PENGARUH PAPARAN TIMBAL (Pb) TERHADAP HISTOPATOLOGIS INSANG IKAN NILA (Oreochromis nilloticus). The Effect of Lead (Pb) Exposure to the Histopathology of Nile Tilapia (Oreochromis nilloticus) Gill

Rosmaidar Rosmaidar, Nazaruddin Nazaruddin, T Armansyah TR, Ummu Balqis, Yudha Fahrimal

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh paparan timbal (Pb) terhadap histopatologis insang  ikan nila (Oreochromis nilloticus). Penelitian ini menggunakan ikan nila sebanyak 12 ekor dengan kriteria: sehat, bobot badan 15-18 gram, umur ± 2 bulan, jenis kelamin jantan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan desain rancangan acak lengkap yang terdiri atas 4 kelompok perlakuan masing-masing dengan 3 ulangan. Semua kelompok diberikan pakan pelet. Kelompok P0 sebagai kontrol, ikan hanya diberi pakan pelet, P1 diberikan paparan timbal  6,26 mg/l, P2 diberikan paparan timbal 12,53 mg/l, dan P3 diberikan paparan timbal 25,06 mg/l. Perlakuan dilakukan selama 30 hari, dan pengambilan organ insang dilakukan pada hari 31. Sampel insang kemudian diambil dan difiksasi dalam larutan Davidson 10% dilanjutkan dengan pembuatan sediaan histopatologis dan pewarnaan hematoksilin dan eosin (HE). Pengamatan histopatologis dilakukan dengan mikroskop cahaya biokuler, kemudian untuk pengambilan gambar dengan menggunakan fotomikrograf. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.  Hasil pemeriksaan histopatologis insang ditemukan edema, kongesti, nekrosis, hiperplasia lamela sekunder, dan fusi lamela. Dari hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kosentrasi timbal yang diberikan semakin parah kerusakan organ insang yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kosentrasi timbal dapat meningkatkan kerusakan jaringan secara histopatologis.

The aims of this research was to determine The effect of lead (Pb) exposure to the histopathology of Nile tilapia (Oreochromis nilloticus) gill. This study used 40 tilapia fish with criteria: healthy; body weight 15-18 gram; age ± 2 month; male sex. This study, is a laboratory experiment (in vivo) using complete randomized design with 4 treatments groups, each group were repeated 3 times. Each groups were fed with pellet. P0 as control, fish fed only pellets, P1 is given lead exposure 6,26 mg/L and pellet feed, P2 is given lead exposure 12,53 mg/L, P3 is given lead exposure 25,06 mg/L. Treatment carried out for 30 days, and fish were  euthanized on  the 31st days. Gill samples were then collected and fixed in Davidson 10% solution followed by histopathology preparation using haematoxylin and eosin (HE) staining. Histopathologic observations were performed using a biocular light microscope, then for using photomicrograph. The data obtained were analyzed descriptively. The results of gill histopathologic examination found edema, congestion, necrosis, primary and secondary lamellae hyperplasia, and lamellae fusion. The result showed that the higher lead concentration the more severe damage on fish gills.  Based on result of this research can be conclided that lead concertration can increased tissue demage histopathologically.


Keywords


Kata kunci: Timbal, ikan nila, histologis, dan histopatologis insang. Keyword:Lead, nile tilapia, histologis and histopatologis gill

Full Text:

PDF

References


Alifia, F. 2013. Histopatologi Insang Ikan Bandeng (Chanos Chanos Forskall) yang Tercemar Logam Timbal (Pb). Jurnal Balik Diwa. 4(1): 1-8.

Darmono. 1995. Logam dalam Sistem Biologi Mahluk Hidup, Edisi pertama,UI Press: Jakarta.

Ercal, N., Gurer, and A. Burns. 2001. Toxic metals and oxidative stress. Part 1. Mechanisms involved in metal induced oxidative damage. Curr Top MedChem. 1:529-539

Fitriawan, F. Sutarno, dan Sunarto. 2011. Perubahan mikroanatomi pada insang dan ginjal kerang air tawar (Anodonta woodiana) terhadap paparankadmium. Bioteknologi. 8 (1): 42-52.

