Deteksi Salmonella sp. Pada Pempek Yang Dijual Di Sekitar Kampus Universitas Syiah Kuala

Soraya Jadhey, Erina Erina, Mahdi Abrar

Abstract


ABSTRAK

              Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi bakteri Salmonella sp. pada pempek yang dijual di sekitar kampus Universitas Syiah Kuala. Sampel yang digunakan sebanyak dua belas sampel pempek dari tiga pedagang pempek di sekitar kampus Universitas Syiah Kuala. Sampel diperiksa sesuai metode Carter. Pempek digerus dengan mortar steril dan dibiakkan di media Selenite Cystine Broth (SCB) lalu dilakukan penanaman ke dalam  media Salmonella Shigella Agar (SSA). Selanjutnya dilakukan pewarnaan Gram dan uji biokimia. Hasil penanaman pada media Salmonella Shigella Agar (SSA), pewarnaan Gram dan uji biokimia tidak menunjukkan adanya pertumbuhan Salmonella pada pempek sehingga dapat dsimpulkan bahwasanya pempek yang dijual di sekitar kampus Universitas Syiah Kuala tidak tercemar Salmonella sp.

Kata kunci : Makanan tradisional,  Salmonella sp., Zoonotic Disease, Food Borne Disease

 

 

ABSTRACT

            This study aims to detect Salmonella sp. in pempek sold around of  Syiah Kuala campus. The samples used were twelve pempek samples from three pempek sellers around of  Syiah Kuala campus. Samples were examined according to the method of Carter (1987). Pempek crushed with sterile mortar and cultured in Selenite Cystine Broth (SCB) media and then implanted into Salmonella Shigella Agar (SSA) media. Then Gram staining and biochemical testing were carried out. The results of planting on Salmonella Shigella Agar (SSA) media, Gram staining and biochemical tests did not show the growth of  Salmonella and it can be concluded that pempek sold around of Syiah Kuala campus is not contaminated by Salmonella sp. .

 


Key words : Traditional  food, Salmonella sp., Zoonotic Disease, Food Borne Disease


Full Text:

PDF

References


Acha, P.N. and Szyfres, B. (1989). Zoonoses and Communicable Diseases Common To Man And Animals. Organization, Washington DC.

Affandi, R.P., Ferasyi, T.R. dan Karina, S. (2016). Uji mikrobiologi ikan tongkol (Euthynnus affinis) yang didistribusikan di tempat pelelangan ikan (TPI) Lampulo dan oleh pedagang ikan keliling (PIK) di kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah, 1(3): 318-324.

Arisanti, R.R., Indriani, C. dan Wilopo, S.A. (2018). Kontribusi agen dan faktor penyebab kejadian luar biasa keracunan pangan di Indonesia kajian sistematis. Berita Kedokteran Masyarakat, 34(3): 99-106.

Arisman. (2009). Buku Ajar Ilmu Gizi Keracunan Makanan. EG, Jakarta.

Badan Standarisasi Nasional. (2006). SNI 01-2332.2-2006. Cara Uji Mikrobiologi-Bagian 2. Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

BPOM RI. (2015). Pedoman Penyelenggaraan Bulan Keamanan Pangan Nasional. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Boland, S. (2013). Identification of Salmonella Spesies. UK Standards for Microbiology Investigations, London.

Bridson, E.Y. (2006). The Oxoid Manual. 9th ed. Oxoid Limeted, England.

Brooks, W. A., Hossain, A., Goswami, D., Sharmeen, A.T., Nahar, K., Alam, N., Naheed, A., Nair, G.B., Luby. andR.F. Breiman. (2005).Bacteraemic typhoid fever in children in an urban slum.Bangladesh Emerging Infectious Diseases, 10(2):326-329.

Budiarso, T.Y. dan Maria, J.X.B. (2009). Deteksi cemaranSalmonella sp pada daging ayam yang dijual di pasar tradisional di wilayah kota Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional. Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.

Cappucino, J.G. and N. Sherman.(1983). Microbiology. A Laboratory Manual. Rockland and Community Collage, New York Cliver.

Dwidjoseputro. (1954). Dasar-Dasar Mikrobiologi. Djambatan, Malang.

