HISTOPATOLOGI KULIT MENCIT (Mus musculus) FASE REMODELING PADA PENYEMBUHAN LUKA SAYAT DENGAN SALEP GETAH JARAK PAGAR (Jatropha curcas Linn)

Yunita Nanda, M. Nur Salim, Cut Dahlia Iskandar

Abstract


ABSTRAK

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas salep getah jarak pagar pada fase remodeling penyembuhan luka sayat kulit mencit. Hewan coba yang digunakan adalah mencit jantan sebanyak 9 ekor, berat 25-40 gram dan berumur 2-3 bulan, dibagi ke dalam 3 kelompok perlakuan, masing-masing perlakuan terdiri atas 3 ekor mencit. Setiap kelompok sampel dilakukan perawatan luka terbuka dengan intensitas yang sama yaitu dua kali sehari selama 10 hari. Pada kelompok P1 diberi Vaselin kuning, kelompok P2 diberi getah jarak pagar 10%, dan P3 diberi Gentamicin 0,1%. Parameter yang diukur adalah skor kolagen pada setiap kelompok perlakuan. Data kuantitatif diuji menggunakan analisis varian (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (LSD). Dari hasil ANAVA dapat diketahui bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap distribusi kolagen. Hasil uji LSD, pada kelompok P1 dengan P2 dan P2 dengan P3 berbeda nyata (P<0,05) sedangkan P1 dengan P3 tidak berbeda nyata (P>0,05). Hasil pengamatan histopatologi menunjukkan bahwa pemberian getah jarak pagar (Jatropha curcas Linn) 10% dalam sediaan salep selama 10 hari dapat meningkatkan pembentukan distribusi jaringan kolagen pada daerah luka sehingga mempercepat proses penyembuhan luka sayat kulit mencit (Mus musculus) fase remodeling.

ABSTRACK

This study aimed to find out the effectiveness of jatropha remover ointment in the remodeling phase of wound healing in mice. The experimental animals used were 9 male mice, 25-40 gram weight and 2-3 months sample group was treated with the same intensity of twice daily for 10 days. P1 groupwas given yellow Vaseline, P2 was given a jatropha gene of 10%, and P3 was given 0.1% of Gentamicin. The parameters measured were collagen scores in each treatment group. Quantitative data were analysed using variance analisys (ANAVA) and followed by with the smallest real difference test (LSD). The results of ANAVA showed that treatment was significantly effect (P<0,05) to collagen distribution. The result of LSD test, in group P1 with P2 and P2 with P3 was significantly different (P<0,05) while P1 with P3 was not significantly (P>0,05). Histophatological observations showed that 10% of Jatropha curcas Linn in ointment for 10 days increase the formation of collagen tissue distribution in the wound area, thus accelerating the healing process of mice remodeling rats (Mus musculus).

Full Text:

PDF

References


Abd-Alla, H.I., F.A. Moharram., A.H. Gaara., dan M.M. El-Safty. 2009. Phytoconstituents of Jatropha curcas L. leaves and their Immunomodulatory activity on humoral and cell-mediated immune response in chicks. Zeitschrift fur Naturforschung C 64: 495-501.

Arif., M.Z., dan Muhartono. 2009. Perbandingan tingkat kesembuhan luka bakar dengan pemberian madu dan pemberian gentamicin topikal pada tikus putih (Rattus novergicus). Medical Journal of Lampung University (Majority). (36) : 2337-3776.

Atik, N., dan A.R. Januarsih Iwan. 2009.Perbedaan Efek Pemberian Topikal Gel Lidah Buaya(Aleo vera L.) dengan Solusio Povidone iodine terhadap Penyembuhan Luka Sayatpada Kulit Mencit (Mus musculus). Artikel Penelitian. Unpad. Bandung.

Athoillah, A.I. 2007. Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Getah Batang Tanaman Yodium (Jatropha multifida L.) terhadap Lama Waktu Koagulasi Darah secara In Vitro (Studi Kasus Lama Waktu Koagulasi Golongan Darah B). Skripsi. Universitas Muhamadiyah. Malang.

