SMARTPHONE ADDICTION DENGAN KECENDERUNGAN NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Elvira Rossa, Martina Martina

Abstract


Smartphone addiction dapat menyebabkan mahasiswa Fakultas Keperawatan kecanduan dalam menggunakan smartphone secara berlebihan, bila digunakan dalam jangka waktu yang lama kemungkinan besar menimbulkan gejala nomophobia, sehingga ketakutan yang dirasa menyebabkan mereka lebih memilih ketinggalan dompet daripada ketinggalan smartphone. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan smartphone addiction dengan kecenderungan nomophobia pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Penelitian dilakukan pada tanggal 10 Juni 2016. Penelitian ini menggunakan desain descriptive correlative dengan pendekatan cross sectional study dengan variabel yang diukur adalah smartphone addiction dan kecenderungan nomophobia. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling, dengan jumlah populasi sebanyak 440 orang, sedangkan jumlah sampel yang digunakan berjumlah 89 responden. Smartphone addiction diukur dengan menggunakan kuesioner Korean Smartphone Addiction Scale (K-SAS) dan kecenderungan nomophobia diukur menggunakan Nomophobia Questionnaire (NMP-Q). Kuesioner tersebut dibagikan kepada responden untuk diisi sesuai dengan yang dirasakan oleh responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak (76,4%) mengalami tidak ketergantungan pada smartphone addiction dan (44,9%) mengalami kecenderungan nomophobia pada tingkat sedang. Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara smartphone addiction dengan kecenderungan nomophobia pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala yang ditunjukkan oleh nilai p-value 0,001. Rekomendasi dari hasil penelitian ditujukan pada mahasiswa Keperawatan untuk dapat mengurangi kemungkinan terjadinya nomophobia dengan mengurangi penggunaan smartphone yang berlebihan.


References


Griffiths, M. (2000). Internet Addiction- Time To Be Taken Seriously?. Addiction Research, 2000, Vol. 8, No. 5, pp. 413-418.

Kaminski, M. (2015). Help! I can’t put down my phone. Scholastic Choices, May 2015, 30, 8, Proquest Research Library pg.8.

Karuniawan, A., & Cahyati, I., Y. (2013). Hubungan antara academic stress dengan smartphone addiction pada mahasiswa pengguna smartphone. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Vol. 2 No. 1, April 2013

Kwon, M., Kim, D. J., Cho, H., & Yang, S. (2013). Development dan validation of a smartphone addiction scale (SAS). Journal open Access Freely available online.

Lee, S. Y. (2014). Examining the factors that influence early adopter’s smartphone adoption: the case of college students. Telematics and Informatics, 31(2), 308-318.

Ma, H., K. (2012). Internet addiction and antisocial internet behavior of adolescents. Int J Child Health Hum Dev 2012;5(1):123-130.

Oxford Dictionaries. (2014). Definition of Smart Phone. Diakses tanggal 2 Desember 2015, dari http://www.oxforrictionaries.com/definition/english/smartphone?q=smart-phone

Secure Envoy. (2012). 66% of the population suffer from Nomophobia the fear of being without their phone. Diakses pada tanggal 10 november 2015, dari http://www.secureenvoy.com/blog/2012/02/16/66-of-the-population-suffer-from-nomophobia-the-fear-of-being-without-their-phone/

Tetz, G. (2013). Nomophobia threat. Diakses tanggal 2 November 2015, dari www.mcknights.com

Wulandari, Ni., K., M., Darmawiguna, I G., M., & Wahyuni, D., S. (2014). Survey deskriptif optimalisasi penggunaan smartphone di kalangan mahasiswa dan siswa se-kota singaraja. Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (KARMAPATI) volume 3, Nomor 6, November 2014.

Yildirim, C. (2014). Exploring the dimensions of nomophobia: developing and validating a questionnaire using mixed methods research, Graduate Theses and Dissertations. Iowa: Iowa State University.

______________. (2015). Exploring the dimensions of nomophobia: development and validation of a self-reported questionnaire. Computers in human behavior 49 (2015) 130-137.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.