ISOLASI BAKTERI (Salmonella sp) DALAM KANDANG AYAM (BROILER) DI DESA COT SAYUN KECAMATAN BLANG BINTANG ACEH BESAR (Isolation of Bacteria Salmonella sp in Broiler Coop in Cot Sayun Residence Blang Bintang District, Aceh Besar)

Masturina Masturina

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya bakteri Salmonella sp dalam kandang ayam Broiler di Desa Cot Sayun, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan sampel berupa lingkungan udara dalam kandang ayam Broiler. Pengambilan sampel dilakukan 2 kali yaitu pagi dan sore hari. Setiap kelompok terdiri dari 6 plate media Salmonella Shigella Agar (SSA) yang dilakukan pada ketinggian 10, 20 dan 30 sentimeter (cm). Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah koloni pada pagi hari dengan ketinggian 10, 20 dan 30 cm berturut-turut adalah 120, 65 dan 16 koloni, sedangkan pada sore hari adalah 102, 63, dan 10 koloni. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bakteri Salmonella sp ditemukan pada ruangan dalam kandang ayam Broiler di Desa Cot Sayun, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar.

This study aims to determine Salmonella sp in Broiler coop in Cot Sayun residence, Blang Bintang district, Aceh Besar. This study used a sample form environtment of air in Broiler coop at the farm village of Cot Sayun. Sampling was done 2 times that at the morning and afternoon. Each group consisted of 6 plate media Salmonella Shigella Agars (SSA) conducted at three level of that 10, 20 and 30 centimeter (cm). The research data were analyzed descriptively. The number of colonies in the morning at the height of 10, 20 and 30 cm were 120, 65 and 16 colonies respectievly, where as in the afternoon were 102, 63, and 10 colonies respectively. The conclusion of this study was found the presence of Salmonella sp in the Broiler coop at Cot Sayun Residence, Blang Bintang District, Aceh Besar


Keywords


Salmonella sp; kandang; ayam Broiler; (Salmonella sp; coop; Broiler chicken)

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z. 2003. Meningkatkan Produktivitas Ayam Ras Petelur: Cetakan Ke lima. Agromedia, Jakarta.

Badriyah, N dan M. Umam. 2013. Pengaruh frekuensi penyemprotan desinfektan pada kandang terhadap jumlah kematian ayam broiler. J. Ternak. 4(2): 1-3.

Baylis, C., M. Uyttendaele, H. Joosten, A. Davies. 2011. The Enterobacteriaceae and Their Significance To The Food Industry. International Life Sciences Institute, ILSI Microbiological Issues Task Force, Brussels.

Black, J.G. 1999. Microbiology : Principles and Exploration. 4th ed. John Wiley & Sons. Inc Publication, New Jersey.

Brooks, F. G. 1996. Mikrobiologi Kedokteran: 7th ed. Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta.

Budiarso, T.Y., dan M.J.X. Belo. 2009. Deteksi cemaran Salmonella sp pada daging ayam yang dijual di pasar tradisional di wilayah kota Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA. Fakultas MIPA, Universitas Negeri Jogjakarta. Yogyakarta.

Budinuryanto, D.C., M.H. Hadiana., R.L. Balia., Abubakar., dan E. Widosari. 2000. Profil keamanan daging ayam lokal yang dipotong di pasar tradisional dalam kaitannya dengan penerapan sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Laporan Hasil Penelitian Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran dan Proyek ARMP II Badan Litbang Pertanian, Bandung.

Erin, I., Ety., R. Prambudi. 2009. Kualitas mikrobiologi udara di inkubator unit perinatologi rumah sakit umum daerah dr. Abdul Moeloek Bandar Lampung. J. Med of Lampung University. 2(5):45-48.

Ferreira, A.J.P., C.S.A. T. Ferreira., A.M. Knobl., Moreno., Bacarro., M. Chen., M. Robach., and G.C. Mead. 2003. Comparison of three commercial competitive-exclusion products for controlling Salmonella colonization of broilers in Brazil. J. of Food Prot. 66(11):409-492.

Gast, R.K. 1997. Paratyphoid infections In Disease of Poultry. 10th ed. Iowa State University Press : Ames, Iowa, USA.

Harry E.G. 1957. The effect on embryonic chick mortality of yolk contamination with bacteria from the hen. J. Vet. 69(51):1433-1439.

Humphrey, T.J. 2006. Growth of salmonella in intact shell eggs: Influnce of storage temperature. J. Vet. 126(31):292-291.

Jones, F.T. dan K.E. Richardson. 2004. Salmonella in commercially manufactured feeds. J Poult. Sci. 83(11):384-391.

Kastiyowati. 2004. Dampak dan Penanggulangan Pencemaran Udara. www.buletinlitbang.go.id. www.wikamapia.org. Diakses 29 Oktober 2016.

Lay, B. 1994. Analisis Mikroba di Laboratorium: Cetakan Ke empat. Rajawali Press, Jakarta.

Pelczar, M.J. dan Chan, E.C.S. 2008. Dasar-Dasar Mikrobiologi: Cetakan Ke empat. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Schlundt, J., H. Toyofuku, J. Jansen dan S .A. Herbst. 2004. Emerging food-borne zoonoses. J. Sci. Tech off Int. 23(2):512-527.

Shivaprasad, H.L. 1997. Pullorum Disease and Fowl Thyphoid In Disease of Poultry. 10th ed. Iowa State Universty Prees. Ames, Iowa, USA.

Shivaprasad, H.L. 2003. Pullorum Disease and Fowl Typoid in Diseases of Poultry. Section II Bacterial Diseases. 11th ed. Press Ames Iowa State University, USA.

Sudirman. 2005. Strategi pencegahan dan pengendalian infeksi Salmonella pada industri perunggasan. Workshop Penanggulangan Penyakit Zoonosis. Bogor, 5 Desember.

Syukma, Y. D. 2015. Budidaya dan analisa ayam broiler menggunakan vitamin dan ayam yang tidak menggunakan vitamin (ayam herbal). J. Nasional Ecopedon. 3(1):77–082.

Tabbu, C.R. 2000. Penyakit Ayam dan Penanggualangannya: Cetakan Ke Sembilan. Kanisius, Yogyakarta.

Tamalludin, F. 2014. Panduan Lengkap Ayam Broiler: 3rd ed. Penebar Swadaya, Depok.

Tindall, G. 2005. Alternatives to conventional microbials in swine diets. J. Of Anim. Sci. 17(2):217-226.

Utomo, B. N, 1998. Infeksi Salmonella Pada Unggas. Poultry Indonesia. Edisi April no 217:27-29.

Waluyo, L. 2012. Mikrobiologi Umum: Cetakan Ke empat. Universitas Muhammadiyah Malang Press, Malang.

Wanasuria, S. 2010. Biosekuritas Pabrik Pakan: Cetakan Ke delapan. Kanisius, Yogyakarta.

Yemima, 2014. Analisis usaha peternakan ayam broiler pada peternakan rakyat di desa Karya Bakti, kecamatan Rungan, kabupaten Gunung Mas, provinsi Kalimantan Tengah. J. Ilmu Hewani Trop. 3(1):13-15.

Zaraswati, D. 2006. Mikrobiologi Farmasi: Cetakan Ke tiga. Universitas Hasanuddin Press, Makassar.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v1i3.3385

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.