Fujaya, Y. 2004. Fisiologi Ikan Dasar Pengembangan Teknik Perikanan. Jakarta: Rineka Cipta.

Hutagalung H. P. 1997. Metode Analisis Air Laut, Sedimen dan Biota. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi.

Ishikawa NM, J.T. Maria, V.L Julio, & Cláudia MF. 2007. HematologicalParameters in Nile Tilápia, Oreochromis niloticus Exposed to SubletalConcentrationsofMercury.Braz. Arch. Biol. Technol. 50 (4): 102-109.

Kiernan, J.A. 1990. Histological and Histochemical Method: Theory and Practice 2nd ed. Pergamon Press. New York.

Mulyani, P. Widiyaningrum, N.R. Utami. 2014. Uji Toksisitas Dan Perubahan Struktur Mikroanatomi Insang Ikan Nila Larasati (Oreochromis nilloticus) yang dipapar Timbal Asetat. Jurnal MIPA. 37 (1): 1-6.

Mulyanto dan Z. Umi. 1992. Studi Tentang Konsentrasi Raksa (Hg) dan Hubunganya dengan Kondisi Insang Kerang Bulu di Perairan PantaiKenjeran Surabaya. Tesis. Malang. Fakultas Perikanan Unibraw Malang.

Palar H. 1994. Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. Jakarta: Rineka Cipta.

Panigoro, N., I. Astuti, M. Bahnan, PDC. Salfira dan K. Wakita. 2007. Tekni Dasar histologi dan Atlas Dasar-dasar Histopatologi Ikan Balai Budidaya Air Tawar Jambi. Tesis. Departemen kelautan dan Perikanan dan Japan International Coperation Agency.

Rennika, Aunurohim, & Nurlita, A. 2013. Konsentrasi dan Lama PemaparanSenyawa Organik dan Inorganik pada Jaringan Insang ikan Mujair(Oreochromis mossambicus) pada Kondisi Sub Lethal. Jurnal Sainsdan Seni Pomits 2 (2): 132-137.

Ressang, A.A. 1984. Patologi Khusus Veteriner. Denpasar: Bali Press.

Sandi, E. 1994. Pengaruh Polutan Tersuspensi Terhadap Tingkat Kematian dan Pertumbuhan Bandeng (Chanos chanos Forskal) pada media uji. Skripsi.Semarang: Universitas Diponegoro.

Singhadach P, Jiraungkoorskul W, Tansatit T, Kosai P, &Ariyasrijit C. 2009. Calcium pre-exposurehistopathological alteration in nile tilapia (Oreochromis niloticus) after lead exposure. J Fish Aq. 1 (1): 1-10.

Sipahutar, L.W; D; Aliza, Winaruddin, dan Nazaruddin. 2013. Gambaran Histopatologi Insang Ikan Nila yang Dipelihara Dalam Tempratur Air di Atas Normal. Jurnal Medika Veterinaria.7 (1): 1-3.

Susanah, U.A. 2011. Struktur Mikroanatomi Insang Ikan Bandeng Di Tambak Wilayah Tapak Kelurahan Tugurejo Kecamatan tugu semarang. Skripsi. Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan AlamUniversitas Negeri Semarang.

Wijayanti, I.S. 2005. Pengaruh Akut Logam Kadmium Terhadap StrukturMikroanatomi Ginjal Ikan Bandeng. Skripsi. Semarang: FMIPAUniversitas Negeri Semarang.

Wikiandy, N., Rosidah, dan H. Titin. 2013. Dampak Pencemaran Limbah Industri Tekstil Terhadap Kerusakan Struktur Organ Ikan Yang Hidup di Daerah Aliran Sungai (Das) Citarum Bagian Hulu. Jurnal Perikanan dan Kelautan4 (3): 215-225.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v1i4.5091

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.