PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DALAM MEDIA SITRAT KUNING TELUR TERHADAP DAYA TAHAN HIDUP SPERMATOZOA SAPI ACEH YANG DISIMPAN PADA SUHU 4℃ (The Effect of Adding Peels Red Dragon Fruit Extract (Hylocereus polyrhizus) into Citrate-Yolk Medium to the Survival of the Aceh Cattle Spermatozoa Stored at Temperature 4℃)

Sonya Tri Wahyuni, dasrul dasrul, hamdan hamdan, juli melia, rinidar rinidar, tongku N siregar

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan ekstrak kulit buah naga merah dalam media sitrat kuning telur terhadap daya tahan hidup spermatozoa sapi aceh setelah pendinginan. Semen ditampung dari 1 ekor pejantan umur 3 tahun sehat, menggunakan vagina buatan. Semen yang berkualitas baik dibagi ke dalam 5 kelompok perlakuan penambahan ekstrak kulit buah naga merah; 0,00 g/100 ml (P0); 0,2 g/100 ml (P1); 0,4 g/100 ml (P2); 0,6 g/100 ml (P3); dan 0,8 g/100 ml (P4) dalam media sitrat kuning telur dan disimpan dalam suhu 4. Pengamatan daya tahan hidup spermatozoa dilakukan setiap hari selama 5 hari. Data yang diperoleh dianalisa dengan analysis of varian(ANOVA) pola satu arah yang dilanjutkan dengan uji berganda Duncan. Hasil pengamatan daya tahan hidup spermatozoa setelah pendinginan pada perlakuan P0; P1; P2; P3; dan P4 secara berturut-turut 3,8; 4,6; 3,6; 1,0; dan 0,0 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan ekstrak kulit buah naga merah dalam media sitrat kuning telur berpengaruh secara nyata (P<0,05) terhadap daya tahan hidup spermatozoa. Penambahan ekstrak kulit buah naga merah 0,2 g/100 ml dalam media sitrat kuning telur menghasilkan daya tahan hidup spermatozoa sapi aceh lebih baik selama penyimpanan pada suhu 4. (

This study aims to determine the effect of peels red dragon fruit extract addition into citrate-yolk medium on viability of aceh cattle sperm after cooling. Semen was collected from 1 healthy male aged 3 years, using artificial vagina. Good quality semen was divided into 5 groups; addition of peels red dragon fruit extract 0.0 g/100 ml (P0); 0.2 g/100 ml (P1); 0.4 g/100 ml (P2); 0.6 g/100 ml (P3); and 0.8 g/100 ml (P4) into citrate-yolk medium, and stored in a temperature of 4. Observation of sperm viability were done every day up to day 5. The data obtained was analyzed with the one-way analysis of variance (ANOVA), followed by multiple test Duncan. Results show sperm viability after cooling in the groups P0; P1; P2; P3; and P4 respectively was 3.8 days, 3.6 days, 4.6 days, 1.0 day, and 0.0 day. The results show that the addition of peels red dragon fruit extract in citrate-yolk medium affects significantly (P<0.05) sperm viability. The addition 0.2 g/100 ml peels red dragon fruit extract into citrate-yolk medium during storage in a temperature of 4 results greater sperm viability.)


Keywords


aceh cattle, peels red dragon fruit extract, citrate, egg yolk, sperm viability.

Full Text:

PDF

References


Aurich, J.E., U.S.H. Hoppe, and C. Aurich. 1997. Effect of antioxidants on motility and membrane integrity of chilled stored stallition semen. Theriogenology. 40: 841-851.

Basri, H. 2006. Penelusuran Arah Pembibitan Sapi Aceh. Jurusan Peternakan. Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh. 2016. Laporan Tahunan. Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Provinsi Daerah Istimewa Aceh.

Evans, G.W. and M.C. Maxwell. 1987. Salamons Artificial Insemination of Sheep and Goats. Butterworth. London.

Fuller, G.M. and D. Shields. 1998. Molecular Basis of Medical Cell Biology. Prentice Hall International, Inc. USA.

Ganong, W.F. 2001. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Hafez, E. S. E and B. Hafez. 2000. Semen Evaluation. in Reproduction in Farm Animals. 7th edition. Lippincott Wiliams and Wilkins. Maryland, USA. 363-375.

Herdis, Yulnawati dan M. A Setiadi. 2003. Pemanfaatan sari buah melon sebagai media pengencer semen cair alternatif spermatozoa domba garut. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia. 5: 126-131.