Ezenwoko, A., Awosan, K., Oche, M., Makusidi, M., Abubakar, B., and Raji, I. (2017). Knowledge and practices related to food hygiene among food handlers in Sokoto, Nigeria. International Journal of Tropical Disease & Health, 26(1): 1–16.

Erina, Azmansyah, Darniati, Fakhrurrazi, Safika. dan Siregar, T.N. (2019). The isolation and identification of bacteria Salmonella sp on quail Egg shell in traditional markets Ulee Kareng Banda Aceh. Jurnal Medika Veterinaria, 13(1):79-87.

Fajriansyah. (2017). Hygienist behavior management and home baking cottage industries in villages lampanah of Seulimeum district. Jurnal Action: Aceh Nutrition Journal, 2(1): 13–17.

Hartoyo, E., Yunanto, A. dan Budiarti, L.(2006). Uji sensitivitas Salmonella typhi terhadap berbagai antibiotik di bagian anak RSUD Ulin Banjarmasin. Sari Pediatri, 8(2): 118-121.

Hemraj, V., Diksha, S. and Avneet, G. (2013). A review of commonly used biochemical test for bacteria. Innovare Journal of Life Science, 1(1): 1-7.

Herman, Ryman, M., Napirah. dan Sherlina.(2015). Faktor-faktor perilaku hidup bersih dan sehat yang berhubungan dengan kejadian food borne disease pada anak di sekolah dasar negeri (SDN) inpres 3 Tondo Kota Palu. Jurnal Kesehatan Tadulako, 1(2): 1-14.

Himedia. (2019). Technical Data. Simmons Citrate Agar. Himedia Laboratories, India.

Ihsan,B., Abdiani, I.M. dan Imra. (2018). Deteksi identifikasi bakteri Salmonella spp. pada ikan bandeng yang dijual di pasar gusher kota Tarakan. Jurnal Harpodon Borneo, 11(10): 46-51.

Karneta, L., Rejo, A., Priyanto, G., dan Pambayun, R. (2013). Difusivitas panas dan umur simpan pempek lenjer. J Tek Per, 27(2):131-141.

Lowry, T. and Smith, S.A. (2007). Aquatic zoonoses associated with food, bait, ornamental, and tropical fish. JAVMA, 231(6): 876-880.

Midorikawa, Y., Nakamura, S., Phetsouvanh, R. and Midorikawa, K. (2014). Detection of non-typhoidal Salmonella using a mechanism for controlling hydrogen sulfide production. Open Journal of Medical Microbiology, 4:90-91.

Mubarak, W.I. dan Chayatin, N. (2009). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Salemba Medika, Jakarta.

Muktiningsih., F., Kurniadewi. dan Immanuel, O.R.P. (2016). Isolasi amflikasi dan sekuensing fragmen 1,9 kilobasa gen heat shock protein 70 Salmonella enterica serovar thypi. Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia,11(1) : 32-40.

Mumpuni, F.S. dan Hasibuan, S. (2018). Prevalensi mikroba pada produk pindang tongkol skala ukm di pelabuhan Ratu, Sukabumi. JPHPI, 21(3): 480-485.

Murtado, A.D., Dasir and Verayani, A. (2015). Ability of coating materials in maintining empek-empek quality during vacum storage. Food Science and Quality management,44: 36-41.

Murtado, A.D., Dasir and Verayani, A. (2014). Hedonik quality of empek-empek with the addiption of kappa carrageenan and flour forridge food. Food Science and Quality Management, 34: 1-6.

Nasronudin. (2011). Penyakit Infeksi di Indonesia. Edisi Kedua. Pusat Penerbitan dan Percetakan Unair, Surabaya.

Olsen, S.J. (2004). Evaluation of rapid diagnostic test for typhoid fever. Journal of Clinical Microbiology, 42(5): 1885-1889.

Pelczar, M.J. dan Chan, E.S.C. (1988). Dasar-Dasar Mikrobiologi. UI Press, Jakarta.

Pervical, S.L. and Williams, D.W. (2014). Salmonella Microbiology of Waterborne Disase (Second Edition). Academic Press, US.

Pratama, M., Warsiki, E. dan Haditjaroko, L. (2016). Kinerja label untuk memprediksi umur simpan pempek pada berbagai kondisi penyimpanan. Jurnal Teknologi Industri Pertanian,26(3): 321-332.

