PENGARUH KETAMIN – XYLAZIN TERHADAP PENINGKATAN FREKUENSI JANTUNG DAN NAFAS PADA KUCING LOKAL (Felis domestica) YANG DIOVARIOHISTEREKTOMI

Yunita Arieski

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah frekuensi jantung dan nafas pada kucing lokal (Felis domestica) yang diovariohisterektomi dengan menggunakan anastesi ketamin-xylazin. Penelitian ini menggunakan 7 ekor kucing. Masing-masing kucing diinjeksikan premedikasi atropin sulfat dengan dosis 0,05 mg/kg BB, ketamin dengan dosis 10 mg/kg BB dan xylazin dengan dosis 1 mg/kg BB. Kemudian diamati frekuensi nafas dan denyut jantung pada masing-masing kucing tersebut setiap 5 menit sejak stadium I (Analgesia) sampai stadium III (Pembedahan). Frekuensi denyut jantung dihitung dengan menggunakan stetoskop. Kedua variabel dihitung frekuensinya setiap 5 menit. Untuk menghitung frekuensi napasnya dilakukan pengamatan pada saat respirasi (mengamati dan menghitung jumlah respirasi dari pergerakan otot perut dan dada). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata (± SD) frekuensi jantung berturut-turut dari stadium I, II, dan III yaitu, stadium I 106 ± 27,03, stadium II 139,44 ± 8,95, dan stadium III 161,22 ± 26,94, sedangkan rata-rata frekuensi nafas berturut-turut yaitu, stadium I 22,85 ± 5,84, stadium II  29,28 ± 2,05 dan stadium III 35,8 ± 1,46. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan frekuensi jantung dan nafas kucing lokal (Felis domestica) yang diovariohisterektomi pada setiap stadium.


Keywords


Ketamin, Xylazin, Kucing Lokal, Frekuensi Jantung, Frekuensi Nafas

Full Text:

PDF

References


Adams, R. H., 2001. Veterinary Pharmacology and Therapeutics. 8nd edition. IOWA State: University Press Ames.

Fossum, T.W. 1997. Small Animal Surgery. United States of America: Mosby-Year Book.

Greena, S. A dan Thurmon J. C. 1988. Xylazine a review of its farmacology and use in veterinary medicine. Journal of Veterinary Pharmacology and Therapeutics 11: 295-313.

Gunanti., E. Dwi., R. S. Helny., S. Riki., dan A. Srihadi. 2013. Identifikasi Golongan Darah dan Kemungkinan Hubungannya dengan Warna Rambut Pada Kucing Domestik Indonesia (Felis familiaris). Jurnal Kedokteran Hewan. Vol 7 (1) : 1978-225X.

Gunawan, G. S, S. N. Rianto., dan Elysabeth editor. 2009. Farmakologi dan Terapi. Jakarta: Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Guyton, A. C dan E. H. John. 2007. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Irawati, penerjemah; Luqman Y. R, editor. Jakarta: EGC. Terjemahan dari: Textbook of Medical Physiology.

Katzung, B. G. 2012. Farmakologi Dasar dan Klinik. Edisi 10. Jakarta: EGC.

McKelvey, D dan K. W. Hollingshead. 2003. Veterinary Anesthesia and Analgesia, Edisi ke-3. Auburn, WA, U.S.A.

Negash, A., Y. Belay., K. Tesfamariam., dan H. Endalkachew. 2016. Evalution of General Anesthesia Using Xylazine-Ketamine Combination with and without Diazipam for Ovariohysterectomy in Bitches. J Vet Sci Technol 7:6.

Pirade, P.F. 2015. Perbandingan Pengaruh Anastesi Ketamin-Xylazin dan Ketamin-Zoletil Terhadap Fisiologis Kucing Lokal (Felis domestica). Makassar. Skripsi.

Plumb, D. C. 1991. Veterinary Drug Handbook. Minnesota: Pharma Vet Publishing.

Plumb, D. C. 2005. Veterinary Drug Handbook. Minnesota: Pharma Vet Publishing.

Ramadhani, A.H.M. 2013. Efektivitas Anestetikum Kombinasi Zoletil- Ketamin-Xylazin pada Babi Lokal (Sus domestica) Indonesia. Skripsi.

Sektiari, B dan M.Y Wiwik. 2001. Pengaruh Premedikasi Aceptropomazine Terhadap Tekanan Intraokuler pada Anjing yang di Anastesi Ketamin HCl. Media Kedokteran Hewan. 17 (3) : 120-122.

Tambing, T. 2014. Perbandingan Pengaruh Anestesi Ketamin-Xylazine Dan Ketamin-Zoletil Terhadap Frekuensi Nafas Dan Denyut Jantung Kucing Lokal (Feline Domestica) Pada Kondisi Sudden Loss of Blood. [Skripsi]. Makassar (ID): Universitas Hasanuddin

Tear, M. 2017. Small Animal Surgical Nursing Skills and Concepts Third Edition. Canada: Elsevier.

Widodo, S., D. Sajuthi., C. Choliq., A. Wijaya., R. Wulansari., dan R. P. A. Lelalana. 2011. Diagnostik Klinik Hewan Kecil. Widodo S, editor. Bogor (ID) : IPBpress.

Yudaniayanti, I.S., M. Erfan., dan M. Anwar. 2010. Profil Penggunaan Kombinasi Ketamin-Xylazine dan Ketamin-Mediazolam Sebagai Anastesi Umum Terhadap Gambaran Fisiologis Tubuh pada Kelinci Jantan. Veterinaria Medika. Vol 3 (1).




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i4.9318

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.