PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN SUSU SAPI PASTEURISASI PADA SUHU KAMAR TERHADAP JUMLAH KOLONI Staphylococcus aureus (THE EFFECT OF PASTEURIZED COW’S MILK STORAGE TIME IN ROOM TEMPERATURE TO THE NUMBER OF Staphylococcus Aureus COLONIES)

Ario Ridho Gelagar, Fakhrurrazi Fakhrurrazi, Ismail Ismail

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu penyimpanan susu sapi pasteurisasi pada suhu kamar terhadap jumlah koloni Staphylococcus aureus. Sampel pada penelitian ini adalah susu segar yang diambil dari peternakan sapi perah lokal di wilayah Banda Aceh yang diambil waktu pemerahan pagi hari. Susu segar dipasteurisasi dengan metode Low Temperature Long Time (LTLT) dengan suhu 62ºC selama 30 menit dan dilakukan penyimpanan pada suhu kamar 26°C selama 4 jam, 8 jam dan 12 jam. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah jumlah koloni Staphylococcus aureus yang ditanam pada media Manitol Salt Agar (MSA). Analisis data penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bakteri Staphylococcus aureus paling banyak pada penyimpanan selama 12 jam sebanyak 1x103 CFU/ml. Selanjutnya penyimpanan selama 8 jam dan 4 jam berturut-turut sebanyak 1x101 CFU/ml dan <1x101 CFU/ml. Kesimpulan dari penelitian adalah semakin lama waktu penyimpanan susu sapi pasteurisasi pada suhu kamar maka cemaran bakteri Staphylococcus aureus pada susu akan semakin meningkat.

ABSTRACT

The purpose of this study is to know the effect of storage time of pasteurized milk in room temperature to the number of Staphylococcus aureus bacteria. The samples for this study were fresh milk from local dairy farm in Banda Aceh, taken directly from the cow in morning milking hour. Fresh milk then pasteurized with LTLT method, 62°C for 30 minutes. Then, the samples were divided into groups which stored in 26°c for 4 hours, 8 hours and 12 hours. Parameters in this study is the number of SA cultured in MSA. The data obtained then analyzed descriptively. The result shows that 12 hours storage performed the most colonies of Staphylococcus aureus bacteria with the number 1x103 CFU/ml.  Below it, was 8 hours and 4 hours storage with the number consecutively 1x101 cfu/ml and less than 1x101 cfu/ml. This, the author can conclude that, the longer storage time of pasteurized cow’s milk in the room temperature is, contamination of  SA number in milk will be increased.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Abubakar, Triyanti, R. Sunarlim, dan H. Setiyanto. 2000. Pengaruh suhu dan waktu pasteurisasi terhadap mutu susu selama penyimpanan. Balai Penelitian Ternak. Institut Petanian Bogor. Bogor

Asao, T., Y. Kumeda, I. Kawai, T. Shibata, H. Oda, K. Honiki, H. Nakazawa, and S. Kozaki. 2003. An extensive outbreak of staphylococcal food poisoning due to low-fat milk in Japan: estimation of enterotoxin A in incriminated milk and powdered skim milk. J. Epidemiol. Infect. 130:33-40

[BSN] Badan Standarisasi Nasional. 2008. SNI 2897:2008 Tentang Metode Pengujian Cemaran Mikroba Dalam Daging, Telur dan Susu Serta Hasil Olahannya. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta .

[BSN] Badan Standarisasi Nasional. 2011. SNI 3141.1.2011 Tentang Susu Segar Bagian :1.Sapi. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Gao, A., L. Mutharia, S. Chen, J. Odumeru. 2002. Effect of pasteurization : survival of Mycobacterium paratubercolosis in milk. J. Dairy Sci. 85:3198-3205.

Gilmour, A. and M.T. Rowe. 1990. Microorganism associated with milk dairy microbiology. Vol. 1. 2nd ed. Department of Food Science and Technology. University of Reading. Reading.

Jay, J.M. 1996. Modern Food Microbiology. Fifth Ed. International Thompson Publishing, Chapman and Hall Book, Dept. BC. p. 469−471.

Murdiati, T.B., A. Priadi, S. Rachmawati dan Yuningsih. 2004. Susu pasteurisasi dan penerapan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). JITV. 9(3): 172-180.

Ruegg, P. L. 2014. Risk, realities, and responsibilities associated with mastitis treatment. Journal American Veterinary Internal Medicine. 36(5) : 1015-1043.

Saleh, E. 2004. Dasar Pengolahan Susu dan Hasil Ikutan Ternak. USU Digital Library. Medan

Soejono, RR., AW Sanjaya, M. Sudarwanto, T. Purnawarman, DW. Lukman dan H. Latif. 2005. Penuntun Praktikum Higiene Susu. Fakultas Kedokteran Hewan IPB. Bogor

Syahriana, S. 2015. Pasteurisasi High Temperature Short Time (HTST) Susu Terhadap Listeria monocytogenes Pada Penyimpanan Refrigerator. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Hasanudin. Makassar.

Wardana, A.S. 2012. Teknologi Pengolahan Susu. Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Slamet Riyadi. Surakarta

Yuswari R. 2006. Kajian cemaran mikroba pada susu pasteurisasi asal pedagang keliling di wilayah Jakarta Selatan. Tesis. Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v1i3.3346

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.