EFEKTIVITAS SALEP GETAH JARAK PAGAR (Jatropha curcas, Linn) PADA FASE EPITELISASI PENYEMBUHAN LUKA SAYAT MENCIT (Mus musculus)

fauzy fauzy, M Nur Salim, Nazaruddin Nazaruddin

Abstract


ABSTRAK

                     

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pemberian salep getah jarak pagar 10% (Jatropha curcas, Linn) pada fase epitelisasi penyembuhan luka sayat kulit mencit (Mus muskulus). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga kelompok perlakuan dan tiga kali ulangan. Digunakan 9 ekor mencit jantan, dengan berat badan 30-40 gram diadaptasikan selama 7 hari di dalam kandang percobaan dengan pemberian pakan komersil dan minum secara ad libitum. Pembuatan luka sayat pada daerah punggung sepanjang 2 cm sampai subcutan. Setelah perlakuan dilakukan perawatan luka pada pukul 08.00 dan 18.00 WIB. Pada kelompok kontrol (KI) dioleskan vaselin kuning, kelompok perlakuan (KII) dioleskan salep getah jarak pagar 10% dan pada kelompok perlakuan (KIII) dioleskan gentamisin 0,1%. Sampel kulit diambil pada hari ke-8 dan diamati secara histopatolgi. Rata-rata jumlah fibroblas pada K1, K2, dan K3 adalah 80,33±2,52, 435,00±7,00, dan 247,67±4,04. Hasil uji ANAVA menunjukkan ada pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) antara KI, KII, dan KIII. Dapat disimpulkan bahwa salep getah jarak pagar 10% memiliki potensi mempercepat fase epitelisasi penyembuhan luka sayat pada kulit mencit.

 

Kata Kunci : Getah jarak pagar, Jatropha curcas, Linn., Luka sayat.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Anief, M. 2007. Farmasetika. Edisi 5. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Anonimus. 1991. Inventaris tanaman obat Indonesia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Anonimus. 2005. Jarak Pagar (Jatropha curcas L), Potensi dan Pengembangan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Bogor.

Bisono. 2003. Operasi Kecil. EGC, Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta.

Brodell, L.A dan K.S. Resenthal. 2010. Skin Structure and Function the Body’s Primary Defense Againt Infection in Infectious. Disease in Clinical Practice. 16(2):7.

Carol, D. 1996. Epithelization–the care of wounds.Blackwell Science, Oxford.

Depkes. 2009. Farmakope Indonesia. Edisi IV. Departemen Kesehatan RI, Jakarta.

Febram, B., I.Wientarsih dan B. Pontjo. 2010. Aktivitas Sediaan Salep Ekstrak Batang Pohon Pisang Ambon (Musa paradisiaca var sapientum) Dalam Proses Persembuhan Luka Pada Mencit (Mus musculus albinus). Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Gaspersz, V. 1989. Metode Perancangan Percobaan. Armico, Bandung.

Graham, dan R. Brown. 2005. Dermatologi. Erlangga, Jakarta.

Gunawan, I.W, I, Bawa, N. L, Sutrisnayanti. 2008. Isolasi dan Identifikasi Senyawa Terpenoid yang Aktif Antibakteri pada Herbal Maniran (Phyllanthus nururu, Linn). Jurnal Indonesia. 5(4).

Guyton, A.C., E. Hall, dan Jone. 2007. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 9. EGC, Penerbit Buku kedokteran, Jakarta.

Harbone, J. B. 1987. Metode Fitokimia. Institut Pertanian Bogor Press, Bandung.

Heller, J. 1996. Physic Nut Jatropha curcas L.http://www.ipgri.cgiar.org. 02 Desember 2015.

Hirrerra, J., M, Siddhuraju, and P, Francis, G. 2011. Chemical composition,toxic, and effect of different treatmenton their levels, in four provenances of jatropha curcas, L from mexico, Elsevier.

Ibrahim, R. 2000. Pengantar Ilmu Bedah Umum Veteriner. Syiah Kuala University Press, Banda Aceh.

