INTEGRITAS MEMBRAN PLASMA SPERMATOZOA SAPI ACEH PASCA PEMBEKUAN DALAM MEDIA SITRAT KUNING TELUR DENGAN WAKTU EKUILIBRASI YANG BERBEDA (The Plasma Membrane Integrity Of Post-Freezing Aceh Cattle Spermatozoa In Yolk-Citrate Medium In Different Equilibration Times)

nikhofebri hidayat, dasrul dasrul, hamdan hamdan, husnurrizal husnurrizal, muslim akmal, triva murtina lubis

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu ekuilibrasi terhadap integritas membran plasma spermatozoa sapi aceh pasca pembekuan dengan media sitrat kuning telur. Sampel yang digunakan adalah semen sapi segar yang dikoleksi menggunakan vagina buatan. Sampel semen dikoleksi dari 1 ekor sapi aceh jantan sehat berumur 3 tahun sebanyak satu kali dalam seminggu selama lima minggu. Semen yang berkualitas baik diencerkan dengan pengencer sitrat kuning telur. Selanjutnya dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dengan waktu ekuilibrasi yang berbeda-beda  (K1); 2 jam (K2); 3 jam (K3); 4 jam (K4); 5 jam (K5); 6 jam dan masing-masing kelompok diulangi sebanyak 5 kali. Kemudian dilakukan pembekuan dengan medote vitrifikasi di atas uap nitrogen cair (suhu sekitar (-110 ºC) selama 13 menit  dan disimpan di dalam kontainer berisi nitrogen cair (-196ºC). Setelah penyimpanan selama 1 minggu, masing-masing semen beku dilakukan thawing dan selanjutnya dihitung persentase membran plasma utuh (MPU) setiap straw perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Rata-rata MPU spermatozoa sapi aceh pada media sitrat kuning telur K1; K2; K3; K4 dan K5adalah 34,52±4,59%; 52,06±5,86%; 57,24±5,07%; 48,22±3,70% dan 5,44±1,07%. Hasil penelitian menunjukkan waktu ekuilibrasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase MPU spermatozoa sapi aceh. Penggunaan waktu ekuilibrasi 4 jam menghasilkan MPU spermatozoa sapi aceh yang lebih baik dibandingkan lama waktu ekuilibrasi lainnya pasca pembekuan. (

This study is aimed to determine the effect of equilibration time on the integrity of aceh cattle spermatozoa plasma membrane. The sample used was fresh cattle semen collected using artificial vagina. The semen samples were collected from one healthy cattle aged three years old once in a week during five weeks. Good quality semen was divided into five treatment groups with different equilibration times which are (K1); 2 hours (K2); 3 hours (K3); 4 hours (K4); 5 hours (K5); 6 hours and the collecting process was repeated five times for each group. Then, the samples were frozen by vitrification method on the top of liquid nitrogen vapor (ambient temperature (-110 ºC)) for 13 minutes and stored in containers of liquid nitrogen (-196ºC). After one week of storage, each frozen semen was thawed and the percentage of the intact plasma membrane (MPU) was calculated for each treatment of straw. The data obtained were analyzed by using analysis of variance (ANOVA) and continued by using Duncan test. The mean of MPU aceh cattle spermatozoa on citrate yolk medium  K1; K2; K3; K4 and K5 are 34,52±4,59%; 52,06±5,86%; 57,24±5,07%; 48,22±3,70% and 5,44±1,07%. The study results showed equilibration times have a real impact (P<0,05) on the of MPU aceh cattle spermatozoa. The use of a 4-hour equilibration time resulted in a better percentage of MPU of aceh cattle spermatozoa compared to other post-freezing equilibration times.)


Keywords


aceh cattle, intact plasma membrane, equilibration times, citrate yolk

Full Text:

PDF

References


Abdullah, M.A.N. 2008. Karakterisasi genetik sapi aceh menggunakan analisis keragaman fenotipik, daerah d-loop dna mitokondria dan dna mikrosatelit. Thesis. Sekolah Pascasarjana IPB, Bogor.

