Total Bakteri Asam Laktat (BAL) pada Feses Rusa Sambar (Cervus unicolor) di Taman Rusa Aceh Besar (The Total of Lactic Acid Bacteria (LAB) on Feces of Sambar Deer (Cervus unicolor) in Taman Rusa Aceh Besar

Liza Setia Joni, Erina Erina, Mahdi Abrar

Abstract


TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) PADA FESES RUSA SAMBAR (Cervus unicolor) DI TAMAN RUSA

ACEH BESAR

 

 

ABSTRAK

          Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui total bakteri asam laktat (BAL) pada feses rusa sambar (Cervus unicolor) di Taman Rusa Aceh Besar. Sampel yang digunakan adalah feses dari 6 ekor rusa sambar.Penghitungan total BAL menggunakanmetode Total Plate Count (TPC). Sampel diencerkan dari 10-1 sampai dengan 10-8,kemudiandiinokulasikan ke dalam media MRS Agar dengan menggunakan metode spread plate.Cawan Petri diinkubasi 37oC selama 48 jam. Koloni bakteri asam laktat yang tumbuh kemudian dilakukan pengamatan berdasarkan morfologi koloni, pewarnaan Gram, uji katalase dan penghitungan total bakteri asam laktat yang tumbuh. Berdasarkan hasil pengamatan morfologi kolonidapat dilihat ada 5 macam BAL yang tumbuhpada media MRSAgar. Bakteri yang tumbuh semuanya termasuk ke dalamkelompok bakteri Gram positif (warna ungu) dan katalase negatif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa total BAL pada feses rusa sambar adalah 5x109 CFU/ml.

 

The Total of Lactic Acid Bacteria (LAB) on Feces of Sambar Deer

(Cervus unicolor)  in Taman Rusa Aceh Besar

 

 

 

ABSTRACT

            This study aims to know the total lactic acid bacteria (LAB) on the feces of sambar deer (Cervus unicolor) in Taman Rusa Aceh Besar. The sample used was the feces of  6 sambar deers. Total calculation of BAL used Total Plate Count (TPC) method. Samples were diluted from 10-1 to 10-8, then inoculated into MRS Agar medium by using the spread plate method. The Petri dish was incubated 37oC for 48 hours. The colonies of lactic acid bacteria that grew later were observed based on colony morphology, Gram staining, catalase test and total lactic acid bacteria count. Based on the observation of colony morphology, it can be seen that there were 5 kinds of  LAB growing on MRS Agar medium. The all-growing bacteria belong to the group of Gram-positive (purple) bacteria and negatif catalase. The results of this study can be concluded that the total LAB from feces of  sambar deer was 5 x 109 CFU / ml.

 

 


Keywords


Bakteri Asam Laktat; Rusa Sambar (Cervus unicolor); Lactic Acid Bacteria, Sambar Deer (Cervus unicolor)

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Agnes. 2006. Tanggapan masyarakat tentang penangkaran rusa sambar Universitas Lampung. Skripsi. Universitas Lampung.

Alikodra, A.H.S. 1990. Pengelolaan Satwa Liar, Jilid 1. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Pusat Antara Universitas Ilmu Hayati. IPB, Bogor.

Aslam, S. and J.I. Qazi. 2010. Isolation of acidophilic lactic acid bacteria antagonistic to microbial contaminants. Pakistan Journal of Zoology. 42(5): 567-573.

Aurora, S.P. 1989. Pencernaan Mikroba Pada Ruminansia. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Czerkawski, J.W. 1988. An Introduction to Rumen Studies. 1sted. Studies Pergamon Press . New York.

English. 1984. Kemampuan Hidup dan Adaptasi pada Rusa (Cervus timorensis) dalam Penangkaran. University of California, California.

Fardiaz, S. 1993. Mikrobiologi Pangan I. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Fuller, R. 1989. A review probiotic in man and animals. Journal of Applied Bacteriology. 66: 365-378.

International Union for Conservation of Nature. 2010. IUCN Red List Threatened species. http: www.iucnredlist.com. 15 September 2017.

Jin, L.Z., Y.W. Ho, N. Abdullah and S. Jalaludin. 1998. Probiotic in poultry : modes of action. World’s Poult. Sci. J. 53: 351 – 368.

