Pengaruh Ketamin-Xylazin Terhadap Onset dan Sedasi Kucing Lokal yang Diovariohisterekomi ( KETAMINE-XYLAZINE EFFECT FOR ONSET AND SEDATION ON OVARYHISTERECTOMY LOCAL CAT (FELIS DOMESTICA)

Meutia Chairunisa Yusuf

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama onset dan sedasi dari kombinasi Ketamin-Xylazin terhadap kucing lokal (Felis domesticus) yang di ovariohisterktomi. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimental. Penelitian ini menggunakan 7 ekor kucing lokal yang sebelumnya dipuasakan terlebih dahulu selama 4-6 jam. Kemudian diberikan premedikasi  yaitu Atropin Sulfat lalu diberikan kombinasi anastesi Ketamin-Xylazin dan dilakukan Ovarioisterektomi. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata onset dari kombinasi Ketamin-Xylazin terhadap 7 kucing adalah 60±10,58 detik dan rata-rata sedasi adalah 72,28±3,95 menit. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan rata-rata onset dan sedasi kucing yang diberikan anastesi Ketamin-Xylazin dalam pembedahan Ovariohisterektomi adalah 60±10,58 detik untuk onset dan 72,28±3,95 untuk sedasi.

ABSTRACT

            This research has done to know the onset and sedation span from combination of ketamine-xylazine on ovaryhisterectomy local cat (Felis domesticus). The method in this research is an experimental method. 7 local cats has been fasting for 4-6 hours before the research started. Then pre medication was given with atropin sulphate and anesthesia combination of Ketamine-Xylazine then ovaryhisterectomy will be done. The result of this research shows the average onset from combination of ketamine-xylazine of the 7 cats is 60±10,58 second and the average for sedation is 72,28±3,95 minutes. Thus, this research can be concluded the average cat onset and sedation from ketamine-xylazine for ovaryhisterectomy is 60±10,58 for onset and 72,28±3,95 for sedation.

 


Keywords


anastesi;ketamin;xylazin;ovariohisterektomi;kucing;onset;sedasi

Full Text:

PDF

References


Adam, R. 2001. Veterinary Pharmacology and Theurapeutics. Blackwell

Publishing Company. Iowa.

Chandler, E. A. 1985. Feline Medicine and Therapeutics. London.

Djemil, B., Lamina, A., Annabelle, G., dan Daniel.T.2010.Ovariohisterectomy in the bitch.1(10).

Fadhil, C., Syafruddi., Sayuti, A., Azmila, N., Erwin., dan Frengky. 2016. Perbandingan Onset dan Sedasi Ketamin – Xylazin dan Profol Pada Anjing Jantan Lokal ( canis familiaris ) . Jurnal Medika Veteriner . 10(2)

Franks, N. P. 2008. General anesthesia: from molecular targets to neuronal pathways of sleep and arousal. Journal Nat. Rev. Neurosci. 9:370-386

Gan, S . 1987. Farmakologi dan Terapi, Edisi 3. Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia.

Ganiswara, G., S. 1995. Farmakologi dan Terapi. Jakarta: Gaya Baru.

Greene, N. and A. Stephen. 2002. Veterinary Anesthesia and Pain Management Secrets. Hanley & Belfus, Philadelphia, USA.

Gunawan GS, Rianto SN, Elysabeth, editor. 2009. Farmakologi dan Terapi. Jakarta: Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Hall, L. W and K. W. Clarke. 1983. Veterinary Anaesthesia 9th. Ed. Bailliere Tindall. London.58, 60, 308.

Hickman, Jhon, dkk.1995.An Atlas of Veterinary Surgery. University Press, Cambridge:Great Britain.

Jones, L. M., N. H, Booth, and L. E. McDonald. 1997. Veterinary Pharmacology and Therapeutics. Oxford and IBH Pub. Co. New Delhi. Pp292- 365.

Katherine, M dan Linda, R. 2013. Contraception and Fertility Control in Dogs and Cats. Portland: Alliance for Conception in Cats and Dogs. Hal 19-24 Munawa

Kusumawati D, Sardjana IKW. 2004. Anestesi Veteriner. Yogyakarta (ID):UGM

McKelvey D dan Hollingshead KW. 2003. Veterinary Anesthesia and Analgesia, Edisi ke-3. Auburn, WA, U.S.A.

Mentari, Novia. 2013. Efektivitas Anestetikum Kombinasi Zoletil-ketamin-Xylazin pada babi lokal (Suis domestica) [internet].[Skripsi] [diunduh tanggal 3 Maret 2018]. Tersedia pada: https://www.scribd.com/ doc/171442712/fisiologi-anestesi

Meyer K. 1957. Canine Surgery. American Veterinary Publication, Inc. Santa Barbara California.

Michael, A. 1983. Physiologi and Behavior of the Dog. Academic Press, London.

Noviana, D., Esrawati, M., Soedjono, G .2009. Pengaruh Anstesi Terhadap Saturasi Oksigen (SpO2) Selama Enteratomi pada Kucing Lokal (felis domestica).Indonesian Journal of Veterinary Science & Medicine. 1(1).

Pirade, P.F. 2015. Perbandingan Pengaruh Anastesi Ketamin-Xylazin dan Ketamin-Zoeletil Terhadap Fisologis Kucing Lokal (Felis domestica). Makassar. Skripsi.

Retina, Y., Era, H.M., Desty, A., 2015. Perbedaan Efektivitas Anastesikum Antara Zoeletil-Acepromacin pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). Jurnal Kajian Veteriner. 3(2).

Reves GJ, Glass ASP, Lubarsky AD. Nonbarbiturate Intravenous Anesthetics.In: Miller DR. Anesthesia. 5th Ed. Philadelpia: Churchill Livingstone;

:p229-72.

Rice, Dan. 1996. He Complete Book of Dog Breeding. China: Barron’s Educational Series.

Sardjana IKW.2003.Penggunaan Zoletil dan Ketamin untuk Anestesi pada Felidae [penelitian]. Surabaya (ID): Unair.

Sardjana IKW, Kusumawati D. 2011. Bedah veteriner. Cetakan 1.Surabaya (ID):Pusat Penerbitan dan Percetakan Unair (AUP).

Sardjana IKW, Kusumawati D. 2004. Anestesi Veteriner Jilid I. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. Bulaksumur, p.1-49

Sardjana, I.K., Wiarsa and K. Diah. 2004. Anestesi Veteriner. Jilid I. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Sawyer, D.C. 1985. Anesthetic and Anesthesia Effect. In Text book of Small Animal Surgery. Slatter, D.H. (Ed.). 2nd ed. WB Saunders Co., Philadelphia.

Seahorn, J.L.C. 2001. The Practical Veterinarian Veterinary Anesthesia. Butterworth-Heinemann. Woburn, MA, USA.

Swaryana, I. M. I.2015. Pemeliharaan Status Teranastesi dengan Kombinasi Xilasin-ketamin Secara Subkutan pada Anjing. Tesis. Universitas Udayana. Bali.

Winarto, D. 2009. Pengaruh Pemberian Ketamin Dosis Induksi & Analgesi Terhadap Kapasitas Fagositosis Makrofag Intraperitonial Mencit BaLB/C Yang Terpapar Lipopolisakarida. Semarang. Skripsi.

Wright, M. 1982. Pharmacologic effects of ketamine and its use in veterinary medical. Journal of the American Veterinary Medical Association 180(12):1462-1471.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i4.9438

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.