ANGKA PREVALENSI CEMARAN BAKTERI Escherichia coli PADA TANGAN PEDAGANG DAGING AYAM BROILER DI DUA PASAR TRADISIONAL KOTA BANDA ACEH (The Prevalence Rate of Escherichia coli Contamination on Hand of Broiler Meat Traders at Two Traditional Markets in Banda Aceh)

pani noveliani lubis, T Reza Ferasyi, Rastina Rastina, muhammad isa, Nazaruddin Nazaruddin, etriwati etriwati

Abstract


ABSTRAK

Sumber pencemaran Escherichia coli pada produk pangan salah satunya yang penting yaitu diakibatkan oleh kontaminasi tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cemaran dari tangan pedagang dan angka prevalensi cemaran bakteri Escherichia coli pada tangan pedagang daging ayam broiler di dua pasar tradisional Kota Banda Aceh dengan metode Replicate Organism Direct Agar Contact (RODAC).Sampel yang digunakanadalah 20 tangan pedagang daging ayam broiler. Tangan langsung ditempelkan pada media Eosin Methylen Blue Agar (EMBA) dan selanjutnya diinkubasi dengan suhu 37˚C selama 24 jam. Jumlah koloni bakteri yang tumbuh dihitung untuk mengetahui angkap revalensi. Dari 20 sampel tangan pedagang yang diperiksa, adanya cemaran Escherichia coli pada 9 sampel tangan pedagang. Dapat disimpulkan bahwa tangan pedagang daging ayam broiler tercemar Escherichia coli dengan angka prevalensi keseluruhan 45%.

Kata Kunci : Escherichia coli, cemaran, tangan pedagang

 

ABSTRACT

One important source of Escherichia coli pollution in food products is caused by hand contamination. The purpose of this study to determine the contamination from the hands of traders and the prevalence rate of Escherichia coli contamination in the hands of broiler meat traders in two traditional markets in Banda Aceh City with the Replicate Organism Direct Agar Contact (RODAC) method. The sample used was 20 hands of broiler meat traders. The hands were placed on Eosin Methylen Blue Agar (EMBA) media and then incubated at temperature 37˚C for 24 hours. The number of bacterial colonies that grow is calculated to determine the prevalence rate. From the 20 samples of traders hands examined, there were Escherichia coli contaminations in 9 samples of traders hands. It can be concluded that the hands of broiler chicken meat traders are contaminated Escherichia coli with an overall prevalence rate of 45%.

Keywords: Escherichia coli, contamination, traders hand


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Aerita, A. N., Pawerang, E. T dan Mardiana. (2014). Hubungan higiene pedagang dan sanitasi dengan kontaminasi Salmonella dan daging ayam potong. Unnes Journal of Public Health, 3(4): 9-16

Bahri, S., Rokhim, S. dan Prasiska, Y. S.(2019). Kontaminasi bakteri Escherichia coli pada sampel daging. Journal of Health Science and Prevention,3(1): 62-67.

[BPOM RI] Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2008). Pengujian Microbiologi Pangan. Info Pengawas Obat dan Makanan, 9: 1- 9.

Brooks, G.F., Carroll, K. C., Butel, J. S., Morse, S. A. dan Mietzner, T. A. (2010). Jawetz, Melnick dan Adelberg Medical Microbiology. Translated by Nugroho, A. W., Ramadhani, D., Santasa, H., Yesdelita, N. dan Nirmala, W. K. 2010. Jakarta: EGC, Medical Publisher.

Dewantoro, G. I., Adiningsih, M. W., Purnawarman, T., Sunartatie, T. dan Affif, U. (2009). Tingkat prevalensi Escherichia coli daging ayam beku yang dilalulintaskan melalui pelabuhan penyebrangan Merak. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 14(3): 211-216.

Dewi, E.S., El Latifa S, Fawwarahly, dan Kautsar, R. (2016). Kualitas mikrobiologis daging unggas di RPA dan yang beredar di pasaran. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 4(3): 379-385.

Djaafar, T. F., Rahayu, E.S. dan Rahayu, S. (2006). Cemaran pada Susu dan Produk Unggas. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Bogor.

Djaja, I. M. (2008). Kontaminasi E. coli pada Makanan dari Tiga Jenis Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) di Jakarta Selatan 2003. Makara Kesehatan, 12: 36-41.

Ferasyi, T.R. (2008). Dasar-Dasar Epidemiologi dan Ekonomi Veteriner. Penerbit Syiah Kuala University Press, Banda Aceh.

Lukman D. W dan Soejoedono, R. R. (2009).Uji Sanitasi Dengan Metode RODAC. Penuntun Praktikum Higiene Pangan Asal Ternak. Bogor: Bagian Kesehatan Masyarakat Veteriner, Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesmavet, Fakultas Kedokteran Hewan, IPB.

Matulessy, D. N. (2011). Analisis mikrobiologis karkas ayam broiler beku yang beredar di pasar tradisional Halmahera Utara. Jurnal Agroforestri, 6(1): 66-72.

Meggitt, C. (2003). Food Hygiene and Safety. Heinemann Educational Pub, Oxford.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

Prescott, L. M., Harley, J. P. dan Klein, D. A (2005). Microbiology, Sixth Edition. New York: McGraw-Hill Companies, Inc. pp. 910: 492-493.

Risnajati, D. (2010). Pengaruh lama penyimpanan dalam lemari es terhadap PH, daya ikat air, dan susut masak broiler yang dikemas plastik pholythilen. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, vol 13.

Rompre, A., Servais, P., Baudart J., Roubin, M.R. dan Laurent, P. (2002). Detection and enumeration of coliforms in drinking water: current methods and emerging approach. Journal Microbial Methods, (49): 31-54

Saridewi, I., Pambudi, A. dan Ningrum, Y. F. (2016). Analisis bakteri Escherichia coli Pada makanan siap saji di kantin Rumah Sakit X dan kantin Rumah Sakit Y. Jurnal Biologi Indonesia, 12(2): 21-34.

Selfiana, D. R., Rastina, Ismail, Thasmi, C. N., Darniati dan Muttaqien. (2017). Jumlah cemaran Escherichia coli pada daging ayam broiler di pasar Rukoh, Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner, 01(2): 148-154

[SNI] Standar Nasional Indonesia. (2009). Batas Cemaran Mikroba dalam Pangan. SNI 01-7388-2009. Dewan Standardisasi Nasional, Jakarta.

Smith, H.W. (1967). The sensitivity of strains of Bacterium coli isolated from cases of calf scours to certain chemotherapeutic agents. Veter Records, 66:43.

Suardana, I.W dan Swacita, I. B. (2009). Higiene Makanan. Udayana University Press, Bali.

Soeparno. (1994). Ilmu dan Teknologi Daging. UGM Press, Yogyakarta.

Utari, L. K., Riyanti, R. dan Santosa, P. E. (2016). Status mikrobiologis daging broiler di pasar tradisional Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 4(1): 63-66.




DOI: https://doi.org/10.21157/jim%20vet..v4i3.15178

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.