PEMERIKSAAN CEMARAN FORMALIN DAN MIKROBA PADA BAKSO YANG DIJUAL DI BEBERAPA TEMPAT DI KOTA LANGSA (The Examination of Formalin and Microbial Contents on Meatballs of Several Places in Langsa City)

Nursyafriani Gusna Nasution, Teuku Reza Ferasyi, Razali Razali

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kandungan formalin dan cemaran mikroba pada bakso di Kota Langsa.  Sampel yang digunakan yaitu bakso daging yang berasal dari 23 pedagang bakso yang dijual di beberapa tempat di Kota Langsa. Pemeriksaan formalin dilakukan dengan menggunakan reagen Fenilhidrazin 0,5%, Sodium Nitroprusit 5%, dan NaOH 10%. Hasil positif yang diamati pada pemeriksaan formalin ditandai dengan perubahan warna larutan menjadi warna kehijauan. Pemeriksaan cemaran mikroba dilakukan dengan metode Total Plate Count (TPC). Jumlah koloni bakteri yang didapat dihitung antara 30-300 koloni bakteri. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 pedagang bakso (30,4%) positif mengandung formalin. Hasil penelitian pemeriksaan cemaran mikroba menunjukkan bahwa sebanyak 23 sampel bakso mengandung mikroba melebihi standar SNI. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat sejumlah bakso yang dijual di Kota Langsa mengandung cemaran formalin  dan semua mikroba pada bakso yang mengandung formalin melebihi standar SNI.

 

ABSTRACT

This study was aimed to detect the content of formalin and microbial contamination in meatballs in Langsa City. The sample used is meatball originating from meatball traders which are sold in several places in Langsa City. Formaldehyde examination was performed using 0.5% phenyllhydrazine reagent, 5% Sodium Nitroprusites, and 10% NaOH. The positive results observed in the formalin examination were characterized by the color change of the solution to a greenish color. Microbial contamination is done by Total Plate Count (TPC) method. The amount of bacterial colonies obtained between 30-300 bacterial colonies. The data obtained were analyzed descriptively and presented in tabular form. The results showed that there were 7 meatballs traders (30,4%) positively contain formalin. the results of microbial contamination examination showed that as many as 23 samples of meatballs containing microbes exceed the SNI standard. Based on the results of the study it can be concluded that a number of meatballs sold in Langsa City was found contamined with formalin. The meatballs that contamined with formalin also have a number of microbe larger  than SNI standard.


Full Text:

PDF

References


Adawiyah, R. 2014. Identifikasi Boraks dan Formalin pada Bakso Daging di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Anterior Jurnal. 14 (1): 130-138

Alsuhendra dan Ridawati. 2013. Bahan Toksik dalam Makanan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Ariani, N., M. Safutri, dan S. Musiam. 2016. Analisis Kualitatif Formalin pada Tahu Mentah yang Dijual di Pasar Kalindo, Teluk Tiram dan Telawang Banjarmasin. Jurnal Ilmiah Manuntung. 2 (1): 60-64

Badan POM RI. 2008. Pengujian Mikrobiologi Pangan. Info POM. 9 (2): 1-11

Cahyono, D., M. C. Padaga dan M. E. Sawitri. 2013. Kajian Kualitas Mikrobiologis (Total Plate Count (TPC), Enterobacteriaceae dan Staphylococcus aureus Susu Sapi Segar di Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak. 8 (1): 1-8

Djaafar, T.F dan S. Rahayu. 2007. Cemaran Mikroba pada Produk Pertanian, Penyakit yang Ditimbulkan dan Pencegahannya. Jurnal Litbang Pertanian. 26 (2): 67-75

Firahmi, N., S. Dharmawati dan M. Aldrin. 2015. Sifat Fisik dan Organoleptik Bakso yang Dibuat dari Daging Sapi dengan Lama Pelayuan Berbeda. AI Ulum Sains dan Teknologi. 1 (1): 39-45

Fuadi, R., Razali, A. Novita, S. Suryaningsih, Ismail, dan T.R. Ferasyi. 2016. Pemeriksaan Kandungan Boraks pada Bakso Daging Sapi di Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Medika Veterinaria. 10 (2): 123-124

Harsojo dan L. Andini. 2003. Cemaran Mikroba pada Makanan Olahan Asal Ternak. Puslitbang Peternakan Bogor. 532-537

Iftriani, I., S. Wahyuni dan H. Amin. 2016. Analisis Kandungan Bahan Pengawet Formalin pada Tahu yang Diperdagangkan di Pasar Tradisional Kendari (Pasar Panjang, Pasar Anduonohu, Pasar Basah dan Pasar Baruga). J. Sains dan Teknologi Pangan. 1 (2): 125-130

Indraningsih, T. Ariyanti, dan A. Priyanti. 2010. Pengujian Residu dan Cemaran Mikroba pada Daging Kerbau serta Implikasi Nilai Ekonomi. Seminar dan Lokakarya Nasional Kerbau.

Ismail, M. R. Kautsar, P. Sembada, S. Aslimah dan I. I. Arief. 2016. Kualitas Fisik dan Mikrobiologis Bakso Daging Sapi pada Penyimpanan Suhu yang Berbeda. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. 4 (3): 372-374

Juniar, Darius, dan A. Prasetya. 2014. Studi Penggunaan Formalin pada Bakso di Kecamatan Ratu Samban Kotamadya Bengkulu. Agritepa. 1 (1): 18-26

Pandie, T., D.A. Wuri, dan N.A. Ndaong. 2014. Identifikasi Boraks, Formalin dan Kandungan Gizi serta Nilai Tipe pada Bakso yang Dijual di Lingkungan Perguruan Tinggi di Kota Kupang. Jurnal Kajian Veteriner. 2 (2): 183-192

Purwa, N., Junianto dan T. Herawati. 2012. Karakteristik Bakteri Caviar Nilem dalam Perendaman Campuran Larutan Asam Asetat dengan Larutan Garam pada Penyimpanan Suhu Rendah (5-10°C). Jurnal Perikanan dan Kelautan. 3 (4): 171-175

Rini, Y.P., H. Setiyawan, A. H. Burhan, T. Sumarlini dan Harmawati. 2017. Uji Formalin, Kandungan Garam dan Angka Lempeng Total Bakteri pada Berbagai Jenis Ikan Asin yang Beredar di Pasar Tradisional Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang. 5 (1): 1-9

Soejoedono, R.R. 1992. Manual Kesmavet. No. IV. Direktorat Jendral Peternakan. Jakarta

Wardani, R.I. dan S.A. Mulasari. 2016. Identifikasi Formalin pada Ikan Asin yang Dijual di Kawasan Pantai Teluk Penyu Kabupaten Cilacap. KESMAS. 10 (1): 15-24

Yulisa, N., E. Asni dan M. Azrin. 2014. Uji Formalin pada Ikan Asin Gurami di Pasar Tradisional Pekanbaru. Jom FK. 1 (2): 1-12

Yunita, M., Y. Hendrawan, dan R. Yulianingsih. 2015. Analisis Kuantitatif Mikrobiologi Pada Makanan Penerbangan (Aerofood ACS) Garuda Indonesia Berdasarkan TPC (Total Plate Count) Dengan Metode Pour Plate. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. 3 (3): 237-248




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i3.7868

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.