PENGARUH DEPOSISI SEMEN SAAT INSEMINASI BUATAN TERHADAP ANGKA KEBUNTINGAN SAPI (The Effect of Semen Deposition During Artificial Insemination on Pregnancy Rate in Cows)

wanti dessi dana, hamdan hamdan, budianto panjaitan, ginta riady, sri wahyuni, cut dahlia iskandar

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh deposisi semen saat inseminasi buatan terhadap angka kebuntingan sapi. Responden dalam penelitian ini adalah petugas inseminator profesional (bersertifikat) yang bertugas di Kecamatan Kuta Cot Glie, Krueng Barona Jaya, dan Blang Bintang. Jumlah sampel responden untuk angka kebuntingan pada penelitian ini adalah sapi-sapi betina yang ada di tiga kecamatan di Aceh Besar tersebut yang siap untuk diinseminasi selama bulan April sampai Mei 2017. Hasil dari penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan deposisi semen pada cincin serviks ketiga lebih rendah dibandingkan dengan deposisi semen pada cincin serviks keempat dengan persentase non return rate (60-90 hari) pada responden  I, II dan III secara berturut-turut adalah 80,56% ; 87,64%  dan 94,55%. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa angka kebuntingan pada deposisi semen cincin serviks keempat lebih tinggi dari pada deposisi semen pada cincin serviks ketiga.

 

ABSTRACT

The aims of study was to determine the effect of semen deposition during artificial insemination on pregnancy rate cow. Respondents in this research are professional inseminator (certified) from Kecamatan Kuta Cot Glie, Krueng Barona Jaya and Blang Bintang. The number of respondent samples for pregnancy rate in this study were female cows in three subdistricts in Aceh Besar that available for artifial inseminated during April and May 2017. The data of this study were analyzed descriptively. The results of this study indicated that the position at the fourth cervical ring of semen deposition has the higher pregnancy rate with the percentage of NRR (60-90 days) on the respondent I, II and III respectively is 80.56%; 87.64% and 94.55%. Based on the results of the research can be concluded that pregnancy rate on the fourth cervical ring semen deposition better was than semen deposition on the third cervical ring semen deposition.


Keywords


Deposisi Semen, Angka Kebuntingan, Sapi. Semen Deposition, pregnancy rate, Cow

Full Text:

PDF

References


Einarsson, S. 1992. Concluding Remarks. In: Influence of Thawing Method on Motility, Plasma Membrane Integrity and Morphology of Frozen-Thawed Stallion Spermatozoa. (Borg K, Colenbrander B, Fazeli A, Parlevliet J and Malmgren L). Theriogenology Vol. 48 Th. 1997: 531–536

Gunawan, M., Y.M.K., Eka, dan S. Syahruddin. 2015. Aplikasi inseminasi buatan dengan sperma sexing dalam meningkatkan produktivitas sapi di peternakan rakyat. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon. 1(1): 93-96.

Hafez, B. dan E.S.E., Hafez. 2000. Anatomy of Female Reproduction. In: Reproduction in Farm Animals. Hafez, B. and E.S.E. Hafez (Eds.). 7rd ed. Lippincott Williams and Wilkins, USA.

Ihsan, M.N. 2012. Manajemen Reproduksi Ternak. Fakutas Peternakan. Universitas Brawijaya, Malang.

Jainudeen, M.R. and E.S.E., Hafez. 2000. Cattle and Buffalo Reproduction in Farm Animals. 7th Edition. Edited by Hafez E.S.E. Lippincott Williams and Wilkins. Maryland, USA.

Selk, G. 2007. Artificial Insemination For Beef Cattle. Division of Agricultural Sciences and Natural Resources, Oklahoma State University. http://osuextra.okstate.edu.

Susilawati, T. 2011. Tingkat keberhasilan inseminasi buatan dengan kualitas dan deposisi semen yang berbeda pada sapi Peranakan Ongole. Jurnal Ternak Tropika. 12 (2):15-24.

Taurin, B.S., Dewiki. dan Hardini. 2000. Materi Pokok Inseminasi Buatan. Universitas Terbuka, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v1i4.4812

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.