ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI Staphylococcus aureus PADA VAGINA SAPI ACEH (Isolation and Identification of Staphylococcus aureus Bacteria in Vagina of Aceh Cattle)

siti hajar, Teuku Zahrial Helmi, Darmawi Darmawi, Al Azhar, Fakhrurrazi Fakhrurrarzi, Azhar Azhar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri Staphylococcus aureus pada vagina sapi aceh. Penelitian menggunakan sampel berupa 10 swab vagina sapi aceh. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode Carter, spesimen untuk pemeriksaan bakteri berupa hasil swab vagina sapi aceh yang di ambil dengan menggunakan swab steril. Spesimen yang diperoleh dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang berisi nutrient broth (NB) sebagai media perkembangbiakan bakteri. Selanjutnya dilakukan isolasi pada media manitol salt agar (MSA) sebagai media selektif, identifikasi bakteri menggunakan pewarnaan Gram, uji katalase, uji hemolisa dan uji biokimia (manitol dan glukosa). Hasil penelitian melalui isolasi pada media manitol salt agar (MSA) adalah pertumbuhan koloni bakteri berwarna kuning keemasan, berwarna ungu pada pewarnaan Gram yang menandakan bakteri Gram positif, berbentuk kokus, uji katalase positif, uji hemolisa menghasilkan beta (β) hemolisis, dan mampu memfermentasi pada uji glukosa dan manitol. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dari 10 sampel swab vagina sapi aceh positif diisolasi dan diidentifikasi bakteri Staphylococcus aureus.

This study was conducted to isolate and identify the Staphylococcus aureus bacteria in vagina of Aceh Cattle. This study used 10 swab vaginal samples from 10 female Aceh Cattle. Data obtained were analyzed descriptively using Carter method, the specimen of bacteria had taken by using sterile swab. The result of specimens were fed into a test tube containing nutrient broth (NB) as a bacterial growth media. Furthermore, the isolation was done on manitol salt agar (MSA) media as selective media, bacterial identification were used Gram staining, catalase test, and biokimia test (mannitol and glucose). The results of research through isolation on manitol salt agar (MSA) media was a golden yellow colony, had purple color in Gram stain that signified Gram positive bacteria, coccus-shaped, catalase test positive, produced beta (β) hemolysis in hemolysis test and able to ferment on glucose and mannitol tests. This research conclude that Staphylococcus aureus bacteria were positively identified from vaginal swabs of aceh cattle.


Full Text:

PDF

References


Afiati, F., Herdis dan S. Said. 2013. Pembibitan Ternak dengan Inseminasi Buatan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Anand, C., R. Gordon, H. Shaw, K. Fonseca, dan M. Olsen. 2000. Pig and goat blood as substitutes for sheep blood in blood-supplemented agar media. Journal Clinical Microbiologi. 38(1):591-594.

Aroza, M., Erina dan Darniati. 2017. Isolasi dan identifikasi bakteri Gram positif kokus pada kasus ear miter kucing domestik (Felis domesticus) di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner. 1(2):117-124.

Bakhtiar, Yusmadi dan Jamaliah. 2015. Kajian performans reproduksi sapi aceh sebagai informasi dasar dalam pelestarian plasma nutfah genetik ternak lokal. Jurnal Ilmiah Peternakan. 3(2):29-33.

Bourne, R., U. Himmelreich, A. Sharma, C. Mountford, dan T. Sorrell. 2001. Identification of Enterococcus, Streptococcus, and Staphylococcus by multivariate analysis of proton magnetic resonance spectroscopic data from plate cultures. Journal of Clinical Microbiology. 39(8):2916–2923.

Brook, G.F., J.S. Butel dan S.A. Morse. 2005. Mikrobiologi Kedokteran. Salemba Medika. Jakarta.

Clemmons, .BA., S.T. Reese, F.G. Dantas, G.A. Franco, T.P.L. Smith, O.I. Adeyosoye, K.G. Pohler, dan P.R. Myer. 2017. Vaginal and uterine bacterial communities in postpartum lactating cows. www.Frontiersin.org. 08 juni 2017.

