PENGARUH KONSENTRASI KUNING TELUR ANGSA DALAM MEDIUM SITRAT DAN LAMA WAKTU PENDINGINAN PADA SUHU 5℃ TERHADAP INTEGRITAS MEMBRAN PLASMA SPERMATOZOA SAPI ACEH Effect Of Goose Egg Yolk Concentration in Citrate Medium and different chilling period at 5℃ on Aceh Cattle Spermatozoa Plasma Membrane Integrity

safira mustaqilla, Dasrul Dasrul, Hamdan Hamdan

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konsentrasi kuning telur angsa dalam medium sitrat dan lama waktu pendinginan pada suhu 5 terhadap integritas membran plasma spermatozoa sapi aceh. Sampel yang digunakan adalah semen sapi segar yang dikoleksi menggunakan vagina buatan. Semen yang berkualitas baik dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dengan penambahan pengencer semen sitrat kuning telur angsa dalam konsentrasi 20% (P1); 15% (P2); 10% (P3); 5% (P4) dan konsentrasi 20% pengencer sitrat kuning telur ayam sebagai kelompok kontrol (P0). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) rancangan petak terbagi yang dilanjutkan dengan uji BNT. Rata-rata integritas membran plasma spermatozoa sapi aceh pada medium sitrat  P0; P1; P2; P3 dan P4 selama 6 hari (144 jam) adalah 60,2615,71; 61,8214,81; 55,6716,03; 52,4014,29 dan 48,1514,38 sedangkan rata-rata integritas membran plasma spermatozoa sapi aceh dengan lama waktu pendinginan 0 jam; 24 jam; 48 jam; 72 jam; 96 jam; 120 jam dan 144 jam adalah 76,845,07; 70,466,38; 63,336,24; 56,405,55; 48,695,25; 41,285,19 dan 32,624,87. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi kuning telur angsa dan lama waktu pendinginan pada suhu 5 berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase integritas membran plasma spermatozoa sapi aceh. Penggunaan konsentrasi 20% pengencer sitrat kuning telur angsa menghasilkan persentase integritas membran plasma spermatozoa sapi aceh yang lebih baik setelah pendinginan pada suhu 5.


ABSTRACT

            This study aims to determine the integrity of aceh cattle spermatozoa plasma membrane after chilling at 5 using goose egg yolk citrate diluter. Sample used was fresh cattle semen collected using artificial vagina. Semen with good quality was divided into 5 treatments groups added with goose egg yolk citrate diluter with consentration 20% (P1); 15% (P2); 10% (P3); 5% (P4 ) and 20% concentration of chicken egg yolk semen diluter as control group (P0). Data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA) split plot pattern continued with BNT test. Result of this study showed that integrity of spermatozoa plasma membrane average on citrate media P0; P1; P2; P3 and P4 for 6 days (144 hours) 60.2615.71; 61.8214.81; 55.6716.03; 52.4014.29 and 48.1514.38 while the integrity of spermatozoa plasma membrane integrity with different chilling period at 0; 24; 48; 72; 96; 120 and 144 hours observation were 76.845.07; 70.466.38; 63.336.24; 56.405.55; 48.695.25; 41.285.19 and 32.624.87. Result of this study showed that the using of goose egg yolk citrate diluter with different concentration has an effect on the integrity of aceh cattle plasma membrane. The using of 20% concentration of goose egg yolk citrate diluter produce more integrity of aceh cattle spermatozoa with an intact plasma membrane after chilling at 5 .

 


Keywords


Kata kunci : Sapi Aceh, Kuning Telur Angsa, Integritas Membran Plasma SpermatozoaKeyword: Aceh Cattle, Goose Egg Yolk, intact spermatozoa plasma membrane

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, M.A.N. 2008. Karakterisasi genetik sapi aceh menggunakan analisis keragaman fenotipik, daerah d-loop dna mitokondria dan dna mikrosatelit. Thesis. Sekolah Pascasarjana IPB, Bogor.

Amirat, L., D. Tainturier, L. Jeanneau, C. Thorin, O. Gerard, J.L. Courtens, and M. Anton. 2004. Bull semen in vitro fertility after cryopreservation using egg yolk LDL: a comparison with optidyl, acommercial egg yolk extender. Theriogenology. 61(5): 895-907.

Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang. 2011. Buku Pintar Inseminasi Buatan. Balai Inseminasi Buatan, lembang. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kementerian Pertanian.

Cooter, P.Z, H.A. Goolsby, and S.D. Prien . 2005. Preliminary evaluation of a unique freezing technology for bovine sperm cryopreservation. Reproduction Domestic Animal. 40:98- 99.

Diskeswannak Aceh, 2016. Laporan Tahunan Dinas Kesehatan Hewan Dan Peternakan. Propinsi Daerah Istimewa Aceh.

Djaelani, M.A. 2001. Pengaruh berbagai jenis kuning telur sebagai bahan baku medium terhadap motilitas, vitalitas dan morfologi spermatozoa manusia selama proses simpan beku. Tesis. Program Magister Ilmu Biomedik, Program Pasca Sarjana, Universitas Diponegoro, Semarang.

Evans, G.W. and M.C. Maxwell. 1987. Salamons Artifical Insemination Of Sheep and Goats. Butterworths. London

Faizal, M. 2016. Pengaruh penggunaan kuning telur angsa (Cignus olor) dan air kelapa muda (Cocos nucifera) terhadap kualitas sperma kambing boer dengan waktu equilibrasi yang berbeda. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Fauziah, S. 2014. Pengaruh aras kuning telur angsa (Anatidae anser) dalam pengencer sitrat dan lama penyimpanan yang berbeda terhadap motilitas, viabilitas, dan abnormalitas sperma kambing bligon yang disimpan pada suhu lima derajat celcius. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Fuller, G.M. and D. Shields, 1998. Molecular Basic of Medical Cell Biology. Prentice Hall International. Inc. USA

Garner D.L.E, Hafez E.S.E. 2000. Spermatozoa And Seminal Plasma. Dalam: Hafez, B, and E.S.E Hafez. Reproduction In Farm Animals, 7th Ed. USA: Lippincott Williams and Wilkins. Pp. 96 – 109.

Hafez, E.S.E. 2004. Reproduction in Farm Animals. 7 th Ed. Lea & Febiger. Philadelphia.

Junianto, L., B. Sutiono dan S. Kismiati. 2000. Pengaruh pengencer semen dengan berbagai kuning telur unggas terhadap motilitas dan daya hidup sperma ayam Kampung. Jurnal Tropical Animal (2) 2:30--34.

Kulaksiz, R., C. Cebi, E. Akcay, and A. Daskin. 2010. The protective effect of egg yolk from different avian species during the cryopreservation of karayaka ram sperm. Small Ruminant research. 88(1) 12-15.

Lubis, T.M., Dasrul, C.N. Thasmi dan T. Akbar. 2013. Efektivitas penambahan vitamin C dalam pengencer susu skim kuning telur terhadap kualitas spermatozoa kambing boer setelah penyimpanan dingin. Jurnal S. Pertanian 3 (1) : 347- 361

Partodiharjo, 1992. Ilmu Reproduksi Hewan.Mutiara Widya, Cetakan Ketiga, Jakarta.

Permatasari, W.D., E.T. Setiatin, dan D. Samsudewa. 2013. Studi tentang pengencer kuning telur dan pengaruhnya terhadap kualitas semen beku sapi jawa brebes. Animal Agriculture Journal. 2(1):143-151.

Rasul, Z, N. Ahmad, and M. Anzar. 2001. Changes in motion characteristics, plasma membrane integrity and acrosome morphology during cryopreservation of buffalo spermatozoa. Journal of Andrology. 22(2).

Toelihere, M.R. 1985 . Inseminasi Buatan Pada Temak, Angkasa, Bandung.

Trias, P.A.H. 2001. Kualitas sperma dan pengaruh bahan pengencer terhadap daya hidup spermatozoa domba lokal. Buletin Pertanian dan Peternakan 2(3):14—20

Wongtawan, T, F. Saravia, M. Wallgren, I. Caballero, and M.H. Rodriguez. 2006. Fertility after deep intra-uterine artificial insemination of concentrated low-volume boar semen doses. Theriogenology. 65:773-787.




DOI: https://doi.org/10.21157/jim%20vet..v4i1.4818

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.