PENILAIAN KELENGKAPAN DAN FASILITAS SANITASI, PROSEDUR PEMOTONGAN DAN HIGIENE PRIBADI DI RUMAH PEMOTONGAN HEWAN KOTA BANDA ACEH (ASSESSMENT OF COMPLETNESS AND FACILITIES SANITATION, SLAUGHTER PROCEDURES AND PERSONAL HYGIENE IN THE ANIMAL SLAUGHTERHOUSE OF BANDA ACEH)

Salma Fajri Deswitta, Razali Razali, Ismail Ismail

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menilai rumah pemotongan hewan Kota Banda Aceh dari aspek kelengkapan fasilitas, sanitasi fasilitas, prosedur pemotongan dan juga dari aspek higine pribadi. Penelitian dilakukan pada bulan November 2017 dan lokasi penelitian adalah Unit Pelaksanaan Teknik (UPT) Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Banda Aceh. Penelitian dilakukan dengan metode observasi yaitu pengamatan dan survei. Penelitian juga dilakukan dengan mengisi lembaran Checklist yang telah disiapkan dan melakukan tanya jawab terhadap pekerja RPH. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah: kelengkapan fasilitas RPH, sanitasi fasilitas RPH, prosedur pemotongan di RPH dan higenitas personal pekerja RPH. Data yang diperoleh kemudian ditabulasi dan dilakukan penilaian. Penilaian dilakukan berdarakan jawaban YA pada lembar Checklist. Kategori penilaian yaitu : baik dengan skor 80-100%, cukup dengan skor 60-79% dan kurang dengan skor < 59% yang mengacu pada skala Likert. Setelah dilakukan penelitian ditemukan bahwa kelengkapan fasilitas RPH Kota Banda Aceh termasuk kategori cukup dengan persentase penilaian 60%, sanitasi fasilitas RPH termasuk kategori baik dengan persentase penilaian 87,5%, prosedur pemotongan termasuk kategori cukup dengan persentase penilaian 77,78%.  dan untuk higenitas pekerja termasuk kategori kurang dengan persentase penilaian 50,39%.

 

ABSTRACT

This study aims at assess the slaughterhouse of Banda Aceh in the perspective of its completeness, and sanitation facilities , slaughter procedure and personal hygiene. The study was conducted in November 2017, and the site of the study was Technical Implementation Unit (UPT) of Animal Slaughterhouse (RPH) of Banda Aceh. The research was performed using observation method through monitoring and survey. The study also conducted by completing a checklist previously prepared and interview to the employees of the slaughterhouse (RPH). The parameters measured in the research were: completeness facilities, sanitation facilities, slaughter procedure of the slaughterhouse (RPH) and the personal hygiene of the of the slaughterhouse (RPH). The data obtained were tabulated and evaluated. The evaluation was performed according to the YES answer on the checklist. The category of the evaluations was: good with the score of 80-100%, sufficient with the score of 60-79% and poor with the score of < 59% as referred by the Likert Scale. The study found that the completeness of the animal slaughterhouse (RPH) facility of Banda Aceh is categorized as sufficient with the percentage of evaluation 60%, the sanitation of the of the slaughterhouse (RPH) facility is categorized as good with the percentage of evaluation 87,5%, the procedure of the slaughter is categorized as sufficient with the 77,78% and for the employee personal hygiene is categorized as poor with the percentage of evaluation of 50,39%.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Attahmid NFU. 2009. Strategi Manajemen Mutu Proses Produksi Karkas Ayam Pedaging di Rumah Potong Ayam (RPA) PT. Sierad Produce, Tbk. Parung Bogor. Tesis. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Aurora, T.A. 2014. Higiene dan Sanitasi Tempat Pemotongan Hewan Kurban di Wilayah DKI Jakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

BSN.1999. SNI No. 01-6159-1999. Tentang Rumah potong hewan. Jakarta (Indonesia): Badan Standar Nasional.

Depertemen Agama, 2013. Pedoman Penyembelihan hewan qurban yang halal. Jakarta : Depak RI.

Harsojo., dan Irawati Z. 2011. Kontaminasi awal dan dekontaminasi bakteri patogen pada jeroan sapi dengan iradiasi gamma. J Iptek Nuklir Ganendra. 14(2): 95–101.

Kartasudjana, R. 2011. Proses pemotongan ternak di rph. Departemen pendidikan nasional proyek pengembangan sistem dan standarpengelolaan smk direktorat pendidikan menengah kejuruan jakarta.Modul budidaya ternak program keahlian Jakarta.

Lind, D.A., W.G. Marchal., dan S.A. Wathen. 2008. Statistical Techniques in Business and Economics with Global Data Sets. 13th ed. McGraw Hill Irwin Companies, Inc, New York.

Open Data Banda Aceh, 2017. Data Banda Aceh Kota. http://data.bandaacehkota.go.id/ 12 Januari 2018.

Priyatno, M.A. 1999. Mendirikan Usaha Pemotongan Ayam. Penerbit Penebar Swadaya, Jakarta.

Riaz, M.N., and Chaudry, M. M, 2004. Halal Food Production. Halal Production Requirements for Meat and Poultry. CRC Press. Boca Raton London New York Washington D.C.

Rochadi, 2012. Standarisasi Manajemen Rumah Potong Hewan Milik Pemerintah di Jawa Baratmore. Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. 08 Agustus 2017.

Rohyati, Erni., Bernadus Ndoen., dan Cardial L. Penu. 2017. Kajian kelayakan operasional rumah pemotongan hewan (rph) oeba pemerintah kota kupang nusa tenggara timur dalam menghasilkan daging dengan kualitas asuh. Partner, 17(2),162-171.

Sartono, Deby. 2011. Studi Evaluatif Prosedur Penyembelihan Sapi di Rumah Pemotongan Hewan Kota Pekanbaru. Skripsi. Fakultas Pertanian Dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Sastraprawira, E.S., F.A. Judiarso., W. L. Denny., Y. Hidyat., S. Ace., L. Lasmini., P. Rachmawati., dan Jaenuddin. 2006. Pedoman Umum Penanganan Pasca Panen Produk Kehewanan. Subdit Pascapanen Kehewanan, Jakarta.

Soeparno. 2005. Ilmu dan Teknologi Daging Cetakan Keempat. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i2.7559

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.