PENGARUH PEMBERIAN GLISEROL DALAM MEDIUM TRIS KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH SETELAH PEMBEKUAN (The Effect of Giving of Glycerol into Tris-Yolk Medium to the Aceh Cattle Spermatozoa after Freezing)

silvia rizki, dasrul dasrul, hamdan hamdan, juli melia, ginta riady, mulyadi adam

Abstract


Spermatoza yang melalui proses pembekuan seringkali mengalami kerusakan karena terbentuknya kristal es. Pembentukan kristal es dapat menyebabkan penurunan kualitas spermatozoa pasca thawing terutama penurunan motilitas. Penambahan krioprotektan dalam pengencer dapat meminimalisir kerusakan sel. Salah satu jenis krioprotektan yang sering digunakan pada pembekuan semen adalah gliserol. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan gliserol dalam pengencer Tris Kuning Telur (TKT) terhadap kualitas spermatozoa (motilitas, spermatozoa hidup, dan MPU) sapi aceh  yang disimpan dalam nitrogen cair. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 pengulangan. Pengamatan kualitas spermatozoa dilakukan setelah pembekuan di dalam nitrogen cair. Data dianalisis dengan uji Analysis of Variance (ANOVA) pola satu arah. Hasil kualitas spermatozoa pada masing-masing konsentrasi gliserol (3%, 5%, dan 7%) berturut-turut untuk hasil motilitas sebesar: 17,17±12,17%, 51,17±11,13%, dan  33,33±8,76%; hasil spermatozoa hidup sebesar: 22,50±15,41%, 56,33±8,98%, dan 42,50±6,35%; hasil MPU sebesar: 31,42±17,90%, 61,50±10,82%, dan 42,50±12,14%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan gliserol dalam pengencer Tris Kuning Telur dapat mempertahankan kualitas spermatozoa (motilitas, spermatozoa hidup, dan MPU) sapi aceh setelah pembekuan. Penambahan gliserol dengan konsentrasi 5% dalam pengencer Tris Kuning Telur paling baik dalam mempertahankan kualitas spermatozoa sapi aceh dibandingkan dengan konsentrasi 3% dan 7% (Freezing spermatozoa are often experiencing the damage by the formation of ice crystal. The formation of ice crystal leads to the quality reduction of post-thawing spermatozoa especially reducing motility. The addition of cryoprotectant in the diluent can minimize cell damage. One of the most common cryoprotectant type that was used in sement freezing is glycerol. This research aims to examine the influence of the addition of glycerol in tris-yolk, or known as Tris Egg Yolk (TKT) to the quality of spermatozoa (motility, live spermatozoa, and MPU) of aceh cattles stored in liquid nitrogen. The research design used in this research is a completely randomized design, that consists of three treatments and six repetitions. Quality of spermatozoa observation were performed after freezing process in the liquid nitrogen. Data were analyzed by Analysis of Variance (ANOVA) with one tail pattern. The result of spermatozoa quality in each concentration of glycerol (3%, 5%, and 7%) respectively for the motitity as follows: 17.17±12.17%; 51.17±11.13%; and  33.33±8.76%; result of live spermatozoa as follows: 22.50±15.41%; 56.33±8.98%; and 42.50±6.35%; result of MPU as follows: 31.42±17.90%; 61.50±10.82%; and 42.50±12.14%. Based on the result, the conclusion is that the addition of glycerol in the tris-yolk can maintain the quality of spermatozoa (motility, live spermatozoa, and MPU) of aceh cattle after freezing. The addition of glycerol with 5% concentration in the tris-yolk dilator is the best concentration to maintain the quality of spermatozoa aceh cattle, compared to the 3% and 7% concentration)

Full Text:

PDF

References


Afriantini, R.I., Irnan. S., dan San. S. 2007. Penentuan Waktu Equilibrasi pada Pembekuan Semen Kuda Menggunakan Bahan Pengencer Susu Skim. Animal Production 9(3): 145-152.

Aslam, H.A., Dasrul., dan Rosmaidar. 2014. Pengaruh Penambahan Vitamin C Dalam Pengencer Andromed Terhadap Persentase Motilitas Dan Membran Plasma Utuh Spermatozoa Sapi Aceh Setelah Pembekuan. Jurnal Medika Veterinaria 8(1): 20-26.

Djanuar. 1985. Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan pada Sapi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Evans, G. and W.M.C. Maxwell. 1987. Salamons Artificial Insemination of Sheep and Goats. Butterworths: Sidney.

Farina, Y. 2011. Pengaruh Pengencer Tris Kuning Telur, Tris Susu Skim Dan Tris Susu Yang Disuplementasi Dengan Gliserol 6% Terhadap Kualitas Semen Sapi Pesisir. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang.

Feradis. 2010. Bioteknologi Reproduksi pada Ternak. Alfabeta: Bandung

Gaspersz, V. 1991. Metode Perancangan Percobaan. Armico, Bandung.

Gunawan. 1998. Upaya Peningkatan Mutu Genetik Sapi Aceh. Pidato Pengukuhan dalam Jabatan Guru Besar Etap Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala.

Hammerstedt, R. dan J.K. Graham. 1992. Cryopreservation of Poultry Semen: The Enigma of Glycerol. Cryobiol. 29: 26 – 38.

Mumu, M.I. 2009. Viabilitas Semen Sapi Simental Yang Dibekukan Menggunakan Krioprotektan Gliserol. Journal Agroland 16 (2) : 172-179.

Muzakkir., Dasrul., Sri. W., Muslim. A., dan Mustafa. S. 2017. Pengaruh Lama Ekuilibrasi Terhadap Kualitas Spermatozoa Sapi Aceh Setelah Pemebekuan Menggunakan Pengencer Andromed. Jurnal Ilmiah Peternakan 5(2): 155-128.

Rizal. M dan Herdis. 2010. Peranan Antioksidan dalam Meningkatkan Kualitas Semen Beku. Wartazoa. 20(13): 140.

Salmah. N. 2014. Motilitas, Persentase Hidup Dan Abnormalitas Spermatozoa Semen Beku Sapi Bali Pada Pengencer Andromed Dan Tris Kuning Telur. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin.

Setiono, N., Sri. S., dan Purnama. E.S. 2015. Kualitas Semen Beku Sapi Brahman Dengan Dosis Krioprotektan Gliserol Yang Berbeda Dalam Bahan Pengencer Tris Sitrat Kuning Telur. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 3(2): 61-69.

Susilawati. T. 2000. Analisis Membran Spermatozoa Sapi Hasil Filtrasi Sephadeks dan Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll Pada Proses Seleksi Jenis Kelamin. Disertasi. Pascasarjana Universitas Airlangga. Surabaya.

Susilawati, T. 2011. Spermatology. UB Press: Malang.

Toelihere, M.R. 1985. Fisiologi Reproduksi Pada Ternak. Angkasa: Bandung.

Toelihere, M.R. 1993. Inseminasi Buatan pada Ternak. Angkasa: Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i2.7063

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.