Pratiwi, L.R. (2014). Hubungan antara personal hygiene dan sanitasi makanan dengan kandungan E.coli pada sambal yang disediakan kantin universitas negeri Semarang tahun 2012. Unnes Journal of Public Health, 3(4): 17-26.

Rahmiati. (2016). Analisis bakteri Salmonella-Shigella pada kuah sate pedagang kaki lima. Biolink, 3(1): 31-36.

Ren, S. (2004).Isolation of a cadmium-releasing bacterium and characterization of its novel protease. Biosci. Biotechnol. Biochem, 68(8):1627-1633.

Saputra, R.K., Majid, R. dan Bahar, H. (2017). Hubungan pengetahuan, sikap dan kebiasaan makan dengangejalademam thypoid pada mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat universitas Halu Oleo tahun 2017. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 2(6): 1-7.

Sartika, D., Hidayati. S. dan Fitriani, H. (2019). Kajian cemaran bakteri patogen pada produk olahan ikan. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 19(2): 109-115.

Srianta, dan Elisa, R.(2003). Deteksi Salmonella sp pada nasi goreng yang disediakan oleh restoran kereta api kelas ekonomi. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 14(3): 253-257.

Srigede, G.L. (2015). Studi identifikasi bakteri (salmonella sp) pada jajanan cilok yang dijual di lingkungan sd kelurahan kekalik kecamatan Sekarbela kota Mataram. Media Bina Ilmiah, 9(7): 28-32.

Sugiani, D., Purwaningsih, U., Andrianto, S. dan Lusiastuti, A.M. (2018). Bakteri pada ikan gabus (Channa striata), semah Tor spp dan baung (Hemibagrus sp) identifikasi, virulensi, dan kerentanan terhadap beberapa antibiotik. Jurnal Riset Akuakultur, 13(4): 347-356.

Suwandono, A.M., Destri. dan Simanjuntak, C. (2005). Salmonellosis Dan Surveilans Demam Tifod Yang Disebabkan Oleh Salmonella Di Jakarta Utara. Lokakarya Jejaring Intelijen pangan-BPOM RI, Jakarta.

Susanti, Fusvita, A., Janhar, I.A. (2016).Identifikasi salmonella sp. pada ikan asap di pasar tradisional kota Kendari. Biowallacea, 3(2): 467-473.

Tavakoli, H.R., Soltani, M. and Bahonar, A. (2012). Isolation of some human pathogens from fresh and smoked shad (alosa kessleri) and silver crap (Hypophthalmichthys molitrix). J.Ir Fish Sci, 11(2): 424-429.

Thaha, A.H. (2016). Gambaran klinis dan prevalensi salmonellosis pada ayam ras petelur di desa Tanete kec. Maritenggae kabupaten Sidrap. Jurnal Ilmu dan Industri Perternakan, 3(1): 160-168.

Todar, K. (2008). Stapyhlococcus aureus and staphylococcal Disease. USA : Wisconsin, Madison. Available from : http://www.textbookofbacteriology. Net/staph.html. [3 Desember 2019].

Tille, P.M. (2017). Bailey & Scott’s Diagnostic Microbiology. Fourteenth Edition. Elsevier, US.

Verawaty, M. dan Munawar. (2004). Suksesi bakteri pada proses pembusukan empek-empek palembang selama penyimpanan. Jurnal Penelitian Sains, 16: 68-69.

WHO. (2015). Who estimates of the global burden of foodborne disease.

Williams, M.P.M. (2009). Indole Test Protocol. American Society for Microbiology, US.

World Health Oranization. (2016). Burden Of Foodborne Disease In The South-East Asia Region.

Wulandari, S. dan Suryani, L. (2008). Deteksi kuman salmonella pada ayam goreng yang dijual di warung makan dan pola kepekaan terhadap berbagai zat antibiotika.Mutiara Medika, 8(2): 101 – 106.

Zelpina, E., Purnawarman, T. dan Lukman, D.W. (2018). Keberadaan Salmonella sp. pada daging ayam suwir bubur ayam yang dijual di lingkar kampus Institut Pertanian Bogor Dramaga Bogor.Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, 15(2): 73-79.




DOI: https://doi.org/10.21157/jim%20vet..v4i4.14657

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JURNAL ILMIAH MAHASISWA VETERINER

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.