Angka cemaran mikrob pada telur puyuh (Coturnix - coturnix japonica) di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar

aulia ulfizar, Teuku Reza Ferasyi, Ismail Ismail, Erina Erina, Rastina Rastina, Winaruddin Winaruddin

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah cemaran mikrob pada telur puyuh di peternakan Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan 10 butir telur puyuh yang diperoleh dari 2 peternakan di daerah Darul Imarah. Angka cemaran mikrob dilakukan dengan pour plate method (Total Plate Count) dengan pengenceran berseri 10-1 – 10-4untuk kerabang dan isi telur. Data hasil penelitian ini disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 dari 10 sampel kerabang telur dan 3 dari 10 sampel isi telur di kedua peternakan  yang melebihi SNI. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan sekitar 60% kerabang telur dan 30% isi telur puyuh di peternakan di Kecamatan Darul Imarah terdapat angka cemaran mikrob melebihi SNI.

 

ABSTRACT

                This study aims to know the level of microbe contamination  in quail eggs sold in farms in Darul Imarah District of Aceh Besar Regency. 10 eggs that obtained from 2 farms in Darul Imarah were used in this study. The level of microbe contamination were done using pour methode (Total Plate Count) with serial dilution  of 10-1 – 10-4 on the eggshell and the content of the egg. The data from the result were served descriptively. The results showed that there were 6 of 10 samples of eggshell and 3 of 10 samples of the contents of eggs in two farms that exceed standards. From this study it can be concluded that overall about 60% eggshell and 30% of quail eggs content in farms in Darul Imarah District have microbial contamination rate exceeding SNI.


Keywords


Mikrob,Telur puyuh , Total Plate Count

Full Text:

PDF

References


Armen, S. U. 2005. Upaya Peningkatan Produksi Telur Burung Puyuh. Seminar Nasional Bidang Mipa dan Temu Alumni FMIPA UNP, Padang.

Aryasutami, K. 1994. Telur Dan Kandungan Gizinya. Dharmawanita, Medan.

DSN (Dewan Standarisasi Nasional). 1992. Metode Pengujian Cemaran Mikroba. Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-2897-1992, Jakarta.

DSN (Dewan Standarisasi Nasional). 2000. Batas Maksimum Cemaran Mikroba dan Batas Maksimum Residu dalam Bahan Makanan Asal Hewan Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-6366-2000, Jakarta

Djaafar, T. F. dan Siti . 2007. Cemaran mikrob pada produk pertanian penyakit yang ditumbulkan dan pencegahannya. Jurnal Litbang Pertanian. 26(2):67-75.

D’Aoust J. V. 2001. Salmonella guide to foodborne pathogens. New York (US): J Wiley. 1(1).

Kurnia, S. D., P, Koen., dan Kasiyati. 2012. Indeks Kuning Telur (IKT) dan Haugh Unit (HU) telur puyuh hasil pemeliharaan dengan pemberian kombinasi larutan mikromineral (Fe, Co, Cu, Zn) dan vitamin (A, B1, B12, C) sebagai drinking water. Buletin Anatomi dan Fisiologi. 20(2):24-31.

Lestari, W. T., T, Silvana., dan I, Sri. 2016. Indeks Kuning Telur dan Nilai Haugh Unit Telur Puyuh (Coturnix coturnix japonica L.) Hasil Pemeliharaan dengan Penambahan Cahaya Monokromatik. Buletin Anatomi dan Fisiologi. 24(1):42-49.

Listiyowati E., dan K. Roospitasari. 2007. Puyuh Tatalaksana Budi Daya Secara Komersial. Penebar Swadaya. Jakarta.

Lubis, H. A., K. S. I. Gusti, dan Mas D. R. 2012. Pengaruh suhu dan lama penyimpanan telur ayam kampung terhadap jumlah Eschericia Coli. Indonesia Medicus Veterinus.1(1):144-159.

Nugroho, I. G., dan K. Mayun. 1986. Beternak Burung Puyuh. Eka Offset, Semarang.

Pelczar, M. J., dan E. C. S. Chan. 2005. Dasar-dasar Mikrobiologi. Universitas Indonesia, Jakarta.

Saraswati, Dian. 2012. Uji Bakteri Salmonella sp Pada Telur Bebek, Telur Puyuh dan Telur Ayam Kampung yang Di Perdagangkan di Pasar Liluwo Kota Gorontalo. Skripsi. Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo.

Sarwono, B. 1994. Pengawetan Dan Pemanfaatan Telur. Penebar Swadaya, Jakarta.

SNI Standar Nasional Indonesia (). 2008. SNI 3926-2008. Telur ayam konsumsi. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Subekti, E., dan H. Dewi. 2013. Budidaya Puyuh (Coturnix -Coturnix Japonica ) Di Pekarangan Sebagai Sumber Protein Hewani Dan Penambah Income Keluarga. Mediagro. 9(1):1-10.

Wahyuning, D. E. 1987. Beternak Burng Puyuh. Aneka Ilmu, Semarang

Waluyo, L. 2004. Mikrobiologi Umum. Universitas Muhamadiyah Malang Pres, Malang

Widyantoro, B., S. Mardiati, W. Samsu,. 2013. Evaluasi kadar air dan jumlah bakteripada telur asin asap (smoked salty egg) dengan menggunakan bahan bakar sekam padi. Jurnal Ilmiah Peternakan. 1(1) : 276-281.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i4.9016

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.