CEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (PB) PADA INSANG IKAN CENDRO (Tylosurus crocodilus) DI PESISIR KRUENG RAYA KABUPATEN ACEH BESAR

Diana Nasrun, Rinidar Rinidar, T. Armansyah TR

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi cemaran logam berat timbal (Pb) pada insang ikan cendro (Tylosurus crocodilus) di pesisir Krueng Raya Aceh Besar. Sampel dalam penelitian ini adalah ikan cendro yang diperoleh langsung dari tempat penjualan ikan di Desa Lamnga Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Sebanyak 9 ekor ikan dibagi atas 3 kelompok dan 3 ulangan menurut ukuran tubuh, yaitu ikan cendro kecil dengan bobot <500 g (P1), ikan cendro sedang dengan bobot 500-1000 g (P2), dan ikan cendro besar dengan bobot >1000 g (P3). Prosedur pengujian logam berat timbal mengacu pada SNI 2354.5-2011 dan diperiksa menggunakan alat Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil uji memperlihatkan rata-rata (±SD) konsentrasi Pb pada insang ikan cendro yaitu (P1) (-0,2038±0.09), (P2) (-0,2148±0.11) dan (P3) (-0,1681±0.12). Berdasarkan batas deteksi alat uji dari Laboratorium Balai Riset dan Standardisasi Industri menunjukkan bahwa kadar Pb dari masing-masing bobot ikan adalah <0,0001 mg/kg. Disimpulkan bahwa hasil pengujian konsentrasi Pb pada ikan cendro masih di bawah nilai batas ambang baku Pb pada ikan.


Keywords


ikan cendro; krueng raya; logam berat; timbal

Full Text:

PDF

References


Amin, B., E. Afriyani, dan A.M. Saputra. 2011. Distribusi spasial logam Pb dan Cu pada sedimen dan air laut permukaan di perairan Tanjung Buton Kabupaten Siak Provinsi Riau. Jurnal Teknobiologi. 2(1): 1–8.

Astuti, I., S. Karina, dan I. Dewiyanti. 2016. Analisis kandungan logam berat Pb pada tiram Crassostrea cucullata di pesisir Krueng Raya, Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. 1(1): 104-113.

Badan Standardisasi Nasional. 2011. Penentuan Kadar Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada Produk Perikanan. SNI 2354.5: 2011. http://www.bsn.go.id. 12 Oktober 2016.

Darmono. 1995. Logam dalam Sistem Biologi Makhluk Hidup. Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.

Dewi, K.N., Purwanto, dan H.R. Sunoko. 2014. Metalothionein pada hati ikan sebagai biomarker pencemaran cadmium (Cd) di perairan Kaligarang Semarang. J. Manusia dan Lingkungan. 21(3): 304-309.

Hartanto, B. 2008, Oil Spill (tumpahan minyak) DPI laut dan beberapa kasus di Indonesia. Bahari Jogja. 8(12): 43-51.

Musriadi. 2014. Akumulasi Logam Tembaga (Cu) dan Timbal (Pb) pada Karang Acropora formosa dan Acropora hyacinthus di Pulau Samalona, Barranglompo dan Bonebatang, Kota Makassar. Skripsi. Jurusan Ilmu Kelautan. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar.

Palar, H. 1994. Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. Rineka Cipta, Jakarta.

Pramana, J.D., A. Taftazani, dan Sudarmadji. 2000. Sebaran logam berat dalam cuplikan air laut, algae dan ikan di daerah Semenanjung Muria. Prosiding

Pertemuan dan Presentasi Ilmiah Penelitian Dasar Iimu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir. P3tm-Batan, Yogyakarta.

Priatna, D.E., T. Purnomo, dan N. Kuswanti. 2016. Kadar logam berat timbal (Pb) pada air dan ikan bader (Barbonymus gonionotus) di Sungai Brantas wilayah Mojokerto. Lenterabio. 5(1): 48-53.

Purnomo, T. dan Muchyiddin. 2007. Analisis kandungan timbal (Pb) pada ikan bandeng (Chanos chanos Forsk.) di tambak Kecamatan Gresik. Neptunus. 14(1): 68–77.

Rahayu, R. 2016. Cemaran Merkuri pada Ikan Jurung (Tor Sp.) dan Kerang Kijing (Pilsbryoconcha exilis) di Kabupaten Aceh Selatan. Tesis. Program PascaSarjana. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Rochyatun, E., M.T. Kaisupy, dan A. Rozak. (2006). Distribusi logam berat dalam air dan sedimen di perairan muara Sungai Cisadane. Jurnal Makara, Sains, 10(1), 35-40.

Saenab, S., Nurhaedah dan C.Muthiadin. 2014. Studi kandungan logam berat timbal pada langkitang (Faunus ater) di perairan Desa Maroneng Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan. Jurnal Bionature. 15(1): 29-34.

Simange, S. Maxwel, D.Simbolon, dan D. Jusadi. 2010. Analisis kandungan merkuri (Hg) dan sianida (Cn) pada beberapa jenis ikan hasil tangkapan nelayan di Teluk Kao, Halmahera Utara

Staszowska, A., P. Skalecki, M. Florek, and A. Litwińczuk. 2013. Content of selected elements in the muscle tissue of plaice (Pleuronectes platessa) and garfish (Belone belone) from th Baltic sea. J. Flem. S. 461-467.

Supriatno, L. 2009. Analisis logam berat Pb dan Cd dalam sampel ikan dan kerang secara spektrofotometri serapan atom. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan.7(1): 5-8.

Supriyanto C, Samin, dan Z. Kamal. 2007. Analisis cemaran logam berat Pb, Cu, dan Cd pada ikan air tawar dengan metode spektrometri nyala serapan atom (SSA). Seminar Nasional III SDM Teknologi Nuklir.

Türkmen, A., Y. Tepe, M. Türkmen, and E. Mutlu. 2009. Heavy metal contaminants in tissue of the garfish, Belone belone L., 1761, and the bluefish, Pomatomus saltatrix L., 1766, from Turkey waters. Bull Eaviron Contam Toxicol. 82:70-74.

Ulfin, I. 2001. Penyerapan logam berat timbal dan cadmium dalam larutan oleh kayu apu (Pistia stratiotes l). Majalah Kappa. 2(1): 1-25.




DOI: http://dx.doi.org/10.21157/jim%20vet..v1i3.3273

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.