Judoamidjojo, M. dan A.A. Darwis. 1990. Teknologi Fermentasi. Institut Pertanian Bogor Press, Bogor.

Kartono, A.P., Y. Santosa, D. Darusman dan A.M. Thohari. 2008. Penentuan kuota buru dan introduksi populasi rusa sambar untuk menjamin perburuan lestari. Media Konservasi. 13(2):53-58.

Khalil, M. I dan M.N. Anwar. 2016. Isolation, identification and characterization of lactic acid bacteria from milk and yogurts. Research and Reviews: Journal of Food and Dairy Technology. 4(3):17-26.

Lambert, J. and R. Hull. 1996. Upper gastrointestinal tract disease and probiotics. Asia Pacific J Clin Nutr. 5(1): 31-35.

Lay, B.W. 1994. Analisis Mikrobiologi di Laboratorium. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Oxoid. 1982. The Oxoid Mannal of Culture Media, Ingredients and Other Laboratory Services. 5th ed. Basingtoke, Hamphsire.

Prescott, L.M., J.P. Harley, and D.A. Klein. 2002. Microbiology. 5th ed. McGraw Hill, London.

Pundir, R.K., S. Rana, N. Kashyap and A. Kaur. 2013. Probiotic potential of lactic acid bacteria isolated from food samples: an in vitro study. Journal of Applied Pharmaceutical Science. 3(3): 85-93.

Putra, Y.S. 2015. Isolasi bakteri asam laktat (BAL) pada feses orangutan sumatra (Pongo abelli) di Kebun Binatang Bukittinggi Sumatra Barat. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Raja, B.R. dan K.D. Arunachalam. 2011. Market potential for probiotic nutritional supplements in India. African Journal of Business management. 5(14):5418-5423.

Savadago, A., C.A.T. Ouattara, I.H.N. Bassole and S.A. Traore. 2006. Bacteriocins and lactic acid bacteria – a minireview. African Journal of Biotechnology. 5(9):678-683.

Savitri, S.D.N. 2006. Isolasi dan karakterisasi bakteri halotoleran pada peda ikan kembung (Rastrelliger sp.). Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Semiadi, G dan R.T.P. Nugraha 2004. Panduan Pemeliharaan Rusa Tropis. Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Bogor.

Sita, V. dan Aunurohim. 2013. Tingkah laku makan rusa sambar (Cervus unicolor) dalam konservasi ex-situ di Kebun Binatang Surabaya. Jurnal Sains dan Seni Pomits. 2(1): 34-45.

Suardana, I.W., I.N. Suarsana, I.N. Sujaya dan K.G. Wiryawan. 2007. Isolasi dan identifikasi bakteri asam laktat dari cairan rumen sapi bali sebagai kandidat biopresentatif. Jurnal Veteriner. 8(4): 155-159.

Suwandi. 1997. Peranan mikroba rumen pada ternak ruminansia. Lokakarya Fungsional Non Peneliti. Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor.

Tambekar, D. H. and Bhutada, S. A. 2010. Studies on antimicrobial activity and characteristics of bacteriocins produced by Lactobacillus strains isolated from milk of domestic animals. The Internet J Microbiol. 8:1-6.

Trisna dan N. Wahud. 2012. Identifikasi molekuler dan pengaruh pemberian probiotik bakteri asam laktat (BAL) asal dadih dari Kabupaten Sijunjung terhadap kadar kolestrol daging pada itik pitalah sumber daya genetic Sumatra Barat. Artikel. Universitas Andalas, Padang.

Waluyo. 2007. Mikrobiologi Umum. UMM Press, Malang.

Widyadnyana, D.G.A., I.D.M. Sukrama dan I.W. Suardana. 2015. Identifikasi bakteri asam laktat isolat 9A dari kolon sapi bali sebagai probiotik melalui analisis gen 16S rRNA. JSV. 33(2): 228-233.

Wilson, E. and D.A.M. Reeder. 2013. Cervidae. Mammal Species of the World. A Taxonomic and Geographic Reference (3rd ed). Johns Hopkins University Press, Baltimore.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v2i2.6782

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.