Junianto, L., B. Sutiono, dan S. Kismiati. 2000. Pengaruh pengencer semen dengan berbagai kuning telur unggas terhadap motilitas dan daya hidup sperma ayam kampung. Jurnal Tropical Animal. 2: 30-34.

Lubis, T.M., Dasrul, C.N. Thasmi, dan T. Akbar. 2013. Efektifitas penambahan vitamin C dalam pengencer susu skim kuning telur terhadap kualitas spermatozoa kambing boer setelah penyimpanan dingin. Jurnal S. Pertanian. 3 (1): 347-361.

Maxwell, W.M.C. and P.F. Watson. 1996. Recent progress in the preservation of ram semen. Journal Animal Reproduction.Sci. 42: 55-65.

Noor, M.I., E. Yuvita, dan Zulfalina. 2016. Identifikasi kandungan ekstrak kulit buah naga merah menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) dan fitokimia. Journal Of Aceh Physics Society. 5(1): 16.

Nurliyana, R., Z.I. Syed., SK. Mustapha, M.R. Aisyah, and R.K. Kamarul. 2010. Antioxidant study of pulp and peels dragon fruits: a comparative study. Int. Food Res. J. 17: 365-375.

Parera, F., Z. Prihatiny, D.F. Souhoka, dan M. Rizal. 2009. Pemanfaatan sari wortel sebagai pengencer alternatif spermatozoa epididimis sapi bali. J. Indon. Trop. Anim. Agric. 34 (1): 50-56.

Panjuantiningrum, F. 2009. Pengaruh Pemberian Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Putih yang Diinduksi Aloksan. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Rahardianto, A., N. Abdulgani, dan N. Trisyani. 2012. Pengaruh konsentrasi larutan madu dalam NaCl fisiologis terhadap viabilitas dan motilitas spermatozoa ikan patin (Pangasius pangasius) selama masa penyimpanan. Jurnal Sains dan Seni ITS. 1 (1): 58-63.

Rosmaidar, Dasrul, dan T.M. Lubis. 2013. Pengaruh penambahan sari buah tomat dalam media pengencer terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa kambing boer yang disimpan pada suhu 3-5℃. Jurnal Ilmu Peternakan. 1 (1): 7-17.

Salisbury, G.W. dan N.L. VanDemark. 1985. Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan pada Sapi. Terjemahan R. Djanuar. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Salisbury, B. dan C.W. Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan. Jilid 1. Edisi IV. ITB, Bandung.

Solihati, N., R. Idi, R. Setiawan, I.Y. Asmara, dan B.I. Sujana. 2006. Pengaruh lama penyimpanan semen cair ayam buras pada suhu 5℃ terhadap periode fertil dan fertilitas spermatozoa. Jurnal Ilmu Ternak. 6 (1):7-10.

Solihati, N. dan P. Kune. 2016. Pengaruh Jenis Pengencer terhadap Motilitas Daya Tahan Hidup Spermatozoa Semen Cair Sapi Simmental. Artikel. Fakultas Peternakan. Universitas Padjajaran, Bandung.

Steel, R.G.D dan Torrie. 1990. Prinsip dan Prosedur Statistika Suatu Pendekatan Biometrik. Alih Bahasa Bambang Sumantri. PT. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Sumarsono, T. 1998. Peningkatan Kualitas Spermatozoa Kerbau Lumpur dengan Penambahan Asam Askorbat dalam Pengencer Semen Beku. Tesis. Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Toelihere, M.R. 1985. Inseminasi Buatan pada Ternak. Angkasa: Bandung.

Trias, P.A.H. 2001. Kualitas sperma dan pengaruh bahan pengencer terhadap daya hidup spermatozoa domba lokal. Buletin Pertanian dan Peternakan. 2 (3): 14-20.

Umartha, B.A. 2005. Mengenal Karakteristik Sapi Aceh. Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Indrapuri Aceh.

Wu, L. C, H. W. Hsu, Y. C. Chen, C. C. Chiu, Y. I. Lin, and J. A. Ho. 2006. Antioxidant and antiproliferative activities of red pitaya. Food Chemistry. 95: 319-327.

Zain, N.M. and M.A. Nazeri. 2016. Antioxidant and mineral content of pitaya peel extract obtained using microwave assisted extraction (MAE). Australian Journal of Basic and Applied Sciences. 10 (17): 63-68.

Zaniboni, L., R. Rizzi and S. Cerolini. 2006. Combined effect of DHA and α-tocopherol enrichment on sperm quality and fertility in the turkey. Theriogenology. 65 (1): 1813-1827.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i2.6888

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.