PENGARUH LAMA PEMBERIAN KOMBINASI PAKAN FERMENTASI DENGAN VITAMIN E DAN MULTI ENZIM TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON AYAM ARAB (Gallus turcicus)

Rori Setiadi, Dasrul Darni, Mulyadi Adam

Abstract


ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama pemberian kombinasi pakan fermentasi dengan vitamin E dan multi enzim pencernaan pada ransum standar meningkat terhadap kadar testosteron ayam arab. Hewan coba dalam penelitian ini adalah 20 ekor ayam arab. Tahapan pertama adalah pembuatan pakan fermentasi yang berasal dari ampas tahu, dedak, jagung dan bungkil kedelai dengan menggunakan Aspergilus niger. Adaptasi dilakukan selama 2 minggu dan diberikan pakan sesuai perlakuan dan air minum. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimet laboratorium yang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan pengambilan sampel darah yaitu pakan komersial (P0) 2 minggu setelah pemberian  pakan fermentasi 20 % (P1), 4 minggu setelah pemberian  pakan fermentasi 20 % (P2), 6 minggu setelah pemberian  pakan fermentasi 20 %  (P3). Masing-masing perlakuan diulangi sebanyak 5 kali. Pemeriksaan kadar testosteron  menggunakan kit testosteron dengan metode ELISA. Data hasil penelitian kadar testosteron dianalisis dengan menggunakan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji Duncant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh lama pemberian kombinasi pakan fermentasi dengan vitamin E dan multi enzim pencernaan pada ransum standar berpengaruh nyata terhadap kadar testosteron ayam arab memiliki (P<0,05). Uji lanjut duncant  perlakuan P0 berbeda dengan  P2 dan P3 tetapi tidak berbeda dengan P1, P1 berbeda dengan P3 tetapi tidak berbeda dengan P2 dan  P2 tidak berbeda dengan P3. Disimpulkan bahwa lama pemberian kombinasi pakan fermentasi dengan vitamin E dan multi enzim pencernaan pada ransum standar berpengaruh nyata terhadap kadar testosteron ayam arab. 

Kata kunci: ayam arab, fermentasi, multi enzim pencernaan, vitamin E dan testoteron

 

ABSTRAK

This study aims to determine the duration of a combination of fermented feed with vitamin E and multi digestive enzymes in the standard ration effect on testosterone levels arab chicken. Animals in this study were 20 chickens arab male. The first stage is the manufacture of fermented feed derived from pulp, bran, corn and soybean meal by using Aspergillus niger.Adaptation is done for 2 weeks and given appropriate feed and water. This research was a laboratory experiment using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments blood samples that commercial feed (P0) 2 weeks after administration of fermented feed 20% (P1), 4 weeks after administration of fermented feed 20% (P2), 6 weeks after the feeding fermentation 20% (P3). Each treatment was repeated 5 times.The data of testosterone level were analyzed using the analysis of variance followed by Duncant test. The results showed that the effect of duration of a combination of fermented feed with vitamin E and multi digestive enzymes in the standard ration effect on testosterone levels arab chicken had a significant effect (P <0.05). Further duncant test on treatment P1 and P2 are not significantly different (P> 0.05) and highly significant with P0 (P <0.05). P3 treatment had highly significant effect with P0 (P <0.05).It can be concluded that the duration of giving the combination of fermented feed with vitamin E and multi digestive enzymes in the standard ration has an effect on testosterone levels of arab chicken.

Keywords: arab chiken, fermentation, multi enzyme digestion, vitamin E and testosterone


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Astuti, S., D. Muchtadi, M. Astawan, B. Purwantara, T. Wresdiyati. 2013. Pengaruh Pemberian Tepung Kedelai Kaya Isoflavon,Seng (Zn), dan Vitamin E terhadap Kadar Hormon Testosteron Serum dan Jumlah Sel Spermatogenik pada Tubuli Seminiferi Testis Tikus Jantan. JITV. 13(4):288-294.

Biester, H.E dan L.H. Schwarte. 1965. Disease Poultry. 5th ed. Usa. The IOWA University. Press IOWA.

Borg K.E., K.L. Esbenshade, and B.H. Johnson. 1991. Cortisol, growth hormone and testosterone concentrations during mating behavior in the bull and boar. J. Animals. Sci. 69 (5) : 3230 – 3240.

Cameron, A.W.N., P.M. Murphy, and C.M. Oidham. 1998. Nutrition of rams and output of spermatozoa. Proc. A ust. Soc. Animal Prod.17:162-165.

Kusumasari D.P, I. Mangisah dan I.Estiningdriati.2013. Pengaruh penambahan vitamin A dan E dalam ransum terhadap bobot telur dan ortalitas embrio ayam kedu hitam. Animal agriculture journal 2 (1) : 191-200.

Louis, G.F., A.J. Lewis., W.C. Weldon, P.S. Miller, R.J. Kittok, and W.W. Stroup. 1994. The effect of protein intake on boar libido, semen characteristics, and plasma hormone concentrations. Journal of Animal Science. 72(8):2038-2050.

Mandels, M., J. Weber., and R. Parizek. 1990. Enhanced cellulose production by mutant of Trichoderma viride. J. Appl. Microbiol. 2(1):1-5.

Mariandayani, H.M., D.D. Solihan., S. Sulandari dan C. Sumantri. 2013. Keragaman Fenotipik dan Pendugaan Jarak Genetik pada Ayam Lokal dan Ayam Broiler Mneggunakan Analisis Morfologi. Jurnal Veteriner. 14(4): 475-484.

Maulana, M.L. 2008. Analisa Pendapatan Peternak Ayam Ras Pedaging Pola Kemitraan Inti-Plasma (Studi Kasus Peternak Plasma dari Tunas Mekar Farm di Kcamatan Nanggung Kabupaten Bogor, Jawa Barat). Skripsi. Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Pasaribu, T. 2007. Produk Fermentasi Limbah Pertanian sebagai Bahan Pakan Unggas di Indonesia. Makalah Wartazoa. 17(3):109-116.

Steel, R. G. D. Torrie, J. H., 1990: Principle and Procedures of Statistics. Mc. Graw Hill Book, New York, USA

Subekti, S.U. 2005. Pengaruh Pemberian Vitamin E Terhadap Proses Spermatogenesis Mencit Jantan Strain Balb/C Yang Diberi Paparan Asap Rokok. Skrips. Universitas Diponogoro, Semarang.

Suharyati. S. 2006. Pengaruh penambahan vitamin e dan mineral zn Terhadap kualitas semen serta fertilitas dan daya tetas telur kalkun local. Jurusan Produksi Ternak Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Bandar lampung. Journal Indonesia Tropic Animal Agriculture. 31 : 1-5.

Wiyanti, D. C., N. Isnaini dan P.Trisunuwati. 2013. Pengaruh lama simpan semen dalam pengencer NaCL Fisiologis pada suhu kamar terhadap kualitas spermatozoa ayam kampung (Gallus domesticus). Jurnal Kedokteran Hewan. 07(1): 53-55.

Zuprizal, C.T., N. Indratiningsih dan S. Harimurti. 2006. Nutrisi unggas lanjutan. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Pertanian universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i4.9222

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.