IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA IKAN PATIN (Pangasius spp.) DI TAMBAK BUDIDAYA IKAN DESA LAMPEUNEURUT KABUPATEN ACEH BESAR

Dessi Wildani

Abstract


ABSTRAK

 

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi ektoparasit dan mengetahui  tingkat prevalensi ektoparasit pada ikan patin (Pangasius spp.). Sebanyak 20 ekor ikan patin yang diambil dari lokasi tambak budidaya ikan di Desa Lampeuneurut Kabupaten Aceh Besar. Prosedur pemeriksaan dilakukan mengikuti Fernando dkk, dan Kabata. Hasil penelitian ditemukan lima  jenis parasit yang menginfestasi ikan patin yaitu Gyrodactylus sp., Dactylogyrus sp., Chilodonella sp. Trichodina sp., dan Ichtyopthirius multifilis. Tingkat prevalensi parasit tertinggi secara berurutan adalah pada bagian insang 85% (Gyrodactylus sp. 65% dan Dactylogyrus sp. 20%),  bagian sirip 30% (Gyrodactylus sp. 25% dan Chilodonella sp. 5%), bagian lendir 10% ( Trichodina sp. 5% dan Ichtyopthirius multifilis 5%), sedangkan pada bagian operkulum tidak ditemukan parasit. Kesimpulan dari  penelitian ini bahwa ikan patin telah terinfestasi oleh ektoparasit dengan tingkat prevalensi yang berbeda-beda. 

 

ABSTRACT

 

This study was conducted to identify the existence of ectoparasites and to know their prevalence rates (Pangasius spp.). A total of 20 catfishes were obtained from ponds at the fishponds site in Lampeuneurut, Aceh Besar.  The examination procedure adapted from Fernando et.al and Kabata. The results confirmed the presence of five parasites species infested the catfish, namely Dactylogyrus sp., Gyrodactylus sp., Ichtyopthirius multifilis, Trichodina sp., and Chilodonella sp.  The highest prevalence rates parasites were 85 % in gill (Gyrodactylus sp. 65% and Dactylogyrus sp. 20%), 30% in fins (Gyrodactylus sp. 25% and Chilodonella sp. 5%), 10 % in mucus  ( Trichodina sp. 5% and Ichtyopthirius multifilis 5%). Meanwhile, none were detected in the operculum part of the catfishs. It can be concluded that catfish has infested with different prevalences.

 

 

 


Keywords


ikan patin (Pangasius spp.), Ektoparasit, Prevalensi

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Akbar, J. 2011. Identifikasi parasit pada ikan Betok (Anabas Testudieus). Jurnal Bioscientiae.8(2):36-45.

Buaton, R. F.2015. Jenis dan tingkat serangan cacing parasitik berdasarkan perbedaan tingkatan umur pada insang dan saluran pencernaan ikan Patin (Pangasius Djambal) pada kolam budidaya di Tanjung Morawa. Skripsi. Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatera Utara. Medan.

Cahyono, P. M., D. S. Mulia dan E.Rochmawati. 2006. Identifikasi ektoparasit protozoa pada benih ikan Tawes (Puntius Javanicus) di balai Benih ikan Sidabowa kabupaten Banyumas dan balai benih ikan Kutasari kabupaten Purbalingga. Jurnal Protein.13(2):181-187.

Fernando, C.H., J.I. Furtado, A.V. Gussev, and S.A. Kakonge. 1972. Methods for the study of freshwater fish parasites. University of Waterloo, Canada. Biology Series.12:1-44.

Fidyandini, H.P., S. Subekti, dan Kismiyati. 2012. Identifikasi dan prevalensi ektoparasit pada ikan Bandeng (Chanos Chanos) yang dipelihara di Karamba Jaring Apung Upbl Situbondo dan di tambak desa Bangunrejo kecamatan Jabon Sidoarjo. Journal of Marine and Coastal Science. 1(2):91-112.

Herlina, S. 2016. Prevalensi dan identifikasi ektoparasit pada ikan Patin (Pangasius djambal) pada kolam tadah hujan di kecamatan Seruyan Hilir kabupaten Seruyan. Jurnal Ilmu Hewani Tropika. 5(1):15-18.

Kabata, Z. 1985. Parasites and Diseases of Fish Cultured in The Tropics. Taylor and Francis, London and Phidelphia. 318 p.

Komariyah dan A.I. Setiawan. 2009. Pengaruh penambahan berbagai dosis minyak ikan yang berbeda pada pakan buatan terhadap pertumbuhan benih ikan Patin (Pangasius pangasius). Jurnal Pena Akuatika. 1(1):19-29.

Prasetya, N., S. Subekti dan Kismiyati. 2013. Prevalensi ektoparasit yang menyerang benih ikan Koi (Cyprinus Carpio) di bursa ikan hias Surabaya. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan.5(1):113-116.

Pujiastuti, N. 2015. Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit pada Ikan Konsumsi di Balai Benih Ikan Siwarak. Skripsi. Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang.

Putra, A.M., Eriyusni, dan I. Lesmana. 2015. Pertumbuhan ikan Patin (Pangasius sp.) yang dipelihara dalam sistem resirkulasi. Jurnal Aquacostmarine. 8(3):2-12.

Putri, S.M., A,H,C. Haditomo, dan Desrina.2016. Infestasi monogenea pada ikan konsumsi air tawar di kolam budidaya desa Ngrajek Magelang. Journal of Aquaculture Management and Technology.5(1):162-170.

Putri, T.D., D.P. Priadi., dan Sriati. 2014. Dampak usaha perikanan budidaya usaha terhadap kondisi lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat pada lahan pasang surut kabupaten Banyuasin provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia. 2 (4):43-54.

Rahayu, F.D., D.R. Ekastuti dan R. Tiuria.2013. Infestasi cacing parasitik pada insang ikan Mujair (Oreochromis mossambicus). Jurnal Acta Veterinaria Indonesiana.1(1):8-14.

Rahmawati, H dan D. Hartono. 2012. Strategi pengembangan usaha budidaya ikan air tawar. Jurnal Penelitian Pengelolaam Sumber daya Alam dan Lingkungan.1(2):129-134.

Ramadan, A.F., N. Abdulgani., dan N. Triyani.2012. Perbandingan prevelensi parasit pada insang dan usus ikan Mujair (Oreohromis mussambicus) yang tertangkap di sungai Aloo dan tambak Kedung Peluk, kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Jurnal Sains dan Seni ITS.1(1):36-39.

Suhardi, E. I, Raharjo, dan Sunarto. 2014. Tingkat serangan ektoparasit pada ikan Patin di sungai kapuas kota Pontianak. Jurnal Ruaya.1(1):42-52.

Utami, P. 2012. Keragaman Jenis Ektoparasit pada Ikan Hasil Tangkapan di Sungai Banjaran kabupaten Banyumas. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Upbjj Purwokerto.

Yuliartati, E. 2011. Tingkat Serangan Ektoparasit pada Ikan Patin (Pangasius Djambal) pada Beberapa Pembudidaya Ikan di Kota Makassar. Skripsi. Jurusan Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin Makassar.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v1i3.3423

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.