DETEKSI ANTIBODI VIRUS AVIAN INFLUENZA SUBTIPE H5N1 PADA BURUNG MERPATI (Columba livia) (Detection Antibodies of Avian Influenza Virus Subtype H5N1 on Pigeon (Columba livia) )

Erina Erina, Abdullah Azmi Harahap, Mahdi Abrar, Teuku Zahrial Helmi, Muhammad Nur Salim, Rinidar Rinidar

Abstract


 

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi antibodi spesifik terhadap virus Avian Influenza subtipe H5N1 pada burung merpati. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan sampel serum darah burung merpati sebanyak 25 sampel. Pengambilan sampel darah merpati menggunakan spuit 3cc melalui vena brachialis di kiri ataupun kanan bawah sayap merpati, kemudian didiamkan selama 6-10 jam dengan posisi miring. Darah dibiarkan  hingga terpisah dari serum, kemudian serum dikoleksi dan disimpan di suhu -20°C. Serum sebelum digunakan  terlebih dahulu di simpan pada suhu 56°C selama 30 menit untuk menginaktifasi komplemen. Pemeriksaan sampel tersebut menggunakan uji Hemaglutinasi Inhibisi (HI). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 25 sampel serum yang diperiksa, 22 sampel (88%) positif mengandung antibodi terhadap virus Avian Influenza subtipe H5N1 namun 3 sampel (12%) tidak mengandung titer antibodi terhadap virus Avian Influenza subtipe H5N1. Dapat disimpulkan bahwa merpati tersebut pernah terpapar oleh virus Avian influenza subtipe H5N1.

 Kata kunci: merpati, avian influenza, antibodi, uji hi

ABSTRACT

 

This study aims to detect specific antibodies of  Avian Influenza virus H5N1 subtype on pigeons. This study was carried out at the Microbiology Laboratory, Faculty of Veterinary Medicine, Syiah Kuala University, Banda Aceh. This study used 25 pigeon blood serum samples. Pigeons blood sampling using 3cc syringe through the brachial vein on the left or right under the pigeons wings, then allowed to stand for 6-10 hours with a sloping position. The blood is left frozen so that the serum is separated, then the serum is collected and stored at -20 ° C. Serum samples of pigeons before being used inactivated first at 56 ° C temperature for 30 minutes. Examination of these samples uses the Hemaglutination Inhibition (HI) test. The results of this study showed that the 25 examined serum samples, 22 positive samples contained antibody titers of the H5N1 subtype Avian Influenza virus and only 3 negative samples contained antibody titers against the Avian Influenza virus subtype H5N1. The presence of antibodies formed in the pigeon's serum showed that the pigeon had been exposed to the H5N1 subtype Avian Influenza virus.

 Keywords: pigeon, avian influenza, antibody, hi test

 


Full Text:

PDF

References


Darmawi, Darniati, M. Dewi, Fakhrurrazi, M. Abrar, Erina. 2013. Seroprevalensi Avian influenza H5N1 pada Unggas di Kabupaten Aceh Utara. Agripet Vol 13, No. 2: 21-25.

Daud AK, M. 2009. Deteksi Antibodi Virus AI Subtipe H5N1 pada Burung Merpati di Pet Shops kota Banda Aceh. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Skripsi.

Dharmayanti N.L.P.I., R. Damayanti, A. Wiyono, R. Indriani dan Darminto. 2004. Identifikasi Virus Avian Influenza Isolat Indonesia dengan Reverse Transcriptase Polymerase Chain Rection (PT-PCR). JITV9(3): 136 – 142

Dharmayanti N.L.P.I, A. Ratnawati, D.A Hewajuli, dan R. Indriani. 2012 . Sirkulasi virus Avian influenza H5N1 Tahun 2010 : Virus genetic drift mirip A/Ck/West Java/Pwt-Wij/2006 ditemukan di beberapa kabupaten di Sumatra dan Jawa . J Biol Indones . 8 . 1 : 103-119

Direktorat Jenderal Peternakan. 2005. Manual Standar Kesehatan Hewan. Edisi Surveilens dan Monitoring Avian Influenza di Indonesia. Departen Pertanian. Jakarta.

Dovè A, O.Z Rojs, A.V Rataj, V. Hibrovsek, U. Krapez, M Dobei. 2004. Health status of free living pigeons (Columba livia domestica) in the city of Ljubljana. Acta Vet Hung 52 (2):219-226.

Erina. 2006. Kajian Epidemiologi Penyebaran Avian Influenza pada Pasar Unggas Tradisional di Nanggroe Aceh Darussalam. Laporan Penelitian. Departemen Pertanian RI.

Fouchier R.A.M., B. Olsen, T.H. Bestebroer, S. Herfist, L. Van Der Kemp, G.F. Rimmelzwaan and A.D.M.E. Osterhaus. 2003. Influenza A virus surveillance in wildbird in Northern Europe in 1999 and 2000. Avian Dis. 47: 857 – 860.

Harder, T.C. dan O. Werner. 2006. Avian Influenza. http://www.influenzareport.com/ir/ai.htm.

Indriani R, N.L.P.I Dharmayanti, L. Parede dan R.M.A Adjid. 2006. Kajian Vaksinasi Avian Influenza Subtipe H5N1 Pada Burung Puter (Stretopelia bitorquata) Dan Merpati (Columba Livia). Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner.

Janovie A, Rusdi, A. Supiyani. 2014. Uji Efektivitas Vaksin Flu Burung Subtipe H5N1 pada Ayam Kampung di Legok, Tangerang, Banten. BIOMA, Vol. X, No. 2.

OIE. 2012. Manual of Diagnostic Test and Vaccines for Terresterial Animal. Chapter 2.3.14. Newcastle Disease.

Rahardjo Y. 2004. Avian Influenza, Pencegahan, Pengendalian, dan Pemberantasannya Gallus Indonesia Utama. Jakarta.

Selleck, P. 2007. Serological Tests for The Detection of Antibodies Againts Avian Influenza. CSIRO Australian Animal Health Laboratory, Geelong, Australia.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v3i1.9903

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.