RI. (2012). Pelatihan Fasilitator Pemberdayaan Kader Posyandu. Jakarta. Diakses dari https://agus34drajat.files.wordpress.com/2010/10/modul-pelatihan-fasilitator-kader-posyandu-2012.pdf.

Kemenkes RI. (2012). Profil Kesehatan Indonesia 2012. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI Diakses dari http://www.kemkes.go.id.

Kemenkes RI. (2014). Data dan Informasi tahun 2014 (Profil Kesehatan Indonesia). Jakarta: Diakses dari http://www.kemenkes.go.id.

Mubarak,W,I. (2012). Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsep dan Aplikasi Dalam Kebidanan. Jakarta: EGC.

Mulyani,S,N. & Rinawati, M. (2013). Imunisasi Untuk Anak. Yokyakarta: Nuha Medika.

Sengkey, W,S., Kandou, D.G & Pangamanan, M.J. (2015). Analisis Kinerja kader Posyandu di Puskesmas Paniki Kota Manado. Jikmu, Vol.5,no.2b.

Sulistyawati. (2011). Asuhan kebidanan pada masa kehamilan. Jakarta Salemba Medika.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.