Aku, S. Achmad, B. Purwantara, dan R.M. Toelihere. 2007. Preservasi Semen Domba Garut (Ovisaries) dalam berbagai Konsentrasi Bahan Pengencer Berbasis Lesitin Nabati. Agribisnis plus 17(1):45-47.

Arifiantini, I., T.L. Yusuf, dan D. Yanti. 2005. Kaji banding kualitas semen beku sapi friesian holstein menggunakan pengencer dari berbagai balai inseminasi buatan di Indonesia. Journal Animal Production. 7(3): 168-176.

Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang. 2011. Buku Pintar Inseminasi Buatan. Balai Inseminasi Buatan, lembang. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kementerian Pertanian.

Fannessia, L.D., N.W.K. Karja, I.K.M. Adnyane dan M.A. Setiadi. 2015. Pelacakan kerusakan akrosom spermatozoa domba selama pembekuan dengan teknik histokimia lektin. Jurnal Veteriner 16(4): 560-568.

Febriani, G.D., Hamdan dan J. Melia. 2014. Pengaruh waktu ekuilibrasi terhadap kualitas semen kerbau lumpur (Bubalus bubalus) setelah thawing. Jurnal Medika Veterinaria 8(1) ISSN: 0853-1943.

Gaspersz, V. 1991. Metode Perancangan Percobaan. Armico. Bandung.

Hafez, E.S.E. 2004. Semen Evaluation In Reproduction In Farm Animals. 7th Edition. Lippincott Wiliams and Wilkins. Maryland, USA.

Hanifi, H., M.N. Ihsan dan T. Susilawati. 2016. Pengaruh lama ekuilibrasi pada proses pembekuan terhadap kualitas semen wagyu menggunakan pengencer andromed. Jurnal Ternak Tropika 17(1): 31-41.

Herdis. 2008. Metode pemberian gliserol dan lama ekuilibrasi pada proses pembekuan semen kerbau lumpur. Tesis. Program Pascasarjana IPB Bogor.

Isnawati., Tjandrakirana dan N. Ducha. 2016. Evaluasi bilangan MDA (Malondiadehid) sebagai indikator terjadinya perusakan integritas membran spermatozoa yang disimpan pada berbagai larutan pengencer. Prosiding Seminar Nasional Biologi: 112-115.

Mumu, M.I. 2009. Viabilitas semen sapi simental yang dibekukan menggunakan krioprotektan gliserol. Jurnal Agroland. 16(2): 172-179.

Muzakkir., Dasrul, S Wahyuni, M Akmal dan M. Sabri. 2017. Pengaruh lama ekuilibrasi terhadap kualitas spermatozoa sapi aceh setelah pembekuan menggunakan pengencer andromed®. Jurnal Ilmiah Peternakan 5(2):115-128.

Susilawati, T., P. Srianto, Hermanto dan E. Yuliani. 2003. Inseminasi buatan dengan spermatozoa beku hasil sexing pada sapi untuk mendapatkan anak dengan jenis kelamin sesuai harapan. Laporan Penelitian. Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang.

Tambing S N. 1999. Efektivitas berbagai dosis gliserol di dalam pengencer tris dan waktu ekuilibrasi terhadap kualitas semen beku kambing Peranakan Etawah. Tesis, Bogor. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Toelihere, M.R. 1985. Inseminasi buatan pada ternak, Angkasa, Bandung.

Toelihere, M.R. 1993. Inseminasi buatan pada ternak. Angkasa. Bandung.

Zulyazaini., Dasrul, S. Wahyuni, M. Akmal dan M.A.N. Abdullah. 2016. Karakteristik semen komposisi kimia plasma seminalis sapi Aceh yang dipelihara di BIBD Saree Aceh Besar. Agribisnis Peternakan 16(2): 121-130.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i2.6927

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.