ISOLASI Escherichia coli dan Salmonella sp PADA TELUR AYAM KAMPUNG YANG GAGAL MENETAS DI LABORATORIUM LAPANGAN PETERNAKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Lia Permata Sari, Erina Erina, Darniati Darniati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp pada telur ayam kampung yang gagal menetas di Laboratorium Lapangan Peternakan Universitas Syiah Kuala. Sebanyak 20 butir telur ayam kampung yang gagal menetas diperiksa di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Sampel diisolasi berdasarkan metode Carter yang dimodifikasikan. Pada media Brilliance E.coli/ Coliform Selective Agar koloni bakteri tumbuh berbentuk bulat berwarna ungu, pada pewarnan Gram bakteri bewarna pink berbentuk batang pendek. Pada media SSA koloni bakteri berbentuk bulat bewarna hitam dan pada pewarnaan Gram bakteri bewarna pink berbentuk batang panjang. Hasil uji IMViC dan gula-gula sesuai dengan karakteristik Escherichia coli dan Salmonella sp. Hasil penelitian dari 20 sampel telur ayam kampung yang diteliti 3 sampel positif terinfeksi Escherichia coli dan 12 sampel positif Salmonella sp. Maka dapat disimpulkan Escherichia coli dan Salmonella sp merupakan salah satu penyebabab kegagalan menetas pada telur ayam kampung yang gagal menetas di Laboratorium Lapangan Peternakan Universitas Syiah Kuala.

Kata kunci : telur ayam kampung, gagal menetas, Escherichia coli, Salmonella sp

This study aims to isolat and identify bacteria Escherichia coli and Salmonella sp from failed to hatch domestic chicken in Field Laboratory of Animal Husbandry Syiah Kuala University. Twenty unhatched domestic chicken eggs were examined in microbiology laboratorium of Veterinary Faculty of Syiah Kuala University, Banda Aceh. Modified Carter methode was used to isolate bacterial from the samples. On media Brilliance E.coli/ Coliform Selective Agar colonies bacterial were purple and circular, on Gram staining it formed pink color cocobacil shape. On media SSA the colonies were black and circular, on Gram staining it formed pink color bacil shape. The result of Biochemistry test this showed that 3 of 20 domestic chicken eggs were positive infected by Escherichia coli and 12 of 20 sample were infected by Salmonella sp. It can conclude that Escherichia coli and Salmonella were one of the causes of failed to hatch of domestic chickens  egg’s.

Keywords : domestic chicken eggs, fail to hatch, Escherichia coli, Salmonella sp


Full Text:

PDF

References


Alexander, K.S. 2001. Microbiologic A Photographic Atlas for the Laboratory. Benjamin Cummings, an imprint of Addison Wesley longman, Inc, Canada.

Alkhakim, F.H., M.N. Huda, G.D. Fitri, D. Ambarwati, dan H. Tistiana. 2016. Pengaruh ekstrak daun kersen terhadap daya tetas dan mortalitas telur itik hibrida. J.Ilmu-Ilmu Peternakan. 26(2):8-13.

Amarantini, C., A. Widya, K. Haripurnomo, dan L. Sembiring. 2009. Seleksi Bakteri Salmonella Typhi dari kultur darah penderita demam Tifoid. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA. Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.

Aminollah. 2016. Isolasi dan identifikasi bakteri pathogen Escherichia coli dan Salmonella sp pada kotoran kelelawar di Goa Pongangan Gresik dan gudang gula Bojonegoro Jawa Timur. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi program study biologi, Universitas Airlangga, Surabaya.

Anderson, S. 2012. Effect of storage temperature on antimicrobial properties of chicken egg white against Salmonella typhimurium and Staphylococcus aureus at various storage condition of liquid egg. 10th Annual TAMUS Pathways Student Research.

Apriana, N. 2014. Analisis Bakteri Patogen Enterik pada Produk Es Batu yang Dipasarkan di Kota Surabaya. Skripsi. Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Airlangga, Surabaya.

Darmono dan Darminto. 2001. Permasalahan penyakit sebagai kendala usaha peternakan itik. Lokakarya Nasional Unggas Air, Balai Penelitian Veteriner, Bogor.