Dinges, M.M., P.M. Orwin., dan P.M. Schlievert. 2000. Exotoxins of Staphylococcus aureus. Clinical Microbiology Reviews. 13(1):16-34.

Ebere, T., dan H. Betele. 2016. Infections of the uterus on post partum cows. Jurnal of Reproduction and Infertility. 7(2): 34-40.

Fitri, L., dan Y. Yasmin. 2011. Isolasi dan pengamatan morfologi koloni bakteri kitinolitik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi. 3(2):20-25.

Gani, M.O., M.G. Amin, M.G. Alam, M.E. Kayesh, M.R. Karim, M.A. Samad, dan M.R. Islam. 2008. Bacterial flora associated with repeat breeding and uterinem infections in dairy cows. Journal Veteriner Medical. 6(1):79-86.

Habib, F., R. Rind, N. Durani, A.L. Bhutto, R.S. Buriro, A. Tunio, N. Aijaz, S.A Lakho, A.G Bugti, dan M. Shoaib. 2015. Morphological and chultural characterization of Staphylococcus aureus isolated from different animal spesies. Journal of Applied Environmental and Biological Sciences. (5)2:15-26.

Karimela, E.J., G. Frans, Ijong, dan H.A. Dien. 2017. Karakteristik Staphylococcus aureus yang di isolasi dari ikan asap pinekune hasil olahan tradisional Kabupaten Sangihe. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 20(1):188-198.

Kather, N.Y., W.S. Dawood, A.S. Hasan, dan S.N. Mohammed. 2012. Bakterial flora isolated from genital trac of cows submitted for artificial insemination in balad district. Journal for Veterinary Medical Sciences. 3(1): 91-97.

Khusnan, W.P. Hartatik, dan M. Slipranata. 2016. Karakterisasi faktor-fktor virulensi Staphylococcus aureus asal susu kambing peranakan ettawa secara fenotip dan genotip. Jurnal Sain Veteriner. 34(1): 130-142.

Mudatsir. 2015. Penggunaan darah kadarluarsa sebagai media isolasi dan identifikasi Streptococcus faecalis. Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Mukhtar, Jamaliah dan H. Saumar. 2015. Keragaman fenotipe sapi aceh pada BPTU-HPT INDRAPURI. Jurnal Ilmiah Peternakan. 3(2):34-38.

Nair, N., R. Biswas, F. Gotz, dan L. Biswas. 2014. Impact of Staphylococcus aureus on pathogenesis in polymicrobial infections. Journal American Society for Microbiology. 82(6):2162-2169

Parija, S.C. 2012. Textbook of Microbiology and Immunology 2nd Edition. Elsevier. India.

Satria, F. 2017. Isolasi dan identifikasi bakteri Gram positif pada uterus sapi aceh yang mengalami repeat breeding. SKRIPSI.

Safrida, Y.S., C. Yulvizar, dan C.N. Devira. 2012. Isolasi dan karakterisasi bakteri berpotensi probiotik pada ikan kembung. Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan. 1(3):200-203.

Sahputra, D., T.R. Ferasyi, Ismail, Razali, Sulasmi, dan Darmawi. 2016. Isolasi bakteri coccus Gram positif di dalam susu ultra high temperatur (UHT) 6 dan 3 bulan menjelang kedaluwarsa. Jurnal Medika Veterinaria. 10(1):0853-1943.

Sheldon, I.M., J. Erin, Williams, A.N.A. Miller, D.M. Nash, dan S. Herath. 2008. Uterine diseases in cattle after parturition. Journal Veterinary. 176(1):115–121.

Siregar, T.N. dan Hamdan. 2007. Teknologi Reproduksi pada Ternak. Syiah Kuala Press. Banda Aceh.

Toelle, N.N., dan V. Lenda. 2014. Identifikasi dan karakteristik Staphylococcus sp. dan Streptococcus sp dari infeksi ovarium pada ayam petelur komersial. Jurnal Ilmu Ternak. 1(7):32-37.

Zhu, L., F. Zou, Y. Yan, Q. Wang, Y. Shi, dan W. Qu. 2016. The characteristics of Staphylococcus aureus small colony variant isolated from chronic mastitis at a dairy farm in Yunnan Province, China. Journal The Scientific World. 10(1):1-8




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i3.8197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.