Kiernan, J.A. 1990. Histological and Histochemical Methods: Theory and Practice. 2nd ed. Pergamon Press, Oxford.

Korolkovas, A. 1988. Essentials of Medicinal Chemistry. A Wiley lnterscience Publ, New York.

Kuemar dan R. Hall. 2007. Buku Ajar Patologi. Edidi 7. EGC, Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta.

Lawerence, W. 2002. Wound healing Biology and Its aplication wound management. In O’leary, Philadelpia

Leeson, C dan Roland. 2000. Buku Ajar Histologi. Edisi 6. EGC, Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta.

Moenadjat, Y. 2003. 2000.Luka Bakar, Pengetahuan Klinik Praktis. Edisi 2. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Morar, N., S.A.G. Willis, M.F. Moffatt, and W.O. Cookson. 2006. The Genetics of Atopic Dermatitis. J Allergy Clin Immunol. 118(3):559.

Mutschler, E. 1991. Arzneimittelwirkungen. (Diterjemahkan oleh: Mathilda, B. dan S.R. Anna). ITB, Bandung.

Novriansyah, R. 2008. Perbedaan Kepadatan Kolagen disekitar Luka Insisi Tikus Wistar yang Dibalut Kasa Konvensional dan Penutup Oklusif Hidrokoloid selama 2 dan 14 Hari. Tesis. Biomedikdan Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah. Universitas Deponegoro, Semarang.

Price, S.A. dan M.L. Wilson. 2005. Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit Edisi 6. EGC, Jakarta.

Prihandana, R dan R. Hendroko. 2006. Petunjuk Budi Daya Jarak Pagar. Agromedia Pustaka, Jakarta.

Reksoprodjo, R. 1995. Buku Ajar Ilmu Bedah.Universitas Indonesia Press, Jakarta

Ridwan, A. 2012. Teknologi Formulasi Sediaan Semi Solid Salap. Skripsi. FK Airlangga, Surabaya.

Saifudin, A, V. Rahayu, dan H.Y. Teruna. 2011. Standardisasi Bahan Obat Alami. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Sjamsuhidajat, R. dan W. de Jong. 2004. Buku Ajar Ilmu Bedah. EGC, Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta.

Soetan, K.O. 2010. Evaluation of the antimicrobial activity of saponins extract of sorghum bicolor, L. Biotechnology Jurnal. 10 (23):2405.

Staubmann, R., M. Schubert-Zsilavecz, A. Hierman dan T. Kartnig. 1997. The Antiinflammatory Effect of Jatropha curcas leaves. Proceeding Symposium “Jatropha 97“, Nicaragua.

Sudirga, S. 2012. Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Obat Tradisional di Desa Trunyan Kecematan Kintamani Kabupaten Bangli. Skripsi. Fakultas MIPA. Universitas Udayana, Bali.

Sukri, Z. 2013. Efikasi Salep Getah Jarak Pagar (Jatropha curcas, Linn) terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Kulit Mencit (Mus musculus). Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Syarfati, K. Eriani, dan A. Damhoeri. 2011. The Potential of Jarak Cina (Jatropha multifida, L) Secretion in Healing New-Wounded Mice.Jurnal Natural. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala Press, Banda Aceh. 11(1).

Syarif, M. dan A. Wasita. 2010. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Penerbit FKUI, Jakarta.

Tjay, T.H. dan K. Rahardja. 2002. Obat-obat Penting Khasiat Penggunaan dan Efek-Efek Sampingnya. Edisi 5. Elex Media Komputindo, Jakarta.

Vegad, J.L. 1996. A Textbook of VeterinaryGeneral Pathology. 1st Ed. Vikas Publishing. New Delhi.

Voight, R. 1994. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Wahono. 2012. Potensi Getah Jarak Pagar (Jatropha curcas, Linn) terhadap Proses Penyembuhan Luka pada Mencit (Mus musculus)galur balb C. Tesis. Pasca Sarjana, Universitas Negri Malang, Malang.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v1i3.3311

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.