Fardi, S. 2012. Isolasi dan identifikasi bakteri Gram negatif pada preputium kerbau (Bubalus bubalis) berasal dari Aceh Barat Daya. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Hemraj, V. 2013. A review on Commonly Used Biochemichal Test for Bacteria. Departement of Pharmacy, L.R Intitute of Pharmacy, Solan (H.P), India.

Hidayati, S.C., Darmawi, Rosmaidar, T. Armansyah, M. Dewi, F. Jamin, dan Fakhrurrazi. 2016. Pertumbuhan Escherichia coli yang diisolasi dari feses anak ayam broiler terhadap ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum [wight.] walp.). J. Medika Veterinaria. 10(2):101-104.

Istiana. 1998. Keberadaan Salmonella sp pada telur gagal menetas dan anak itik pasca tetas di pusat penetasan itik Alabio di kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan. Media Veteriner. 5(2):27-31.

Jin, T., H. Zhang, G. Boyd dan J. Tang. 2008. Thermal resistance of Salmonella enteritidis and Escherichia coli K12 in liquid egg determined by thermal- death-time disks. J. Food Eng. 84:608-614.

Krisnaningsih, M.M.F., W. Asmara dan M.H. Wibowo. 2005. Uji sensitivitas isolat Escherichia coli patogen pada ayam terhadap beberapa jenis antibiotik. J. Sain Vet. 1:13-18.

Kumar, S. 2012. Texbooks of Microbiology. Jaype brother Medical Publisher (P) LTD, Dhaka-Bangladesh.

Mahon, C.R., D.C. Lehman, G. Manuselis. 2014. Texbook of Diagnostic Microbiologi. 4th ed. Saunders Elsevier, USA.

Mufasirin, E.S dan L.C. Suwanti. 2003 . Studi toksoplasmosis pada telur ayam buras yang dijual sebagai campuran jamu di kota surabaya dan kabupaten sidoarjo menggunakan uji dot blot. J. Penelitian Media Eksata. 4:113-119.

Paul, E. dan Janet, D. 2008. Laboratory Diagnosis of Infectious Disease. Woulthers-Lippicott Williams and Whilkhins, Philadelphia.

Sa’diah, I.N., D. Garnida, dan A. Mushawwir. 2015. Mortalitas embrio dan daya tetas itik lokal (Anas sp.) berdasarkan pola pengaturan temperatur mesin tetas. Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran, Bandung.

Saraswati, D. 2012. Uji bakteri Salmonella sp pada telur bebek, telur puyuh dan telur ayam kampung yang diperdagangkan di Pasar Liluwo Kota Gorontalo. Skripsi. Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo.

Sari, R. dan P. Apridamayanti. 2014. Cemaran bakteri Eschericia coli dalam beberapa makanan laut yang beredar di pasar tradisional kota Pontianak. Kartika J. Ilmiah Farmasi. 2(2):14-19.

Sarwono, B. 1995. Beternak Ayam Buras. Penebar Swadaya, Jakarta.

Soeripto dan M. Poelongan. 1991. Isolasi bakteri dari embrio ayam broiler yang tidak menetas dan sensitivitasnya terhadap beberapa antibiotika. J. Penyakit Hewan. 23(41):11-14.

Solihati, N., R. Idi, R. Setiawan, I.Y. Asmara, dan B.I. Sujana. 2006. Pengaruh lama penyimpanan semen cair ayam buras pada suhu 5°C terhadap periode fertil dan fertilisasi sperma. J. Ilmu Ternak. 6(1):7-11.

Sridhar. 2008. Sterilization and Disenfectan. www.microrao/commentnote. 9 Mei 2017.

Standar Nasional Indonesia. 2006. Penentuan Salmonella pada produk perikanan. Badan Standardisasi Nasional.

Standar Nasional Indonesia. 2008. Metode pengujian cemaran mikroba dalam daging, telur dan susu, serta hasil. Badan Standardisasi Nasional.

Suryandari, L. 2016. Isolasi Salmonella sp pada telur burung puyuh (Cotumix cotumix japonica) yang gagal menetas di desa Garot kecamatan Darul. Skripsi. Fakulatas Kedokteran Hewan, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Yuwanta, T. 2004. Dasar Ternak Unggas. Kanisius, Yogyakarta.

Zaraswati, D. 2006. Mikrobiologi Farmasi. Universitas Hasanussin, Makasar.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v1i3.3816

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.