ANGKA PREVALENSI CEMARAN BAKTERI Escherichia coli PADA MEJA DAN PERALATAN PEDAGANG DAGING AYAM BROILER DI DUA PASAR TRADISIONAL KOTA BANDA ACEH (The Prevalence Rate of Escherichia coli Contamination on the Table and Equipment of Broiler Traders at Two Traditional Markets in Banda Aceh)

chiara giri puspa, T Reza Ferasyi, Rastina Rastina, dwinna aliza, fadli a gani, mahdi abrar

Abstract


ABSTRAK

Escherichia coli dikenal sebagai bakteri indikator sanitasi, keberadaanya dalam pangan menunjukkan bahwa pangan tercemar oleh lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui angka prevalensi bakteri E. coli pada meja dan peralatan pedagang daging ayam broiler. Sampel yang digunakan yaitu 20 swab meja, pisau, dan talenan pedagang daging ayam broiler di dua Pasar Tradisional Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode Total Plate Count (TPC) dengan larutan Buffer Peptone Water (BPW) dan mengidentifikasi E. coli menggunakan media selektif diferensial, yaitu dengan Eosin Methylene Blue Agar (EMBA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2 meja, 2 pisau, dan 3 talenan di Pasar Tradisional Seutui positif tercemar E. coli dengan angka prevalensi cemaran E. coli pada meja (40%), pisau (40%), dan talenan (60%), sedangkan di Pasar Tradisional Peunayong terdapat 2 meja dan 2 pisau positif tercemar E. coli dengan angka prevalensi cemaran  E. coli pada meja (13%) dan pisau (13%). Hasil kesimpulan yang didapat yaitu rata-rata angka prevalensi cemaran E. coli secara keseluruhan pada peralatan pedagang dari dua Pasar Tradisional di Kota Banda Aceh yaitu 18,33%.

Kata kunci : Escherichia coli, prevalensi, peralatan pedagang, pasar tradisional

 

 

ABSTRACT

Escherichia coli is known as an indicator of sanitation bacteria, its presence in food indicates that food is polluted by the environment. This study aims to determine the prevalence of  E. coli bacteria on the table and equipment of broiler chicken meat traders. The samples used were 20 table swabs, knives, and cutting boards of broiler traders in two Traditional Markets in Banda Aceh City. This study uses the Total Plate Count (TPC) method with Buffered Peptone Water (BPW) solution and identifies E. coli using differential selective media, namely Eosin Methylene Blue Agar (EMBA). The results showed that 2 tables, 2 knives, and 3 cutting boards in the Seutui Traditional Market were positively contaminated with E. coli with the prevalence of E. coli contamination on the table (40%), knives (40%), and cutting boards (60%), while in the Peunayong Tradisional Market there are 2 tables and 2 positive knives contaminated with E. coli with the prevalence rate of E. coli contamination on the table (13%) and knives (13%). The conclusion obtained is the average prevalence rate of E. coli contamination as a whole on the equipment of traders from two Traditional Markets in the City of Banda Aceh is 18.33%.

 


Key words : Escherichia coli, prevalence, equipment traders, traditional markets


Full Text:

PDF

References


Abubakar. (2003). Mutu karkas ayam hasil pemotongan tradisional dan penerapan sistem hazard analysis critical control point. Jurnal Litbang Pertanian, 22(1): 2-4.

Brooks, G.F., Carroll, K.C., Butel, J.S., Morse, S.A. dan Mietzner, T.A. (2010). Mikrobiologi Kedokteraan Jawets, Melnick & Adelberg’s. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Dewantoro, G. I., Adiningsih, M. W., Purnawarman, T., Sunartatie, T. dan Afiff, U. (2009). Tingkat prevalensi Escherichia coli dalam daging ayam beku yang dilalulintaskan melalui pelabuhan penyebrangan Merak. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 14(3): 211-216.

Fikri, F., Hamid, I. S. dan Purnama, M. T. E. (2017). Uji organoleptis, pH, uji eber dan cemaran bakteri pada karkas yang diisolasi dari kios di Banyuwangi. Jurnal Medik Veteriner, 1(1): 23-27.

Hajrawati, Fadliah, M., Wahyuni. dan Arief, I. I. (2016). Kualitas fisik, mikrobiologis, dan organoleptic daging ayam broiler pada pasar tradisional di Bogor. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 4(3): 386-389.

Hamid, F. A. (2018). Perilaku keamanan pangan dengan kualitas ikan asap di pasar Kota Ternate. Jurnal Riset Kesehatan, 7(1): 51-56.

Handayani, B. R. dan Werdiningsih, W. (2010). Kondisi sanitasi dan keracunan makanan tradisional. Agroteksos, 20(2): 131-138.

Hasrawati. (2017). Tingkat cemaran bakteri Salmonella sp. pada daging ayamyang dijual di pasar tradisional Makassar. [Skripsi]. Makassar. Universitas Negeri Islam Alauddin.

Kartikasari, A. M., Hamid, I. S., Purnama, M. T. E., Damayanti, R., Fikri, F. dan Praja, R. N. (2019). Isolasi dan identifikasi bakteri Escherichia coli kontaminan pada daging ayam broiler di rumah potong ayam Kabupaten Lamongan. Jurnal Medik Veteriner, 2(1): 66-71.

Kurniasih, R. P., Nurjazuli. dan Hanani, Y. (2015). Hubungan hygiene dan sanitasi makanan dengan kontaminasi bakteri Escherichia coli dalam makanan di warung makanan sekitar terminal Borobudur, Magelang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(1): 549-558.

Kusumaningsih, A. (2010). Beberapa bakteri patogenik penyebab foodborne disease pada bahan pangan asal ternak. Wartazoa, 20(3): 103-111.

Maulita, R., Darniati. dan Abrar, M. (2017). Total kontaminasi Salmonella sp. pada peralatan pemotongan unggas di pasar Lamyong. JIMVET, 1(3): 504-512.

Murtidjo, B. A. (1987). Pedoman Beternak Ayam Broiler. Kanisius, Yogyakarta.

Selfiana, D. S., Rastina, Ismail, Thasmi, C. N., Darniati. dan Muttaqien. (2017). Jumlah cemaran Escherichia coli pada daging ayam broiler di pasar Rukoh, Banda Aceh. JIMVET, 1(2): 148-154.

Soeparno. 2005. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press,Yogyakarta.

[SNI] Standar Nasional Indonesia. (2008). Metode Pengujian Cemaran Mikroba dalam Daging, Telur, Susu, serta Hasil Olahannya. SNI 2897: 2008. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.

[SNI] Standar Nasional Indonesia. (2009). Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Pangan. SNI 01-7388-2009. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.

Utari, L. K., Riyanti, R. dan Santosa, P. E. (2016). Status mikrobiologis daging broiler di pasar tradisional Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 4(1): 63-66.




DOI: https://doi.org/10.21157/jim%20vet..v4i3.15179

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.