Boyd, W. 1971. An Introduction to the Study of Disease. Ed 6. Philadelphia: Lea dan Febiger.

Febram, B.,I. Wientarsih., dan B. Pontjo. 2010. Aktivitas Sediaan Salep Ekstrak Batang Pohon Pisang Ambon (Musa paradisiaca var sapientum) Dalam Proses Persembuhan Luka Pada Mencit (Mus musculus albinus). Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Hogiono dan Dogi. 1994. Peningkatan Nilai Tambah Tanaman Hortikultura yang Berpotensi Sebagai Bahan Dasar Sintesis Obat-Obatan Steroid. Jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Airlangga, Surabaya.

Igbinosa, O.O., E.O. Igbinosa., and O.A. Aiyegoro. 2009. Antimicrobial Activity and Phytochemical Screening of Steam Bark Extracts from Jatropha curcas (Linn). African Journal of Pharmacy and Pharmacology. Vol. 3 (2). pp. 058-062.

Jasmadi, R. 2014. EfektivitasSalepGetahJarakPagar 10% (Jatropha curcasLinn) dan Gentamicin 0,1% TerhadapPenyembuhan Luka BakarDerajatIIPadaKulitMencit (Mus musculus). UniversitasSyiah Kuala. BandaAceh.

Korolkovas, A. 1988. Essentials of Medicinal Chemistry. A Wiley lnterscience Publ. New York.

Lin, J., F. Yan., L. Tang., and F. Chen. 2003. Antitumor effects of curcin from seeds of Jatropha curcas. ActaPharmacologica Sinica 24(3): 241-246.

Meskin, M.S., W.R. Bidlack, A.J. Davies, and S.T. Omaye. 2002. Phytochemicals in

Nutrition and Health.CRC Press, USA.

Mujumdar, A.M., A.S. Upadhye.,and A.V. Misar. 2000. Studies on Antidiarrhoeal activity of Jatropha curcas root extract in albino mice. Journal of Ethnopharmacology70(2):183-187.

Nurmillah O.Y. 2009. Kajian Aktivitas Antioksidan dan Antimikroba Ekstrak Biji, Kulit Buah, Batang dan Daun Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas L.). Skripsi.Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Patil, R.N., R.Y. Patil., B. Ahirwar., dan D. Ahirwar. 2011. Evaluation of antidiabetic and related actions of some Indian medicinal plants in diabetic rats. Asian PacificJournal of Tropical Medicine 4(1):20-23.

Perdanakusuma, D.S. 2007. Anatomi Fisiologi Kulit dan Penyembuhan Luka. Airlangga University School of Medicine. Surabaya.

Rizka, A., dan S.B. Vicky. 2013. Kepadatan Kolagen tipe 1 pada luka operasi tikus Wistar yang mengalami anemia karena pendarahan akut. Media Journal Of Emergency. 2(1):1-12.

Sachdeva, K., P. Garg., M. Singhal., dan B. Srivastava. 2011. Wound healing Potential of extract of Jatropha curcas L. (stem bark) in rats. Pharmacognosy Journal 3(25): 67-72.

Subekti, D.T. 1998. Perbandingan Antara Alantoin (5 Ureidohydantoin) dengan Betadine (Povidone Iodine) untuk pengobatan luka insisi. Reseach Intitute For Veterinery Science, Bogor. Seritagiologi. 4 (4) : 151-156.

Sukri, Z. 2015. Efikasi salap getah jarak pagar (Jatropha curcas, Linn) terhadap penyembuhan luka sayat pada kulit mencit (Mus Musculus). Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Suriadi. 2004. Perawatan Luka Edisi 1. CV. Sagung Seto. Jakarta.

Sjamsuhidajat, R., dan W. de Jong. 1997. Buku Ajar IlmuBedah. EGC. Jakarta.

Ward, A.G, dan A. Courts. 1977. The Science and Technology of Gelatin. Academic Press. New York.

Wardani, L.P. 2009. Efek Penyembuhan Luka Bakar Gel Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper beetle) pada Kulit Punggung Kelinci. Skripsi.Universitas Muhammadiyah.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v1i4.5476

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.